Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Penunjukan Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Penunjukan Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026 lalu. Keputusan tersebut dikonfirmasi oleh media resmi Iran, Tasnimnews.ir, pada Minggu (8/3/2026). Sebagai Pemimpin Revolusi Islam ketiga dalam sejarah modern Republik Islam Iran, Mojtaba Khamenei kini menjadi tokoh sentral dalam pemerintahan negara tersebut.

Keputusan oleh Majelis Pakar Iran diambil tepat sembilan hari setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel mengguncang Teheran. Serangan militer tersebut dilaporkan menjadi penyebab kematian Ayatollah Ali Khamenei di ibu kota Iran. Dalam konteks ini, penunjukan Mojtaba Khamenei menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan di tengah situasi yang penuh tantangan.

Sosok Mojtaba Khamenei

Meski selama ini dikenal sangat tertutup dari panggung politik praktis, Mojtaba Khamenei tercatat tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum di Iran. Namun, selama beberapa dekade terakhir, ia menjadi tokoh paling berpengaruh di lingkaran dalam kepemimpinan tertinggi. Mojtaba dikenal memiliki hubungan yang sangat erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), kekuatan militer elit Iran. Kedekatannya dengan IRGC membuat namanya sering disebut-sebut sebagai calon tunggal pengganti ayahnya.

Mohammad Mehdi Mirbagheri, anggota Majelis Pakar, menyebut proses penunjukan ini telah dilakukan dengan sangat hati-hati. Hal tersebut diambil guna mencegah terjadinya perpecahan atau penolakan di internal pemerintahan Iran. Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang tersebut mengklaim telah mencapai suara mayoritas yang signifikan. Hal itu dipertegas oleh pernyataan Ahmad Alamolhoda, tokoh ultra-konservatif dari kota suci Mashhad, pada Minggu sore.

“Suatu pendapat yang hampir pasti telah tercapai. Mayoritas yang signifikan telah terbentuk,” kata kepala Akademi Ilmu Islam Qom dalam sebuah video yang dirilis pada hari Minggu oleh kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Respons Internasional

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan respons soal langkah Iran yang akan segera mengumumkan pemimpin tertinggi baru. Trump berjanji akan memberikan pengaruh atas siapa yang dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya. “Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami,” kata Trump. “Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” lanjut Trump. Trump menambahkan bahwa dia tidak ingin pemerintahan Iran ke depan kembali ke masa lalu. “Saya tidak ingin orang-orang harus kembali dalam lima tahun dan melakukan hal yang sama lagi, atau lebih buruk lagi, membiarkan mereka memiliki senjata nuklir,” katanya.

Latar Belakang Keluarga dan Karier Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei merupakan putra tertua kedua Ali Khamenei dan dikenal memiliki hubungan yang kuat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Meskipun bukan ulama berpangkat tinggi, ia tidak pernah memegang jabatan resmi dan tidak memiliki peran formal dalam rezim tersebut. Namun, ia diyakini memiliki pengaruh yang cukup besar di balik layar. Ia pernah bertugas di angkatan bersenjata Iran selama perang Iran–Irak.

Mojtaba menikah dengan Zahra Haddad-Adel, putri dari Gholam-Ali Haddad-Adel, seorang politikus konservatif Iran dan mantan Ketua Parlemen. Keduanya dilaporkan menikah pada tahun 2004. Zahra dilaporkan tewas pada tahun 2026 ketika Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Pasangan ini dilaporkan memiliki tiga anak, meskipun tidak banyak detail yang tersedia mengenai anak-anak tersebut.

Pekan lalu, Mojtaba dilaporkan selamat dari serangan udara AS dan Israel. Informasi tersebut disampaikan dua sumber Iran kepada Reuters pada Rabu (4/3/2026). Menurut sumber tersebut, Mojtaba selama ini dipandang oleh kalangan penguasa Iran sebagai salah satu kandidat penerus ayahnya. Salah satu sumber Iran mengatakan, Mojtaba tidak berada di ibu kota ketika serangan terjadi.

Proses Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran

Pemimpin tertinggi Iran tidak dipilih langsung oleh rakyat, melainkan oleh sebuah badan khusus bernama Majelis Ahli. Badan ini terdiri dari 88 ulama senior yang dipilih oleh publik setiap delapan tahun sekali. Namun, proses ini memiliki mekanisme yang ketat. Setiap kandidat yang ingin menjadi anggota Majelis Ahli harus terlebih dahulu melewati pemeriksaan dan mendapatkan persetujuan dari Dewan Penjaga. Dewan ini merupakan badan pengawas yang sebagian anggotanya ditunjuk langsung oleh Pemimpin Tertinggi.

