Video Viral “Cukur Kumis”: Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Konten Digital yang Menarik Perhatian
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Seiring dengan perkembangan teknologi dan media sosial, semakin banyak konten digital yang muncul dan menarik perhatian pengguna. Salah satu contohnya adalah video berjudul “cukur kumis” yang viral di TikTok sejak awal Februari 2026. Video ini memicu rasa penasaran yang besar di kalangan warganet, sehingga mengakibatkan lonjakan pencarian kata kunci terkait.
Namun, para ahli keamanan digital memberikan peringatan bahwa konten seperti ini sering kali digunakan sebagai alat untuk menipu atau mencuri data pribadi pengguna. Modus penipuan ini biasanya dilakukan melalui tautan yang disebarkan di kolom komentar atau platform lainnya. Tautan tersebut dapat mengarah ke situs web yang tidak aman atau bahkan mengandung malware.
Modus Penipuan Berbasis Potongan Video
Salah satu cara yang digunakan oleh pelaku kejahatan siber adalah dengan menyajikan potongan video singkat yang tidak lengkap. Dengan demikian, pengguna akan merasa tertarik untuk mencari versi lengkapnya. Namun, dalam proses pencarian tersebut, mereka bisa terjebak dalam tautan berbahaya yang berpotensi membahayakan perangkat dan data pribadi.
Kepala Divisi Siber Kominfo Jawa Barat, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa fenomena ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi lonjakan akses ke domain mencurigakan yang mengklaim menyimpan video lengkap. Sebagian besar dari tautan tersebut mengandung malware atau mengarah ke situs dewasa ilegal.
Fenomena yang Sudah Terjadi Sejak 2024
Kasus serupa bukanlah yang pertama kali terjadi. Sejak 2024, Kominfo telah memblokir lebih dari 200 ribu tautan dengan modus yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa modus penipuan digital ini sudah cukup lama muncul dan terus berkembang. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih waspada dan tidak mudah tergiur oleh konten yang menarik perhatian.
Pentingnya Edukasi Digital bagi Pengguna
Penting bagi masyarakat untuk memiliki pemahaman yang cukup tentang keamanan digital. Edukasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran akan risiko yang terkait dengan penggunaan media sosial. Dengan pengetahuan yang cukup, pengguna dapat menghindari tautan berbahaya dan menjaga privasi serta keamanan data pribadi.
Langkah-langkah yang Bisa Diambil
Untuk menghindari risiko yang terkait dengan konten digital yang menarik perhatian, beberapa langkah bisa diambil. Pertama, hindari mengklik tautan yang tidak jelas asalnya. Kedua, gunakan alat keamanan digital seperti antivirus dan firewall. Ketiga, selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi yang digunakan agar tetap aman dari ancaman terbaru.
Video “cukur kumis” yang viral di TikTok menunjukkan betapa cepatnya penyebaran informasi di era digital. Namun, hal ini juga menunjukkan pentingnya kesadaran dan edukasi digital bagi masyarakat. Dengan memahami risiko dan langkah-langkah pencegahan, masyarakat dapat lebih aman dalam menggunakan media sosial dan menghindari penipuan digital. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar