Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Solusi dan Rekomendasi untuk Mengatasi Bencana Longsor di Telaga Sarangan

Solusi dan Rekomendasi untuk Mengatasi Bencana Longsor di Telaga Sarangan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Telaga Sarangan, salah satu destinasi wisata alam yang terkenal di Kabupaten Magetan, kini menghadapi tantangan serius akibat kejadian longsor yang mengancam keselamatan pengunjung dan keberlanjutan pariwisata. Peristiwa ini menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk segera melakukan tindakan nyata dalam menjaga kawasan tersebut.

Kondisi Terkini dan Tantangan yang Dihadapi

Longsor yang terjadi di kawasan Telaga Sarangan tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat sekitar serta para pelaku usaha wisata. Pemkab Magetan telah melakukan pembersihan material longsor untuk memastikan akses jalan tetap aman dan bisa digunakan oleh pengunjung. Namun, solusi jangka pendek seperti ini tidak cukup untuk mengatasi masalah yang lebih dalam.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Willing Suyono, menilai bahwa peristiwa ini bukan sekadar bencana alam, melainkan dampak dari penataan lingkungan yang kurang optimal. Ia menyoroti adanya indikasi alih fungsi lahan di kawasan Sarangan yang semakin marak. Lahan yang seharusnya digunakan sebagai area hijau dan perlindungan alam kini berubah menjadi bangunan wisata, rumah makan, dan fasilitas komersial lainnya.

Langkah-Langkah yang Dianjurkan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan memberikan rekomendasi strategis untuk mengatasi masalah ini. Beberapa langkah penting yang disarankan antara lain:

  1. Menghentikan sementara alih fungsi hutan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan lahan di kawasan Sarangan.
  2. Menegakkan penataan ruang yang konsisten dan kolaboratif lintas sektor, termasuk Perhutani, BBWS Bengawan Solo, dan Pemerintah Kabupaten Magetan.
  3. Melakukan mitigasi dan deteksi dini melalui pemetaan titik rawan longsor dan banjir, mulai dari tebing, jalan, sempadan sungai, hingga saluran irigasi yang tersumbat.
  4. Segera melakukan aksi nyata pada titik-titik rawan bencana dengan penguatan struktur seperti talud dan penanganan drainase.
  5. Menyiapkan sarana, prasarana, serta tenaga ahli dan terampil dalam penanganan bencana.
  6. Melakukan pengamanan konstruksi beton di sepanjang tebing rawan longsor sekitar ±300 meter di kawasan terdampak.
  7. Melakukan relokasi warung-warung UMKM di area rawan bencana dengan cara yang humanis, adil, dan berpihak pada keberlangsungan ekonomi pelaku UMKM.

Pentingnya Kesadaran Lingkungan dan Kepedulian Masyarakat

Selain langkah-langkah teknis, kesadaran masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan juga sangat penting. Willing Suyono menegaskan bahwa pariwisata tidak cukup hanya menjual keindahan, tetapi harus menjamin kenyamanan dan keselamatan. Ia juga menekankan bahwa ketahanan ekologis bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

“Kita harus menjaga Sarangan sebagai simbol utama pariwisata Magetan yang dikenal luas, baik nasional maupun mancanegara. Nilai historis dan ekologis ini seharusnya menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan pembangunan di kawasan tersebut,” ujar Willing Suyono.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Perlu diakui bahwa upaya pencegahan bencana dan penanganan jangka panjang memerlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak. Alih fungsi lahan yang didorong oleh kepentingan komersial jangka pendek tanpa mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan telah memicu “amarah alam” yang kemudian terwujud dalam banjir dan longsor. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bencana akan menjadi momok tahunan yang menakutkan setiap musim penghujan.

Harapan besar ditujukan kepada pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan Sarangan. Dengan tindakan yang tepat dan kolaborasi yang solid, Telaga Sarangan dapat tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan bernilai sejarah tinggi.

Penutup

Longsor di Telaga Sarangan adalah peringatan keras tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan. Dengan solusi yang tepat dan kepedulian yang tinggi, kawasan ini dapat tetap menjadi simbol keindahan alam dan budaya Magetan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dominasi Kapolri Cup 2024, Tim Voli Polda Jatim Sabet Gelar Juara Zona IV

    Dominasi Kapolri Cup 2024, Tim Voli Polda Jatim Sabet Gelar Juara Zona IV

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim voli putra dan putri Polda Jawa Timur tampil mengesankan di Kapolri Cup 2024, meraih gelar juara di Zona IV yang diadakan di GOR Pajajaran, Kota Bandung. Penampilan gemilang ini membuat Manager Tim Voli Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, merasa sangat puas dan optimis tentang peluang timnya di masa mendatang. Di fase penyisihan […]

  • Kementerian Keuangan Memprediksi Defisit APBN 2024 Meningkat

    Kementerian Keuangan Memprediksi Defisit APBN 2024 Meningkat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 akan meningkat menjadi Rp 609,7 triliun atau 2,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Proyeksi ini meningkat dari estimasi awal sebesar Rp 522,8 triliun atau 2,29% dari PDB. Ini berarti defisit APBN 2024 meningkat sekitar […]

  • Perwira Polri Penerima Beasiswa LPDP Ikuti Upacara HUT RI ke-80 di London

    Perwira Polri Penerima Beasiswa LPDP Ikuti Upacara HUT RI ke-80 di London

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Indonesia, para perwira Polri penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) turut ambil bagian dalam upacara bendera yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Britania Raya. Upacara berlangsung khidmat dengan Inspektur Upacara Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya merangkap Irlandia dan IMO, […]

  • 26 September 2025: Hari Statistik Nasional dan Hari Kontrasepsi Sedunia

    26 September 2025: Hari Statistik Nasional dan Hari Kontrasepsi Sedunia

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Pentingnya Hari Statistik Nasional DIAGRAMKOTA.COM – Hari Statistik Nasional diperingati setiap 26 September di Indonesia, sebagai suatu pengingat akan pentingnya pengumpulan, analisis, dan penyajian data statistik dalam berbagai aspek kehidupan. Sejak pertama kali diperingati pada tahun 2016, hari ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran statistik dalam pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. […]

  • Pique Beri Dukungan untuk Araujo dalam Masa Kritis

    Pique Beri Dukungan untuk Araujo dalam Masa Kritis

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gerard Pique, mantan pemain legendaris FC Barcelona, memberikan pernyataan penting terkait situasi Ronald Araújo yang sedang menghadapi tekanan besar. Araújo, bek tengah asal Uruguay, kini dalam kondisi tidak stabil secara mental setelah diusir dari lapangan saat melawan Chelsea. Peristiwa ini memicu diskusi luas tentang dampak tekanan dan kesehatan mental pada atlet elit. Piqué menegaskan […]

  • Ketum PWDPI Desak KPK dan Kajagung Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Kota Balam 103 Miliar Lebih

    Ketum PWDPI Desak KPK dan Kajagung Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Kota Balam 103 Miliar Lebih

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 229
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M.Nurullah RS, desak KPK dan Kajagung Bongkar Dugaan Korupsi dana Hibah Kota Bandar Lampung yang bersumber dari dana APBD Tahun Anggaran (TA) 2020 Sejumlah Rp103 Miliar Lebih. Pasalnya berdasarkan data yang diperoleh sejumlah awak media group PWDPI pengunaan anggaran dana hibah […]

expand_less