Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pak Purnomo: Perjalanan Panjang Mbah Kirno, Dari Kandang Besi ke Harapan Baru

Pak Purnomo: Perjalanan Panjang Mbah Kirno, Dari Kandang Besi ke Harapan Baru

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang warga Ponorogo, Sukirno atau dikenal dengan panggilan Mbah Kirno (60), hidup dalam keterasingan selama hampir 20 tahun. Dalam kandang besi yang terkunci rapat, dia menjalani kehidupan yang nyaris terputus dari dunia luar. Pada Rabu sore (28/1/2026), pintu kandang itu akhirnya dibuka, mengakhiri masa penderitaan yang berlarut-larut.

Sejarah Kandang Besi yang Menyengsarakan

Mbah Kirno ditempatkan di dalam kandang besi oleh keluarganya karena gangguan kejiwaan. Selama bertahun-tahun, dia tidak pernah menyentuh tanah dan hidup dalam keterbatasan. Alasannya, keluarga percaya bahwa jika dia menyentuh tanah, kekuatan supranaturalnya akan kembali dan bisa membahayakan orang-orang sekitarnya.

Menurut warga setempat, sebelum mengalami gangguan jiwa, Mbah Kirno dikenal sebagai sosok yang hidup normal. Perubahan perilaku disebut terjadi setelah dia mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa, yang diduga melebihi kesiapan mental dan batinnya.

Proses Pembebasan yang Tidak Mudah

Proses pembebasan Mbah Kirno tidak berlangsung mulus. Keluarga sempat menolak, khawatir dia akan mengamuk jika dilepas. Namun, setelah pendekatan persuasif yang dipimpin langsung oleh Ipda Purnomo, bersama lintas instansi seperti kepolisian, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, dan TNI, akhirnya keluarga luluh.

Karena kunci gembok kandang telah hilang, petugas terpaksa membuka kurungan menggunakan gerinda dan linggis. Momen itu menjadi titik balik bagi seorang lelaki yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterasingan.

Peran Penting Ipda Purnomo

Ipda Purnomo, perwira polisi sekaligus penggiat sosial dari Polres Lamongan, hadir bukan sekadar menjalankan tugas. Dia datang dengan misi kemanusiaan, yakni menjemput, membebaskan, dan merawat seorang lelaki yang selama bertahun-tahun dipasung keluarganya karena gangguan kejiwaan.

“Jadi kami menjemput salah satu warga Ponorogo atas nama Pak Sukirno. Kalau berbicara secara medis, Pak Kirno mengalami gangguan kejiwaan,” kata Ipda Purnomo.

Langkah Purnomo tidak hanya memutus rantai pemasungan, tetapi juga membuka harapan baru bagi Mbah Kirno. Bahwa hidupnya tidak harus berakhir di balik jeruji besi.

Kehidupan Setelah Pembebasan

Setelah dievakuasi, Mbah Kirno dibawa ke Lamongan. Ipda Purnomo berkomitmen merawatnya sampai sehat. “Saya berkomitmen merawatnya sampai sehat,” tegasnya.

Kisah ini kembali menyoroti persoalan pemasungan ODGJ di Indonesia. Yakni antara keterbatasan keluarga, stigma sosial, dan minimnya akses layanan kesehatan jiwa. Namun di tengah situasi itu, sosok Ipda Purnomo hadir sebagai pengingat bahwa empati dan keberanian bisa mengubah nasib seseorang.

Isu Sosial yang Masih Menghantui

Pemasungan ODGJ masih menjadi isu penting di masyarakat. Banyak keluarga yang tidak memiliki pengetahuan cukup tentang cara merawat orang dengan gangguan jiwa. Mereka cenderung mengambil langkah ekstrem, seperti memasung, karena takut korban akan membahayakan diri sendiri atau orang lain.

Selain itu, stigma terhadap penyakit mental masih sangat kuat. Banyak orang menganggap gangguan jiwa sebagai hal yang tabu, sehingga tidak jarang korban tidak mendapatkan perlakuan manusiawi.

