Hari Pers Nasional 2026: Membangun Hubungan yang Lebih Erat antara Pers dan Masyarakat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 40 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 tidak hanya menjadi momen untuk merayakan peran pers dalam masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi organisasi wartawan untuk memperkuat hubungan dengan warga. PWI Kabupaten Lamongan mengambil langkah konkret dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pers bukan hanya sekadar peliput berita, tetapi juga mitra yang hadir untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kegiatan Sosial yang Menyentuh Hati Warga
Salah satu program utama yang diadakan adalah sunat massal bersama RSUD Ngimbang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kesehatan gratis yang diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, PWI Lamongan juga bekerja sama dengan CDK Bojonegoro untuk mendistribusikan bibit pohon kepada warga setempat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Paket sembako juga dibagikan kepada ratusan warga, menunjukkan komitmen PWI Lamongan dalam memberikan bantuan sosial yang nyata. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari banyaknya warga yang memadati balai desa sejak pagi hari.
Peran Pers dalam Membangun Kepercayaan
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut baik inisiatif PWI Lamongan. Ia menilai bahwa kegiatan sosial seperti ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa. “Bakti sosial ini menunjukkan bahwa wartawan hadir bersama masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan memberi kontribusi nyata,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini.
Menurutnya, peran pers tidak hanya sebatas pada penyampaian informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif pada masyarakat. Ia menekankan bahwa pers yang sehat adalah pers yang bekerja dengan nurani, menyampaikan informasi yang membangun, sekaligus berani mengingatkan ketika ada kekurangan.
Refleksi dan Pembenahan Citra Profesi Wartawan
Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko, menyebut peringatan HPN tahun ini sebagai ruang refleksi bagi insan pers daerah. Ia mengakui bahwa masih ada persepsi negatif tentang profesi wartawan akibat tindakan oknum yang tidak menjalankan etika jurnalistik. “Tidak semua yang mengaku wartawan benar-benar bekerja sesuai kaidah jurnalistik. Kondisi ini sering membuat wartawan profesional justru dipandang minor,” katanya.
Melalui kegiatan sosial yang langsung menyentuh warga, PWI Lamongan berupaya menunjukkan wajah pers yang bertanggung jawab dan beretika. “Kami ingin masyarakat bisa merasakan langsung bahwa pers hadir untuk kepentingan publik, bukan sekadar mencari berita,” tambahnya.
Sinergi antara Pers dan Pemerintah Desa
Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, mengapresiasi kegiatan yang digelar PWI Lamongan. Ia berharap sinergi antara insan pers dan pemerintah desa dapat terus terjalin, terutama dalam memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi warga. “Kegiatan ini sangat positif bagi masyarakat kami. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Agenda Lengkap Peringatan HPN 2026
Selain kegiatan sosial, rangkaian peringatan HPN 2026 oleh PWI Lamongan juga diisi dengan pengobatan mata gratis dan lomba senam kreasi. Agenda peringatan tersebut rencananya akan ditutup dengan kontes lele Lamongan yang digelar pada bulan Ramadan mendatang. Dengan berbagai acara yang diselenggarakan, PWI Lamongan menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik. ***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar