Perubahan Kepemimpinan di Humpuss Maritim: Ari Askhara Jadi Direktur Utama
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) mengalami perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinannya. Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., I Gusti Ngurah Askhara atau lebih dikenal dengan nama Ari Askhara, resmi menjabat sebagai Direktur Utama HUMI. Pengangkatan ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 14 Januari 2026.
Pengangkatan Ari Askhara sebagai Direktur Utama HUMI terjadi setelah ia menggantikan Tirta Hidayat, yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Selain itu, Indra Yurana Sugiarto juga diangkat sebagai direktur baru, menggantikan Dedi Hudayana. Perubahan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk melakukan penyegaran organisasi dan memperkuat tata kelola perusahaan.
Ari Askhara menyampaikan bahwa ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan pendapatan melalui pengembangan armada dan diversifikasi bisnis yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi grup dan pengembangan armada serta bisnis yang berbasis pada logistik maritim dan energi nasional.
Fokus pada Efisiensi dan Kualitas Layanan
Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, Ari Askhara juga menekankan pentingnya efisiensi biaya operasional, pendanaan, dan keuangan. Ia menegaskan bahwa kualitas layanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Hal ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu target utama dalam kepemimpinannya.
Perombakan juga terjadi di jajaran komisaris. Mahdan diangkat sebagai Komisaris Utama Humpuss Maritim menggantikan AR Sofyan. Mahdan juga menjabat sebagai Komisaris Independen. Selain itu, Dedi Hudayana diangkat menjadi Komisaris HUMI menggantikan Daryono.
Latar Belakang Ari Askhara
Ari Askhara memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dari Universitas Gadjah Mada. Setelah menamatkan studinya pada periode 1990–1994, ia memulai karir di Bank Mandiri sejak 1994 hingga 2005. Selama kurang lebih 11 tahun bergabung dengan bank himbara tersebut, Ari menapaki karir sebagai VP Deutsche Bank pada periode 2006–2008.
Setelah beberapa tahun di industri perbankan, Ari bergabung dengan PT Pelabuhan Indonesia 3 (Persero) atau Pelindo pada 2014. Di Pelindo, ia menjabat sebagai CFO dan Risk Director di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) pada periode 2014–2016. Ari juga pernah menjabat sebagai CEO Pelindo pada periode 2017–2018 dan CEO Garuda Indonesia pada periode 2018–2020.
Namun, karir Ari di GIAA berakhir pada 2019 setelah Erick Thohir menjabat sebagai Menteri BUMN. Ari dicopot dari jabatan bos maskapai pelat merah karena terbukti menjadi aktor utama dalam kasus penyelundupan barang mewah berupa sepeda motor Harley Davidson klasik bernilai miliaran rupiah.
Langkah Strategis untuk Pertumbuhan HUMI
Dengan pengangkatan Ari Askhara sebagai Direktur Utama, HUMI berkomitmen untuk memperkuat posisinya di industri maritim. Perusahaan berencana untuk meningkatkan kinerja melalui pengembangan armada dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Selain itu, HUMI juga akan fokus pada inovasi dan pengembangan layanan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Dengan strategi yang lebih terarah dan efisien, HUMI diharapkan mampu bersaing secara lebih kuat di pasar maritim nasional dan internasional.





Saat ini belum ada komentar