Apabila jabatan Pemimpin Tertinggi kosong karena kematian atau pengunduran diri, Majelis Ahli akan segera berkumpul untuk menentukan pengganti melalui proses pemungutan suara sederhana. Proses pemilihan sederhana sudah cukup untuk menunjuk pemimpin tertinggi yang baru. Sesuai dengan konstitusi Iran, kandidat harus seorang ahli hukum senior dengan pengetahuan mendalam tentang yurisprudensi dalam Islam Syiah, serta memiliki kualitas seperti penilaian politik, keberanian, dan kemampuan administrasi.

Sebelumnya, hanya ada satu kali peralihan kekuasaan di jabatan pemimpin tertinggi Iran, yaitu ketika Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin Revolusi Islam, meninggal dunia pada usia 86 tahun pada tahun 1989. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebaya Surabaya

    Profil Pemain Baru Persebaya Surabaya yang Menghadapi Tantangan Awal

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    dIAGRAMKOTA.COM – Bruno Paraiba, pemain asing baru Persebaya Surabaya, telah menarik perhatian publik sejak pertama kali bergabung dengan klub. Meski debutnya tergolong mengesankan, ia langsung menghadapi tantangan besar berupa cedera yang memengaruhi performanya di beberapa laga. Debut yang Mengesankan dan Tantangan Berikutnya Bruno Paraiba mencatatkan debutnya bersama Persebaya Surabaya pada 25 Januari 2026 dalam pertandingan […]

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Biak ke Surabaya di Bulan Februari 2026

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Biak ke Surabaya di Bulan Februari 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal pelni kembali menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan laut antar pulau. Salah satu rute yang sering digunakan adalah dari Biak menuju Surabaya. Pada bulan Februari 2026, terdapat beberapa opsi kapal yang tersedia, termasuk KM Sinabung dan KM Dobonsolo. Informasi ini sangat penting bagi para penumpang yang ingin merencanakan perjalanan mereka dengan […]

  • Pemkot Surabaya Enggan Umumkan Anak Pejabat Penerima Manfaat, Tegaskan Kebijakan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    Pemkot Surabaya Enggan Umumkan Anak Pejabat Penerima Manfaat, Tegaskan Kebijakan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dalam pengelolaan beasiswa Pemuda Tangguh. Salah satu kebijakan terbaru adalah pemangkasan biaya kuliah tunggal (UKT) menjadi Rp 2,5 juta per dua semester. Langkah ini diambil setelah ditemukan adanya indikasi penerima beasiswa yang tidak sesuai dengan target sasaran, yaitu anak dari keluarga kurang mampu. Beasiswa Pemuda Tangguh sebenarnya […]

  • Gerhana Matahari Total

    Fenomena Astronomi yang Menarik Perhatian: Gerhana Matahari Total Terlama 2027, Kapan dan Indonesia Lihat Dimana?

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gerhana matahari total adalah salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan dan langka. Pada tahun 2027, masyarakat akan menyaksikan gerhana matahari total yang disebut sebagai salah satu yang terlama dalam abad ini. Meski begitu, tidak semua wilayah di dunia dapat mengamati fenomena ini dengan jelas. Keunikan Durasi Gerhana Matahari Total 2027 Durasi dari […]

  • Ramalan zodiak 20 Desember 2025: Libra sampai Pisces, siap-siap hadapi vibe yang berbeda!

    Ramalan zodiak 20 Desember 2025: Libra sampai Pisces, siap-siap hadapi vibe yang berbeda!

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hai, Gen Z! Yang sedang mencari hiburan atau penasaran tentang energi hari esok, mari kita langsung bahas ramalan zodiak untuk 20 Desember 2025. Khusus untuk kalian yang lahir di bawah tanda zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Artikel ini dirangkum untuk hiburan semata, ya! Percaya enggak percaya, yang penting kita tetap produktif […]

  • Turnamen Domino Nasional Kembali Hadir di Surabaya dengan Konsep Baru

    Turnamen Domino Nasional Kembali Hadir di Surabaya dengan Konsep Baru

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Turnamen domino nasional kembali hadir di kota Surabaya, Jawa Timur. Setelah sukses digelar di Makassar pada tahun lalu, kini HGI (Himpunan Game Indonesia) memperluas cakupannya ke Pulau Jawa. Event ini akan berlangsung pada 18-19 April 2026 di Grand City Convention Hall Lt. 3, Surabaya. Pemain yang Ikut serta dalam Turnamen Turnamen kali ini akan […]

expand_less