Harapan untuk Masa Depan

Bagi Mbah Kirno, hari itu bukan sekadar hari pembebasan. Itu adalah hari ketika dia kembali diperlakukan sebagai manusia. Dengan bantuan Ipda Purnomo dan komunitas sekitar, dia memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik dan menerima perawatan yang layak.

Peristiwa ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya memahami dan merawat ODGJ dengan cara yang manusiawi. Dengan kesadaran yang lebih tinggi, banyak kejadian serupa bisa dihindari.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Anggota Polri Korban Aksi Penyerangan KKB di Wamena Dirujuk ke RS Bhayangkara Kramat Jati

    Satu Anggota Polri Korban Aksi Penyerangan KKB di Wamena Dirujuk ke RS Bhayangkara Kramat Jati

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satu anggota Polri yang menjadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat ini dalam kondisi stabil dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, Jakarta, pada Minggu, 1 Juni 2025. Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi […]

  • ESPANYOL LIGA SPANYOL

    Berita Sepak Bola Terkini dari Liga Spanyol: Espanyol masuk dalam perdebatan Liga Champions

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liga Spanyol terus menjadi pusat perhatian bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Setiap musim, kompetisi ini menawarkan pertandingan yang seru dan persaingan ketat antara klub-klub besar seperti Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid. Selain itu, liga ini juga menjadi tempat berkembangnya bakat-bakat muda yang nantinya akan menjadi bintang internasional. Klasemen Terkini dan Performa […]

  • H-5 Peluncuran Sekolah Rakyat di Bangkalan, Seragam Siswa Belum Siap

    H-5 Peluncuran Sekolah Rakyat di Bangkalan, Seragam Siswa Belum Siap

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sekolah Rakyat di Bangkalan Persiapan Seragam Belum Tuntas DIAGRAMKOTA.COM – Sekolah Rakyat (SR) yang akan diresmikan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, masih menghadapi tantangan terkait kesiapan seragam siswa. Dengan peluncuran yang direncanakan pada 30 September 2025, sejumlah persiapan masih dalam proses pengadaan. Kepala Sekolah Rakyat Bangkalan, Lailatul Munawaroh, menyampaikan bahwa semua kebutuhan siswa, termasuk seragam, disediakan […]

  • Judol

    Judol, Legislator : Pejabat Pemerintahan Jangan Bikin Gaduh

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 439
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Judol (Judi Online) hingga detik menjadi perhatian publik. Pasalnya, berbagai informasi, pernyataan, dan tanggapan saling tumpang tindih. Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto, menegaskan bahwa ketidakakuratan informasi dari pejabat publik dapat berdampak fatal. Terutama bagi citra lembaga pemerintah dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Apalagi, ketegangan antara Benny Rhamdani, Kepala Badan […]

  • Polres Probolinggo Raih Peringkat II Kinerja IKPA Terbaik Semester II 2025 Dari KPPN Bondowoso

    Polres Probolinggo Raih Peringkat II Kinerja IKPA Terbaik Semester II 2025 Dari KPPN Bondowoso

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Probolinggo Polda Jatim kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan anggaran. Pada Periode Semester II Tahun 2025, Polres Probolinggo Polda Jatim berhasil meraih Penghargaan dari KPPN Bondowoso sebagai Peringkat II Kinerja IKPA Terbaik Satuan Kerja di Wilayah Kabupaten Probolinggo. Penyerahan penghargaan berlangsung di aula Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso, Kamis (12/2/2026). Kapolres […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal Pelni Kapal Feri Lintas Lombok-Bali

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lintas Lombok-Bali pada 1 Februari 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal feri yang melayani rute Lombok-Bali terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan perjalanan antar pulau. Pelayanan kapal penyeberangan dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali berjalan selama 24 jam sehari. Dengan jarak tempuh sekitar 4 jam 30 menit, rute ini dilayani oleh sebanyak 13 kapal feri setiap hari. Jadwal […]

expand_less