Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Merawat Budaya Pertanian di Tengah Keramaian Surabaya, Berbagi Ilmu Tanpa Batas di Sekolah Alam

Merawat Budaya Pertanian di Tengah Keramaian Surabaya, Berbagi Ilmu Tanpa Batas di Sekolah Alam

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban, sebuah inisiatif unik berusaha membangkitkan kembali nilai-nilai pertanian yang semakin terpinggirkan. Di wilayah Timur Surabaya, tempat yang dikelilingi oleh industri dan pemukiman padat, muncul sebuah ruang belajar yang mengajarkan anak-anak tentang pentingnya tanaman dan lingkungan. Proyek ini dibangun oleh Mohammad Zurqoni (54), seorang pria yang memilih untuk menjadikan lahan kosong sebagai tempat pembelajaran dan pengembangan ekosistem pertanian.

Ruang Belajar yang Berbeda

Zurqoni tidak hanya menjadi pelaku usaha kecil, tetapi juga seorang pendidik yang ingin memberikan ilmu gratis kepada anak-anak. Di samping kedainya yang bernama Waroeng Jadoel, ia memiliki area kebun kecil yang menjadi tempat interaksi langsung antara anak-anak dan alam. Di sini, mereka diajarkan cara menanam, merawat, dan memahami tanaman. Dari sayuran hingga rempah-rempah, semua tumbuh dengan bantuan kompos dan sistem daur ulang yang ramah lingkungan.

Kebun ini juga menjadi tempat pengolahan limbah organik menjadi pupuk. Kotoran dari kandang kuda dan sampah dapur diproses menjadi bahan dasar untuk menanam tanaman. Selain itu, cacing digunakan sebagai bahan pakan ayam, menciptakan siklus ekologis yang saling mendukung. Hal ini membuktikan bahwa pertanian tidak harus selalu terbatas pada lahan luas, tetapi bisa dilakukan bahkan di tengah kota.

Interaksi Langsung dengan Alam

Anak-anak yang datang ke lokasi ini tidak hanya belajar melalui buku atau video, tetapi secara langsung menyentuh tanah, melihat proses pertumbuhan tanaman, dan bahkan bermain di areal kebun. Mereka diberi kesempatan untuk memetik kangkung, melihat tanaman jahe tumbuh, dan memahami bagaimana lingkungan dapat dipelihara dengan cara sederhana. Interaksi ini memberikan pengalaman yang lebih mendalam dibandingkan metode pengajaran konvensional.

Zurqoni sering kali berdiri di dekat tanaman dan menjelaskan bagaimana setiap tanaman membutuhkan perawatan khusus. Ia juga membagikan cerita-cerita tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menghargai sumber daya alam. Anak-anak yang awalnya tampak ragu, akhirnya mulai tertarik dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi.

Menciptakan Ruang Bersama

Selain kebun, Zurqoni juga menyediakan ruang untuk diskusi dan aktivitas sosial. Di sini, orang tua dan anak-anak bisa bersantai, berdiskusi, atau sekadar menikmati suasana alam yang segar. Meja mesin jahit tua dan kursi plastik menjadi bagian dari ruang ini, menciptakan suasana yang hangat dan ramah. Tempat ini juga menjadi panggung untuk kegiatan seni dan ekspresi, di mana anak-anak bisa mengekspresikan diri dengan cara yang kreatif.

Mewujudkan Pendidikan Berkelanjutan

Inisiatif Zurqoni adalah contoh nyata dari upaya membangkitkan kembali budaya agraris di tengah perkotaan. Ia percaya bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada teori, tetapi juga harus melibatkan pengalaman langsung. Dengan mengajarkan anak-anak cara bertani dan merawat lingkungan, ia berharap mereka akan menjadi generasi yang lebih sadar akan pentingnya keberlanjutan.

Dalam wawancaranya dengan Kompas.com, Zurqoni menyampaikan bahwa tujuan utamanya adalah untuk memberikan ilmu yang bermanfaat dan mendorong kesadaran lingkungan. “Saya ingin anak-anak belajar bahwa kita bisa hidup harmonis dengan alam, bahkan di tengah kota,” ujarnya.

