Persiapan Derbi Suramadu Tanpa Penonton, K-Conk Mania Kecewa Berat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Madura United dan Persebaya Surabaya yang akan digelar di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama para suporter setia kedua klub. Tidak hanya mengganggu pengalaman bermain bagi pemain, tetapi juga memengaruhi atmosfer pertandingan yang biasanya sangat dinamis.
Alasan Diambilnya Keputusan Tanpa Penonton
Safety and Security Officer Madura United, Sapto Wahyono, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada regulasi dari PSSI yang melarang suporter tamu hadir dalam pertandingan. Selain itu, hasil koordinasi dengan pihak kepolisian dan keamanan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan ini.
“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya terkait sanksi dan denda,” ujar Wahyono. Ia menegaskan bahwa pengamanan tetap dilakukan secara maksimal, termasuk melibatkan TNI dan kepolisian untuk mencegah adanya gangguan di sekitar stadion.
Tanggapan Suporter Setia
Ketua K-Conk Mania, Mimit Tirmidzi, menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut. Sebagai suporter setia Madura United, ia merasa bahwa keputusan ini sangat merugikan Laskar Sape Kerrab.
“Saya tidak mengerti alasannya apa. Yang jelas, ini merugikan,” ujarnya. Menurutnya, hubungan antara K-Conk Mania dan Bonek, suporter Persebaya, selama ini sangat baik dan tidak pernah ada gesekan atau masalah.
Dampak Terhadap Atmosfer Pertandingan
Pertandingan tanpa penonton tentu akan mengurangi semangat para pemain dan suporter. Biasanya, atmosfer yang penuh antusiasme dan dukungan dari para pendukung menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan sepak bola. Tanpa kehadiran penonton, suasana bisa menjadi lebih kaku dan kurang dinamis.
Mimit juga menyebutkan bahwa keputusan ini membuat suporter tidak bisa bersilaturahmi secara langsung dengan teman-teman Bonek di Derbi Suramadu. Hal ini tentu menjadi kerugian besar bagi komunitas suporter yang biasanya saling mendukung dan berbagi momen spesial.
Reaksi dari Pihak Klub
Meski keputusan ini mengecewakan, pihak manajemen Madura United tetap berharap agar semua pihak dapat menerima keputusan tersebut. Mereka memohon maaf kepada masyarakat dan suporter yang dirugikan oleh kebijakan ini.
Namun, tidak semua suporter sepakat dengan langkah ini. Banyak dari mereka yang berharap agar pertandingan bisa digelar dengan penonton, karena menurut mereka, hal ini akan memberikan energi tambahan bagi pemain dan meningkatkan daya tarik pertandingan.
Potensi Pengaruh pada Hasil Pertandingan
Dengan tidak adanya penonton, kemungkinan besar akan ada perubahan dalam performa pemain. Beberapa pemain mungkin merasa kurang termotivasi tanpa dukungan dari suporter. Namun, di sisi lain, hal ini juga bisa menjadi kesempatan bagi tim untuk fokus pada permainan tanpa gangguan eksternal.
Keputusan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton adalah langkah yang kontroversial. Meskipun didasarkan pada regulasi dan keamanan, dampaknya terasa sangat besar bagi suporter dan atmosfer pertandingan. Semoga ke depannya, pihak terkait dapat mencari solusi yang lebih baik agar pertandingan tetap bisa dinikmati oleh semua pihak. ***





Saat ini belum ada komentar