Pandu Negeri Public Lecture Series Hadirkan Rocky Gerung, Fokus pada Nilai Kemanusiaan dan Peran Kota dalam Masyarakat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 22 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Forum diskusi publik yang diselenggarakan oleh Pandu Negeri Public Lecture Series kembali menghadirkan tokoh penting dalam bidang filsafat dan akademik. Dalam rangkaian acara pertama dari seri ini, Rocky Gerung menjadi pembicara utama dengan tema utama Spirit of Humanity and Human Solidarity. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang peran kota sebagai ruang etika dan nilai kemanusiaan.
Pembicara Utama: Rocky Gerung dan Visi Kemanusiaan
Rocky Gerung, seorang akademisi dan filsuf ternama, diundang sebagai pembicara utama dalam acara ini. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai diskusi publik terkait isu sosial dan politik. Dalam sesi diskusi, Rocky Gerung menekankan bahwa kota bukan hanya tempat pembangunan fisik, tetapi juga wadah bagi pengembangan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kota adalah ruang etika. Di sana, nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan diuji melalui praktik sehari-hari,” ujarnya. Pernyataan ini menjadi dasar dari tema acara yang diusung, yaitu bagaimana kota dapat menjadi fondasi untuk membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Surabaya sebagai Lokasi Pertama dan Tujuan Jangka Panjang
Surabaya dipilih sebagai lokasi pertama dari Pandu Negeri Public Lecture Series. Hal ini didasarkan pada kemampuan kota untuk menyediakan ruang publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ketua Penyelenggara, Seno Bagaskoro, menjelaskan bahwa pilihan Surabaya bertujuan untuk menciptakan dialog yang berkelanjutan antara masyarakat dan para pemimpin.
“Kami ingin Surabaya menjadi awal dari sebuah gerakan yang akan menyebar ke kota-kota lain. Ruang-ruang publik di setiap daerah harus bisa menjadi tempat berkumpulnya ide dan gagasan,” tambah Seno.
Diskusi dengan Beragam Perspektif
Selain Rocky Gerung, acara ini juga menghadirkan beberapa pembicara lain seperti Tri Rismaharini, Eri Cahyadi, dan Airlangga Pribadi. Keberagaman latar belakang para pembicara diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas dalam diskusi.
Seno menekankan bahwa forum ini tidak hanya sekadar ajang berbicara, tetapi juga sarana untuk saling memahami dan membangun kepekaan sosial. “Bukan untuk saling menggurui, tetapi untuk bersama-sama merancang arah yang lebih baik,” katanya.
Tema dan Tujuan Acara
Tema utama dari Pandu Negeri Public Lecture Series #001 adalah Spirit of Humanity and Human Solidarity. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya. Tidak hanya sebagai ajang diskusi, acara ini juga terbuka untuk umum dan mengajak masyarakat untuk hadir dan terlibat secara aktif.
Dalam konteks yang lebih luas, acara ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara manusia, kota, dan negara. Nilai-nilai yang tumbuh di kota-kota diyakini memiliki peran penting dalam menentukan arah perjalanan bangsa.
Kesimpulan dan Harapan Masa Depan
Pandu Negeri Public Lecture Series diharapkan menjadi wadah yang mendorong percakapan publik yang kritis dan relevan. Dengan menghadirkan berbagai tokoh dan pembicara dari berbagai latar belakang, acara ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu kemanusiaan.***





Saat ini belum ada komentar