Presiden Prabowo Subianto Bertemu Tokoh Oposisi, Fokus pada Agenda Kebijakan Strategis
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto dan tokoh-tokoh yang dianggap sebagai oposisi terhadap pemerintah telah menggelar pertemuan penting di Jakarta. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kebijakan negara dan perbaikan kondisi bangsa. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menunjukkan sikap terbuka dan siap mendengarkan masukan dari para tokoh.
Diskusi Dinamis dan Terbuka
Pertemuan yang berlangsung di Jalan Kertanegara, Jakarta, berlangsung selama hampir empat jam, mulai dari pukul 17.00 hingga 20.45 WIB. Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, menyampaikan bahwa Presiden mempresentasikan sendiri berbagai kebijakan strategis yang bertujuan untuk mempercepat perbaikan bangsa. Meski didampingi oleh sekitar 10 orang staf kepercayaan, Presiden tetap aktif dalam menjelaskan isu-isu yang menjadi fokus diskusi.
Said Didu mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Presiden sangat aktif dalam berdiskusi dan mendengarkan pendapat para tokoh. “Kami menyepakati bahwa agenda dan program pengembalian kedaulatan negara dan rakyat harus jadi prioritas serta pemberantasan korupsi, pengembalian sumber daya alam, dan lain-lain,” ujarnya.
Isu Strategis yang Dibahas
Selain isu korupsi dan pengembalian sumber daya alam, pertemuan ini juga mencakup berbagai topik sensitif seperti reformasi Polri dan isu BoP (Boarding of Peace) Gaza. Said Didu menyatakan bahwa Presiden sangat terbuka untuk mendiskusikan berbagai isu yang dianggap penting bagi masa depan bangsa.
“Setelah pertemuan tersebut, kami akan beroposisi kepada pihak-pihak yang menghalangi agenda pengembalian kedaulatan politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, dan kedaulatan wilayah yang telah direbut oleh oligarki bersama antek-anteknya,” kata Said Didu.
Keterlibatan Tokoh-Tokoh Berpengaruh
Dalam pertemuan ini, beberapa tokoh berpengaruh turut hadir, termasuk Peneliti Senior BRIN, Siti Zuhro, serta eks Kabareskrim Susno Duadji. Mereka memberikan masukan dan pandangan mereka mengenai berbagai isu yang sedang dihadapi bangsa saat ini.
Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, pertemuan ini dihadiri oleh beberapa tokoh nasional yang dianggap sebagai oposisi. “Ya di antaranya ada Profesor Siti Zuhro, ada diskusi mengenai masalah kepemiluan. Kemudian ada Pak Susno, berdiskusi masalah penegakan hukum. Macam-macam di situ ada beberapa banyak,” ungkap Prasetyo.
Tanggapan dari Pihak Terkait
Pertemuan ini juga mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Ia menyatakan bahwa Presiden telah bertemu dengan beberapa tokoh nasional yang dianggap sebagai oposisi. “Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi,” katanya.
Meskipun tidak semua isu yang dibahas dapat dibeberkan secara terbuka, pertemuan ini menunjukkan komitmen Presiden untuk menjalin dialog dengan berbagai kalangan demi kepentingan bangsa. ***

>

Saat ini belum ada komentar