Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Rupiah Kembali Terpuruk, Tembus Rekor Baru di Rp17.300

Rupiah Kembali Terpuruk, Tembus Rekor Baru di Rp17.300

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Rupiah kembali mengalami pelemahan tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 23 April 2026. Berdasarkan data Refinitiv, nilai tukar rupiah melemah sebesar 0,79% ke posisi Rp17.305 per dolar AS. Angka ini menjadi rekor terburuk sepanjang masa secara intraday dan menandai jebolnya level psikologis baru di angka Rp17.300.

Pergerakan rupiah terus menurun sejak awal perdagangan. Pada pagi hari, rupiah dibuka melemah sebesar 0,23% ke level Rp17.210 per dolar AS. Dalam waktu singkat, tekanan terhadap mata uang Garuda semakin dalam, hingga mencapai level terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) naik tipis sebesar 0,04% menjadi 98,627. Pergerakan ini menunjukkan bahwa dolar AS tetap diminati sebagai aset aman, terutama dalam situasi ketidakpastian global yang tinggi. Beberapa faktor seperti ketegangan antara AS-Israel dengan Iran serta meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz turut memperparah tekanan terhadap rupiah.

Sejarah Pelemahan Rupiah: Dari Krisis Moneter Hingga Ketidakstabilan Global

Sejarah rupiah penuh dengan periode-periode pelemahan yang berulang. Beberapa momen kritis antara lain:

  • Agustus-Oktober 1997: Rupiah mengalami depresiasi besar akibat krisis moneter. Pada saat itu, kurs rupiah merosot dari sekitar Rp2.500/US$ menjadi kisaran Rp3.000/US$.
  • Mei-Juni 1998: Rupiah sempat menyentuh level terendah sepanjang masa di 15.200/US$. Situasi ini dipicu oleh krisis ekonomi yang berujung pada kerusuhan sosial dan politik.
  • April 2001: Rupiah kembali tertekan akibat ketidakpastian politik dan hubungan yang memburuk dengan IMF.
  • Oktober-November 2008: Krisis finansial global yang dimulai dari runtuhnya pasar perumahan AS memicu penarikan dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
  • September 2015: Depresiasi rupiah dipengaruhi oleh normalisasi kebijakan moneter AS dan devaluasi yuan China.
  • Maret 2020: Pandemi Covid-19 memicu kepanikan global, sehingga investor menarik dana dari pasar negara berkembang.
  • Mei-Juni 2024: Rupiah kembali melemah akibat suku bunga The Fed yang tinggi dan ketidakpastian global.
  • April 2025: Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif global yang agresif, memicu gejolak pasar keuangan.
  • Awal Januari 2026: Rupiah mencatat level terlemah sepanjang masa setelah menembus Rp16.935/US$.
  • April 2026: Rupiah kembali terpuruk dan menembus level Rp17.305/US$, menjadi rekor terbaru dalam sejarah.

Faktor Eksternal dan Internal yang Mempengaruhi Rupiah

Faktor eksternal seperti ketidakstabilan global dan kebijakan moneter AS tetap menjadi penyebab utama pelemahan rupiah. Di sisi lain, kondisi fiskal dalam negeri juga turut berkontribusi. Defisit APBN 2025 sebesar 2,92% atau sekitar Rp695,1 triliun meningkatkan kekhawatiran investor asing terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21-22 April 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, tekanan terhadap rupiah masih terasa kuat, terutama karena ketidakpastian di kawasan Timur Tengah dan volatilitas pasar keuangan global.

Perspektif dari Narasumber

“Kami melihat bahwa rupiah masih sangat rentan terhadap sentimen pasar global,” kata seorang analis keuangan. “Suku bunga The Fed yang tinggi dan kebutuhan akan aset aman seperti dolar AS terus memberi tekanan.”

Selain itu, narasumber lain menyampaikan bahwa “kebijakan BI harus lebih proaktif dalam menghadapi tekanan eksternal, terutama dalam mengelola arus modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar.”***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna dan Sejarah Kata “Marhaban ya Ramadan” dalam Tradisi Islam Nusantara

    Makna dan Sejarah Kata “Marhaban ya Ramadan” dalam Tradisi Islam Nusantara

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kata “Marhaban ya Ramadan” sering terdengar di berbagai kalangan umat Muslim, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Ucapan ini tidak hanya menjadi bentuk penyambutan, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi yang berkembang di Indonesia. Dalam konteks keagamaan dan sosial, kata tersebut memiliki makna mendalam yang menggambarkan perayaan, harapan, dan persiapan spiritual. Asal Usul Kata […]

  • Hakordia 2025 digitalisasi parkir

    DPRD Surabaya Soroti Digitalisasi Parkir Pro-Kontra, Achmad Nurdjayanto Usulkan Skema Hybrid

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rencana penerapan digitalisasi parkir di Kota Surabaya menuai respons dari Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto. Ia menilai kebijakan pembayaran parkir non-tunai adalah langkah positif, namun harus disiapkan secara matang agar tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat maupun juru parkir. “Digitalisasi parkir itu tujuannya baik, tapi infrastrukturnya harus benar-benar siap, baik untuk […]

  • Penataan Balai Pemuda Kembali Dilakukan, Pemkot Tegaskan Bukan Pengusiran Seniman

    Penataan Balai Pemuda Kembali Dilakukan, Pemkot Tegaskan Bukan Pengusiran Seniman

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali melakukan penataan kawasan Balai Pemuda sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola ruang seni dan budaya. Pemkot menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk pengusiran terhadap para seniman, melainkan untuk memastikan pemanfaatan ruang berjalan lebih tertib, jelas, dan berkelanjutan. Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Pemkot Surabaya saat […]

  • Kader PDIP Surabaya Resik-Resik Kampung, Serap Aspirasi Untukk Eri Cahyadi-Armuji

    Kader PDIP Surabaya Resik-Resik Kampung, Serap Aspirasi Untukk Eri Cahyadi-Armuji

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Diagram Kota SURABAYA – Kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya melakukan kerja bakti bersama warga masyarakat di sejumlah kampung, Minggu (14/7/2024) pagi. Kerja bakti itu sekaligus persiapan menyongsong datangnya bulan Agustus, bulan kemerdekaan RI, dimana saat ini kampung-kampung mulai berbenah dan mempercantik diri. Suasana guyub dan membaur dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Kader-kader banteng dan warga […]

  • Tragedi Mushala Al Khoziny, 3 Santri Gugur Saat Shalat Ashar dan Dikukuhkan Syahid oleh Menag

    Tragedi Mushala Al Khoziny, 3 Santri Gugur Saat Shalat Ashar dan Dikukuhkan Syahid oleh Menag

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Tragedi Ambruknya Mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Jawa Timur DIAGRAMKOTA.COM – Pada Senin (29/9/2025) sore, sebuah peristiwa memilukan terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Sebuah mushala tiga lantai yang sedang dalam proses pembangunan tiba-tiba ambruk saat digunakan oleh santri untuk melaksanakan shalat Ashar. Kejadian ini menyebabkan tiga santri meninggal dunia dan puluhan […]

  • Persiapan Tim Persebaya Menghadapi PSIM Yogyakarta

    Persiapan Tim Persebaya Menghadapi PSIM Yogyakarta

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan persiapan yang maksimal menjelang laga melawan PSIM Yogyakarta. Meski begitu, ia menyatakan bahwa beberapa pemain baru masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi dan ritme pertandingan. Kesiapan Fisik dan Taktikal Tavares menjelaskan bahwa jeda kompetisi selama hampir dua pekan digunakan secara optimal oleh […]

expand_less