Pentingnya NISN dalam Proses Administrasi Alumni
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) adalah identitas unik yang diberikan kepada setiap peserta didik selama masa pendidikan. Meskipun NISN tergolong sebagai nomor sementara, namun bagi alumni, nomor ini menjadi salah satu aspek penting dalam berbagai proses administrasi. NISN digunakan untuk verifikasi data pendidikan, pendaftaran perguruan tinggi, hingga pengajuan beasiswa dan rekrutmen CPNS.
Ketika alumni menghadapi masalah dengan NISN yang tidak aktif atau tidak ditemukan, hal ini bisa menyulitkan proses administrasi mereka. Terlebih, ketidakaktifan NISN sering kali baru disadari saat alumni hendak mendaftar ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau mengajukan program bantuan. Oleh karena itu, memahami cara mengaktifkan kembali NISN menjadi informasi yang sangat relevan.
Penyebab NISN Tidak Aktif dan Cara Mengatasinya
Ada beberapa alasan mengapa NISN seorang alumni tidak aktif atau tidak ditemukan. Pertama, ketidaksesuaian data antara informasi di ijazah dengan data di Kartu Keluarga (KK). Kedua, sekolah asal belum melakukan sinkronisasi data secara lengkap ke sistem Dapodik saat siswa lulus. Ketiga, kemungkinan adanya penggandaan nomor induk yang membuat sistem menonaktifkan salah satu dari nomor tersebut.
Selain itu, perubahan sistem data dari yang lama ke yang baru juga bisa menyebabkan kesalahan pada NISN. Beberapa alumni bahkan tidak menyadari masalah ini sampai mereka mencoba mendaftar ke suatu lembaga yang membutuhkan NISN.
Langkah Awal: Memeriksa Status NISN Secara Online
Sebelum melakukan proses pengaktifan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa status NISN melalui situs resmi. Pengguna dapat mengunjungi laman https://nisn.data.kemdikbud.go.id/ dan melakukan pencarian berdasarkan NISN atau nama. Jika hasil pencarian menunjukkan data tidak ditemukan atau tidak sesuai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perbaikan data.
Cara Mengaktifkan NISN Melalui Verval PD
Salah satu metode yang bisa digunakan adalah melalui sistem Verval PD. Berikut langkah-langkahnya:
– Kunjungi situs resmi Verval PD di https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/.
– Isi data diri yang diminta oleh sistem secara lengkap dan benar.
– Setelah semua data diisi, klik tombol “Ajukan Validasi”.
– Pantau status pengajuan melalui portal https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan/pengajuan/status.
Peran Sekolah Asal dalam Pengaktifan NISN
Cara yang paling efektif adalah melalui sekolah asal. Operator sekolah memiliki akses ke aplikasi Verval PD dan bisa mengajukan pembetulan data atau pengaktifan NISN bagi alumni. Meski sudah lulus, data pendidikan tetap tersimpan di sekolah, sehingga pengelolaan NISN bisa dilakukan dengan lebih mudah.
Pengurusan NISN Jika Sekolah Sudah Tidak Beroperasi
Dalam kasus tertentu, seperti sekolah yang tutup atau bergabung dengan institusi lain, alumni bisa mengajukan pengurusan NISN melalui Dinas Pendidikan setempat. Di sana, petugas akan membantu proses verifikasi data dan mengarahkan ke bagian yang menangani Dapodik dan Verval.
Dokumen yang Dibutuhkan untuk Pengaktifan NISN
Untuk mempercepat proses pengaktifan NISN, alumni perlu menyiapkan beberapa dokumen penting, antara lain:
– Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir.
– Kartu Keluarga (KK) untuk memastikan kesesuaian data NIK dan nama orang tua.
– Akta kelahiran sebagai referensi tanggal dan tempat lahir.
– KTP sebagai bukti identitas tambahan.
Integrasi data antara NISN dan NIK kini menjadi fokus utama pemerintah. Oleh karena itu, pastikan seluruh dokumen kependudukan sudah dalam kondisi sinkron sebelum mengajukan perbaikan.
Kesimpulan
Meskipun proses pengaktifan NISN memakan waktu, langkah ini sangat penting untuk memastikan kelancaran administrasi di masa depan. Alumni diharapkan memahami pentingnya NISN dan segera melakukan tindakan jika menghadapi kendala. Dengan persiapan yang tepat, proses pengaktifan bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

>

Saat ini belum ada komentar