Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026: Kombinasi Tahun Baru Imlek dan 1 Ramadan 1447 H
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Liburan awal puasa tahun ini akan berlangsung selama satu minggu penuh, dimulai dari pertengahan Februari. Hal ini diumumkan melalui keputusan Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menko PMK Pratikno. Keputusan ini mencakup libur nasional, cuti bersama, serta kebijakan khusus untuk pembelajaran di luar kelas sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
Tanggal Merah yang Harus Diperhatikan
Berikut adalah rincian tanggal-tanggal penting yang perlu diperhatikan:
- Senin, 16 Februari 2026: Libur Nasional dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
- Selasa, 17 Februari 2026: Cuti Bersama Imlek.
- Rabu hingga Jumat, 18-20 Februari 2026: Pembelajaran di Luar Satuan Pendidikan. Pada masa ini, siswa tidak belajar di kelas seperti biasa. Mereka akan mengikuti kegiatan pesantren kilat, bakti sosial, atau kegiatan mandiri di rumah sesuai kebijakan masing-masing sekolah.
- Sabtu hingga Minggu, 21-22 Februari 2026: Libur Akhir Pekan.
Secara teknis, anak-anak akan berada di rumah atau beraktivitas di luar kelas mulai dari Senin (16/2) hingga Minggu (22/2), total 7 hari yang bisa dimanfaatkan untuk adaptasi puasa pertama.
Apa Itu “Pembelajaran di Luar Satuan Pendidikan”?
Pemerintah tidak menyebutnya sebagai “libur total”, melainkan pengalihan metode belajar. Tujuannya adalah agar siswa bisa beradaptasi dengan ritme puasa di hari-hari pertama tanpa beban akademik yang berat. Biasanya, sekolah akan menugaskan siswa untuk:
- Mengikuti kegiatan keagamaan bersama keluarga, seperti Tarawih dan tadarus.
- Melakukan kegiatan sosial.
- Membuat jurnal Ramadan (Buku Kegiatan Ramadan).
Ide Aktivitas Produktif Selama Libur Awal Puasa
Agar libur panjang ini tidak habis hanya untuk gadget atau tidur seharian, berikut beberapa ide kegiatan produktif:
- Wisata Religi (Masjid Hopping): Ajak anak mengikuti kajian anak atau sekadar sholat berjamaah di masjid-masjid unik di sekitar kota. Suasana baru akan membuat mereka semangat beribadah.
- Membaca Kisah Nabi (Storytelling): Di siang hari saat energi mulai turun, bacakan buku kisah 25 Nabi atau sirah sahabat. Ini membangun imajinasi sekaligus menanamkan akhlak.
- Proyek Amal “Takjil Kecil”: Ajak anak membungkus kurma atau air mineral, lalu bagikan ke masjid terdekat atau orang yang lewat jelang berbuka. Ini melatih empati sosial.
- Target Hafalan Surat Pendek: Manfaatkan waktu luang pagi hari (ba’da Subuh) untuk menambah hafalan surat pendek (Juz Amma). Berikan reward sederhana jika target tercapai.
- Bermain Kuis Ramadan: Buat tebak-tebakan seru seputar puasa, rukun Islam, atau sejarah nabi. Belajar agama jadi terasa seperti bermain!
Persiapan untuk Bulan Suci Ramadan
Liburan sekolah ini diharapkan menjadi momen bonding keluarga yang berkah. Dengan adanya kesempatan untuk beradaptasi dengan ritme puasa, siswa dapat lebih siap menjalani ibadah Ramadan secara optimal. Semoga liburan ini menjadi awal yang baik dalam mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar