Penghargaan Bersejarah untuk Seniman Abstrak Rebecca Salter
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Rebecca Salter, seniman abstrak asal Inggris, telah menerima penghargaan istimewa yang berasal dari sejarah panjang kota London. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap dunia seni. Sebagai presiden pertama perempuan dari Royal Academy of Arts, ia mendapatkan penghargaan Freedom of the City of London dalam sebuah upacara di Guildhall Art Gallery.
Sejarah Penghargaan yang Berusia Ratusan Tahun
Freedom of the City adalah tradisi lama yang dimulai sejak tahun 1237. Penghargaan ini biasanya diberikan kepada individu yang memberikan kontribusi besar bagi kota atau masyarakat. Beberapa penerima terkenal lainnya termasuk aktris Oscar Cate Blanchett, choreographer Sir Matthew Bourne, dan mantan petinju berat Frank Bruno.
Salter mengungkapkan rasa bangganya atas penghargaan ini. “Ini merupakan kehormatan besar untuk dianugerahi Freedom of this great City of London. Saya sangat senang menerima penghargaan ini, baik sebagai seniman maupun sebagai presiden Royal Academy of Arts,” katanya. Ia menekankan pentingnya seni dalam membangun pemahaman antar sesama manusia, terutama di masa yang penuh ketidakpastian.
Kepemimpinan dan Komitmen Salter
Sejak menjabat sebagai presiden Royal Academy of Arts pada 2019, Salter telah bekerja keras untuk memperkuat hubungan antara lembaga tersebut dengan kota London. Ia berharap dapat terus membangun kemitraan yang kuat agar generasi mendatang bisa menikmati berbagai bentuk seni. “Saya ingin terus memperkuat hubungan antara Royal Academy dan kota London sehingga kita bisa bekerja sama untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat menjelajahi berbagai kekayaan seni dalam berbagai bentuknya,” ujarnya.
Penghargaan ini juga menjadi pengakuan atas karier yang panjang dan berkontribusi besar Salter dalam dunia seni. Ia menjadi anggota Royal Academy pada 2014 dan dipilih sebagai Keeper of the Royal Academy pada 2017 sebelum menjadi presiden. Salter juga pernah belajar keramik di Bristol Polytechnic dan mendapat beasiswa Leverhulme untuk mengambil studi di Kyoto City University of the Arts, Jepang, di mana ia mempelajari teknik tradisional Jepang.
Apresiasi dari Pihak Berwenang
Chris Hayward, Ketua Kebijakan Kota London, menyampaikan selamat kepada Salter atas penghargaan ini. “Sebagai ketua kebijakan salah satu pemberi dana utama seni dan budaya di Inggris, saya sangat senang memberikan selamat kepada Rebecca Salter atas penghargaannya,” katanya. Korporasi ini menyalurkan lebih dari £130 juta setiap tahun untuk seni dan budaya, mengelola institusi seperti Barbican Centre, Guildhall School of Music & Drama, dan Guildhall Art Gallery.
Judge Mark Lucraft, Recorder of London, memberikan pujian atas karier hampir lima dekade Salter. “Dalam karier hampir lima dekade, Rebecca Salter telah menikmati kebebasan untuk mengeksplorasi berbagai media dan teknik, yang memungkinkannya menciptakan banyak karya indah dan mendapatkan penggemar setia,” katanya. Ia menyebutnya sebagai kehormatan khusus untuk memuji bakat luar biasa Salter sebagai seniman dan kepemimpinannya di salah satu institusi budaya terkemuka Inggris.
Karya yang Diakui oleh Institusi Terkemuka
Karya-karya Salter, yang bersifat minimalis dan multimedia, disimpan dalam koleksi institusi ternama seperti Tate, British Museum, Victoria & Albert Museum, dan Yale Center for British Art di AS. Karier seninya terus berkembang, dan ia tetap menjadi inspirasi bagi banyak seniman muda.
Peran Seni dalam Masyarakat
Salter menegaskan bahwa seni memiliki peran penting dalam membangun kesadaran diri dan pemahaman antar sesama. Dalam situasi yang tidak pasti, seni menjadi alat untuk memperluas wawasan dan empati. “Di masa yang sulit, seni semakin penting dalam membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.
Dengan penghargaan ini, Salter tidak hanya merayakan pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan motivasi bagi seniman-seniman muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi dunia seni.***

>

Saat ini belum ada komentar