Pernikahan Putri Gus Dur dengan Pengasuh Ponpes Annuqayah Diungkap oleh Alumni IAA
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Video yang menampilkan momen selamatan pernikahan putri almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia, Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid, dengan pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, Moh. Shalahuddin A. Warits, beredar di media sosial. Acara tersebut digelar di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Fathol Bari, alumni Ikatan Alumni Annuqayah (IAA), membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan bahwa acara selamatan berlangsung sederhana dan dihadiri keluarga pesantren serta sebagian keluarga Inayah dari Ciganjur. “Selamatan digelar di Annuqayah, yang hadir keluarga pesantren dan sebagian keluarga Neng Inayah,” kata Fathol kepada Kompas.com di Sumenep, Senin (6/4/2026).
Video acara tersebut sempat diunggah oleh salah satu pengasuh pesantren, Kyai Faizi, sebelum menyebar luas di media sosial. Menurut Fathol, acara berlangsung khidmat dan sederhana, berupa doa bersama sebagai ungkapan syukur, serta foto bersama untuk dokumentasi.
Informasi yang beredar menyebut bahwa pernikahan pasangan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun lalu. Namun, momen perkenalan ke publik dilakukan saat peringatan haul Gus Dur dan selamatan yang digelar beberapa hari lalu.
Profil Suami Inayah: Latar Belakang dan Karier
Moh. Shalahuddin A. Warits merupakan pengasuh aktif di Ponpes Annuqayah. Dia lahir di Sumenep, 16 April 1982. Pendidikan dasarnya ditempuh di Annuqayah, lalu melanjutkan ke MAK Tebuireng. Setelah itu, Shalahuddin A. Warits melanjutkan kuliah di Al-Azhar University, Mesir, mengambil Bahasa Arab. Kemudian, dia juga menyelesaikan studi di IAIN Sunan Ampel dan meraih gelar magister di Universitas Indonesia. Pendidikan doktoralnya diselesaikan di Universitas Gadjah Mada.
Saat ini, Shalahuddin aktif sebagai dosen tetap di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) sejak 2015. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga terkait detail pernikahan tersebut, kabar ini disambut positif oleh kalangan alumni dan keluarga besar pesantren Annuqayah.
Peran Keluarga dalam Proses Pernikahan
Keluarga Inayah Wahid, khususnya dari Ciganjur, turut hadir dalam acara selamatan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pernikahan antara Inayah dan Shalahuddin tidak hanya diakui oleh lingkungan pesantren, tetapi juga oleh keluarga besar dari pihak Inayah. Dalam acara tersebut, para tamu undangan turut berdoa dan memberikan dukungan atas pernikahan yang dianggap sebagai langkah penting dalam kehidupan pasangan tersebut.
Tanggapan dari Kalangan Alumni
Fathol Bari, yang merupakan alumni IAA, menjelaskan bahwa acara tersebut dianggap sebagai momen penting bagi keluarga besar Annuqayah. “Ini adalah bentuk apresiasi terhadap hubungan antara keluarga Inayah dan pesantren,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa acara tersebut dilaksanakan dengan penuh rasa syukur dan kekeluargaan.
Relevansi Pernikahan dalam Konteks Sosial
Pernikahan Inayah Wahid dengan Shalahuddin A. Warits memiliki makna tersendiri dalam konteks sosial dan religius. Sebagai putri tokoh nasional, Inayah memiliki peran penting dalam masyarakat, sementara Shalahuddin sebagai pengasuh pesantren memiliki pengaruh besar dalam lingkungan keagamaan. Kombinasi ini menjadi simbol persatuan antara keluarga intelektual dan pesantren, yang sering kali menjadi pusat pembelajaran dan nilai-nilai keislaman.
Pernikahan Inayah Wahid dengan Moh. Shalahuddin A. Warits, meskipun tidak secara resmi diumumkan sebelumnya, telah mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak, termasuk alumni IAA dan keluarga besar pesantren Annuqayah. Acara selamatan yang digelar di lingkungan pesantren menunjukkan adanya kebersamaan dan kepercayaan antara dua keluarga yang memiliki latar belakang berbeda namun saling menghargai. Ini menjadi contoh bagaimana pernikahan bisa menjadi jembatan antara komunitas dan keluarga besar yang memiliki nilai-nilai bersama.***

>
>
Saat ini belum ada komentar