Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Penyiraman Air Keras ke Aktivis: Tantangan Hukum dan Transparansi di Lingkungan Militer

Penyiraman Air Keras ke Aktivis: Tantangan Hukum dan Transparansi di Lingkungan Militer

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis yang dilakukan oleh anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menjadi perhatian publik. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan pertanyaan tentang proses hukum, tetapi juga menguji transparansi dan tanggung jawab dalam struktur militer. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai isu ini.

Proses Hukum yang Harus Dilalui

TB Hasanuddin, anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-P, menegaskan bahwa proses hukum terhadap empat prajurit BAIS TNI harus berjalan secara transparan. Menurutnya, dalam sistem militer, rantai komando sangat jelas sehingga pihak yang memberi perintah juga harus diusut. “Di lingkungan TNI, itu jelas siapa yang diperintah, siapa yang mendapatkan perintah, itu clear and clean,” ujar TB Hasanuddin.

Ia menekankan bahwa setiap kegiatan di lingkungan militer selalu didasari oleh perintah atau jabaran dari perintah. Hal ini membuat hukum militer menjadi dasar utama dalam penanganan kasus seperti ini. “Hukum apa? Ya hukum militer,” tambahnya.

Pertanggungjawaban dan Kesadaran Politik

Hasanuddin juga menyebut bahwa pihak yang memberi perintah kepada empat prajurit tersebut harus diproses secara hukum. Menurut dia, pimpinan dalam struktur komando kemungkinan mengetahui rencana tersebut. “Lalu nanti diproses secara hukum, begitu. Hukum apa? Ya hukum militer,” ujarnya.

Namun, ia mengakui bahwa DPR tidak bisa memaksa TNI membuka penyelidikan secara transparan. “Ya tidak bisa lah. Itu tergantung niat pemerintah juga. Kalau pemerintah terbuka ya bisa saja update-nya berkala, ya kan?” imbuhnya.

Penyerahan Jabatan Kabais TNI

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Yudi Abrimantyo menanggalkan jabatannya setelah empat anggota BAIS TNI diamankan terkait kasus penyiraman terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Penyerahan jabatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.

Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Kepala Pusat Penerangan TNI, menyatakan bahwa penyerahan jabatan tersebut merupakan tindakan resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” ujarnya dalam konferensi pers di Mabes TNI Cilangkap.

Perspektif Publik dan Media

Peristiwa ini juga menarik perhatian media dan masyarakat luas. Banyak pihak mengecam tindakan prajurit BAIS TNI yang melakukan penyiraman air keras terhadap aktivis. Mereka menuntut transparansi dan keadilan dalam proses hukum yang dilakukan.

Dalam konteks ini, media seperti Kompas.com berkomitmen untuk memberikan fakta jernih dan tepercaya. Dukungan untuk keberlanjutan jurnalisme jernih diberikan melalui program Membership KOMPAS.com+ yang memungkinkan pembaca untuk membaca tanpa iklan.

Komentar dan Tanggapan Masyarakat

Banyak warga dan organisasi masyarakat mengecam tindakan prajurit BAIS TNI. Mereka menilai bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia. Beberapa organisasi seperti KontraS dan LSM lainnya menuntut agar proses hukum berjalan secepat mungkin.

Selain itu, banyak warga juga menyoroti pentingnya kesadaran politik dan partisipasi aktif dalam menuntut keadilan. Mereka percaya bahwa partisipasi masyarakat akan menjadi kunci dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga negara.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ekonomi Kreatif, AWS dan UMKM Margorejo Tutup Bazar dengan Santunan Yatim

    Dukung Ekonomi Kreatif, AWS dan UMKM Margorejo Tutup Bazar dengan Santunan Yatim

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Dukung Ekonomi Kreatif, AWS dan UMKM Margorejo Tutup Bazar dengan Santunan Yatim

  • Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Kapolri Tegaskan Sukseskan Program Presiden

    Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Kapolri Tegaskan Sukseskan Program Presiden

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk ikut menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). “Dan tentunya TNI-Polri wajib untuk mengawal dan mengamankan program-program tersebut,” kata Sigit. Sigit menyebut, Presiden Prabowo terus melakukan […]

  • 10 Film dengan Adegan Makeover Paling Mengesankan, Termasuk Pretty Woman

    10 Film dengan Adegan Makeover Paling Mengesankan, Termasuk Pretty Woman

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tidak ada yang lebih menghibur daripada menonton filmromcom awal tahun 2000. Terkait erat dengantrope klise dan kurang realistis, nyatanya mereka masih mampu memikat para penontonnya. Makeover montagesalah satu. Hadir sebagai rangkaian proses perubahan penampilan yang sangat signifikan pada tokoh utama dengan iringan musik pop yang penuh semangat, adegan ini sering dianggap aneh dan tidak […]

  • Kondisi Pertandingan Babak I: Persela Lamongan Dominasi Permainan di Kandang Persipura, Skor Sementara 0-0

    Kondisi Pertandingan Babak I: Persela Lamongan Dominasi Permainan di Kandang Persipura, Skor Sementara 0-0

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persela Lamongan dan Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, berjalan cukup menarik. Pada babak pertama, tim Laskar Joko Tingkir tampil lebih dominan dibandingkan tuan rumah. Meski mengandalkan sejumlah pemain muda, mereka berhasil mengimbangi permainan yang ditawarkan oleh Persipura. Permainan Persela terlihat sangat kompak, khususnya di lini depan. Kerja sama antara Jonathan […]

  • Lebaran Bersama Fraksi PKS Surabaya, 50 Anak Yatim dan Dhuafa Berbelanja Baju Baru Gratis

    Lebaran Bersama Fraksi PKS Surabaya, 50 Anak Yatim dan Dhuafa Berbelanja Baju Baru Gratis

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 386
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Surabaya bersama DPD PKS Surabaya mengajak 50 anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja baju Lebaran gratis di Family Fashion Muslim Store, Jl Kejawan Gebang, Surabaya, Senin (24/3/2025).

  • Surabaya,Satgas Anti-Preman ,Mafia Tanah

    Satgas Premanisme Dibentuk, Pemkot Surabaya Buka Hotline Pengaduan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah menguatnya isu premanisme dan mafia tanah yang kerap membuat warga resah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah. Apel pembentukan satgas digelar di Balai Kota Surabaya dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Senin (5/1/2026),  Pembentukan satgas ini menjadi respons atas berbagai […]

expand_less