Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Inovasi Sistem Parkir di Surabaya: Dari Tunai ke Voucher Digital

Inovasi Sistem Parkir di Surabaya: Dari Tunai ke Voucher Digital

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terkenal dengan kepadatan lalu lintasnya, kini tengah melakukan transformasi besar-besaran dalam sistem parkir. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melarang penggunaan uang tunai untuk pembayaran retribusi tepi jalan umum (TJU). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi sistem administrasi parkir.

Tujuan Utama: Transparansi dan Keamanan

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi parkir dapat dipantau secara digital. “Voucher parkir adalah bentuk wujud kami menindaklanjuti permintaan warga untuk transparansi terkait pembayaran atau retribusi parkir,” ujar Trio.

Sistem voucher ini dirancang untuk menggantikan pembayaran tunai yang sering kali menyebabkan ketidakjelasan dalam pendapatan daerah. Dengan adanya voucher, setiap transaksi akan terekam secara digital dan mudah diverifikasi. Ini juga memberikan rasa aman bagi para pengguna kendaraan karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Proses Pengadaan Voucher Parkir

Sebelum resmi diluncurkan, voucher parkir sedang dalam tahap pengadaan. Trio menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan bahwa voucher memiliki fitur khusus yang sulit dipalsukan. “Kami menggandeng PT Peruri Wira Timur dalam proses pencetakan agar memiliki fitur khusus seperti mata uang Rupiah dan kode digital untuk verifikasi,” tambahnya.

Setiap voucher akan dilengkapi dengan QR Code yang bisa ditapping untuk langsung mengetahui informasi tentang Dinas Perhubungan dan tanggal pencetakan. Hal ini memastikan bahwa voucher tidak dapat digunakan secara ilegal atau palsu.

Mekanisme Pembagian Pendapatan

Dalam hal mekanisme pembagian pendapatan, Trio menyatakan bahwa persentase bagi hasil tetap berpatokan pada 60:40 dari total pendapatan yang diperoleh per hari. “40% dari pendapatan tersebut akan langsung terdistribusi ke rekening jukir pada hari itu juga,” jelasnya.

Untuk memfasilitasi proses ini, masing-masing juru parkir resmi diwajibkan membuka rekening di bank yang telah ditunjuk oleh Pemkot Surabaya. “Aktivasi ATM ini sangat penting karena pendistribusian 40% pendapatan harus segera dilakukan,” tambah Trio.

Masa Transisi dan Persiapan

Meskipun pembayaran menggunakan uang tunai akan dilarang, dalam masa transisi, jukir tetap akan memberikan voucher sebagai bukti pembayaran. “Jika warga kota ingin membayar dengan uang tunai, jukir akan memberikan voucher sebagai gantinya,” jelas Trio.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko penipuan dan memastikan bahwa semua transaksi parkir tercatat secara digital. Selain itu, voucher parkir juga akan menjadi alat bantu dalam mempercepat proses administrasi dan pengawasan.

Tantangan dan Solusi

Salah satu tantangan utama dalam penerapan sistem voucher ini adalah adaptasi masyarakat terhadap perubahan. Untuk mengatasi ini, Pemkot Surabaya akan melakukan sosialisasi yang lebih luas. “Kami akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat voucher parkir dan cara penggunaannya,” kata Trio.

Selain itu, pihaknya juga akan memastikan bahwa voucher parkir tersedia di berbagai lokasi strategis agar mudah diakses oleh masyarakat. “Kami akan menempatkan voucher parkir di tempat-tempat yang sering dikunjungi masyarakat,” tambahnya.

Inovasi sistem parkir di Surabaya merupakan langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik. Dengan adanya voucher parkir digital, masyarakat akan merasakan manfaat dari sistem yang lebih aman dan terstruktur. Selain itu, langkah ini juga akan mendukung target pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai Rp73 miliar dari sektor retribusi parkir TJU pada tahun 2026.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Uang Beredar Melambat UMP Jakarta dan Jabar 2026

    Pemprov Jatim Penanganan Kasus Hibah Ansor Bondowoso

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menanggapi penetapan Ketua PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso, Luluk Hariadi (38), sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah senilai Rp1,2 miliar. Pemprov menegaskan proses hukum harus berjalan dan menilai dugaan penyimpangan tersebut merugikan banyak pihak. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono, mengatakan penanganan perkara sepenuhnya diserahkan kepada […]

  • KKS BNI Menggemparkan 16 Desember 2025! PKH dan BPNT Cair Hari Ini! Cek Kata Kunci PKH

    KKS BNI Menggemparkan 16 Desember 2025! PKH dan BPNT Cair Hari Ini! Cek Kata Kunci PKH

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 431
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Periksa informasi pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 kapan cair, lengkap dengan pembaruan penyaluran bantuan sosial dari pendamping PKH 2025. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Jawa Barat, Jihan, memberikan informasi terkini mengenai pencairan bantuan sosial PKH, BPNT, dan bantuan penguatan melalui akun media sosialnya pada Selasa, 16 Desember 2025. […]

  • Mentan Amran Apresiasi Peran Kapolri dan Titiek Soeharto dalam Percepatan Swasembada Pangan

    Mentan Amran Apresiasi Peran Kapolri dan Titiek Soeharto dalam Percepatan Swasembada Pangan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan khusus atas kontribusi Kapolri Listyo Sigit Prabowo serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Apresiasi tersebut disampaikan Amran saat menghadiri kegiatan […]

  • Liverpool ,Marseille ,Szoboszlai

    Kemenangan Liverpool atas Marseille Berkat Kejelian Szoboszlai

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan 3-0 yang diraih Liverpool dalam laga melawan Marseille menjadi momen penting bagi klub asal Inggris tersebut. Gol pertama yang tercipta dari tendangan bebas cerdik Dominik Szoboszlai menjadi kunci utama dalam memecah kebuntuan dan membawa timnya meraih poin penuh. Peran Penting Tendangan Bebas Szoboszlai Szoboszlai menunjukkan kejelian luar biasa saat mengambil tendangan bebas […]

  • 6 Shio dengan Mimpi Paling Mungkin Terwujud di Tahun 2026

    6 Shio dengan Mimpi Paling Mungkin Terwujud di Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 326
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Astrologi Tiongkok telah menjadi pedoman lama dalam menggambarkan sifat, energi, serta kesempatan dalam kehidupan seseorang. Setiap lambang zodiak memiliki sifat khas yang memengaruhi jalannya kehidupan, termasuk peluang untuk mewujudkan impian besar. Mimpi merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan, mulai dari membangun rumah, menikah, hingga mencapai keberhasilan secara finansial. Namun, tidak semua impian dapat […]

  • Menkeu Sentil Menteri ESDM: Data Subsidi Sudah Siap, Mengapa Belum Dipakai?

    Menkeu Sentil Menteri ESDM: Data Subsidi Sudah Siap, Mengapa Belum Dipakai?

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik terhadap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya kepada Menteri Bahlil Lahadalia, terkait belum digunakannya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM). Menurut Purbaya, data DTSEN telah siap digunakan dan bahkan sudah dimanfaatkan oleh Kementerian Sosial. Namun, Kementerian ESDM hingga […]

expand_less