Masa Depan yang Lebih Hijau

Proyek ini juga menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Banyak orang mulai melihat bahwa pertanian tidak harus terbatas pada daerah pedesaan. Dengan inovasi dan kesadaran, kota-kota besar seperti Surabaya juga bisa menjadi tempat yang hijau dan berkelanjutan. Zurqoni menegaskan bahwa ia siap berbagi pengetahuannya kepada siapa pun yang tertarik, karena ia yakin bahwa perubahan dimulai dari langkah kecil.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdukodir Khusanov, Manchester City

    Abdukodir Khusanov, Pemain Masa Depan Manchester City yang Menggemparkan Fans

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang bek asal Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, telah menjadi sorotan utama di kalangan penggemar Manchester City setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik bulan Januari 2026. Pencapaian ini menunjukkan betapa cepatnya ia menyesuaikan diri dengan lingkungan sepak bola Inggris dan memperkuat posisi sebagai bagian penting dari skuad The Citizens. Khusanov, yang bergabung dengan klub pada musim […]

  • Selama Ramadhan, Pimpinan DPRD Usulkan Program MBG Harus Tetap Dilaksanakan Dengan Penyesuaian

    Selama Ramadhan, Pimpinan DPRD Usulkan Program MBG Harus Tetap Dilaksanakan Dengan Penyesuaian

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah tetap berlangsung selama bulan Ramadan, namun dengan beberapa penyesuaian.

  • Persebaya Surabaya

    Persebaya Surabaya Siapkan Komposisi Baru untuk Menghadapi Tantangan Musim Ini

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, tengah melakukan perubahan besar dalam komposisi skuadnya. Dengan jadwal yang sangat padat di putaran kedua Super League 2025/2026, manajemen dan pelatih Bernardo Tavares mengambil langkah strategis untuk memperkuat tim. Evaluasi dilakukan sejak awal Januari 2026, dengan melepas lima pemain yang tidak lagi cocok dengan […]

  • Lecce Mengamankan Kemenangan, Pisa dan Verona Terdegradasi ke Serie B

    Lecce Mengamankan Kemenangan, Pisa dan Verona Terdegradasi ke Serie B

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Klub Lecce berhasil meraih kemenangan penting dalam laga lanjutan Serie A 2025/2026. Hasil ini berdampak langsung pada nasib dua klub lainnya, yaitu Pisa dan Hellas Verona, yang secara resmi terdegradasi ke Serie B. Kemenangan Lecce atas Pisa dengan skor 2-1 menjadi titik balik bagi tim-tim yang sedang berjuang untuk bertahan di kasta teratas Liga […]

  • Drama Cinta Segitiga: Rahasia DM Hamish dan Mengapa Raisa Dihancurkan

    Drama Cinta Segitiga: Rahasia DM Hamish dan Mengapa Raisa Dihancurkan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Setelah kisah perceraian, perhatian kembali tertuju pada langkah Hamish mendekati Raisa pada tahun 2016. Strategi khusus aktor tersebut serta nama Nadine kembali terungkap. DIAGRAMKOTA.COM – Hubungan asmara Raisa dan Hamish Daud yang mulai berkembang sejak sembilan tahun lalu kini kembali menjadi sorotan publik. Di tengah isu perceraian yang menimpa pasangan selebriti ini, kisah awal kedekatan mereka kembali […]

  • Marc Klok ,Persib Bandung

    Peran Marc Klok dalam Persib Bandung: Tantangan dan Target di Super League 2025-2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, memainkan peran kunci dalam upaya timnya meraih gelar juara Super League 2025-2026. Dalam beberapa laga terakhir, ia menunjukkan komitmen tinggi dan pengalaman yang matang, menjadi contoh bagi rekan-rekannya di lapangan. Dalam wawancara dengan media lokal, Klok menyebut pertandingan melawan Borneo FC sebagai laga final, mirip dengan pertemuan melawan […]

expand_less