Khofifah Lakukan Penyegaran Pejabat Pemprov Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Proses mutasi dan rotasi pejabat eselon II dilakukan dengan pendekatan baru yang dikenal sebagai talent DNA, menggabungkan sistem merit dan uji kompetensi untuk memastikan pengisian jabatan yang sesuai dengan kemampuan dan potensi individu.
Pendekatan Baru dalam Pengangkatan Pejabat
Proses penyegaran ini merupakan yang pertama kali menggunakan metode talent DNA. Setiap tahapan dilaksanakan melalui sistem merit, dengan penilaian berdasarkan kompetensi dan kinerja sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam pemerintahan daerah.
Tim uji kompetensi terdiri dari akademisi dari Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga, serta perwakilan dari Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan unsur internal maupun eksternal Pemprov Jawa Timur. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat menciptakan kepemimpinan yang lebih profesional dan berkompeten.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Beberapa pejabat eselon II mendapatkan penempatan baru setelah proses rotasi:
- Mohammad Yasin sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kini menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Timur.
- Dr. Nurkholis, mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.
- Dydik Rudi Prasetya sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perkebunan, kini ditunjuk sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.
- Imam Hidayat yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, kini mengisi posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim.
- Sufi Agustini yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan, kini menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur.
- Tri Wahyu Liswati yang sebelumnya menjabat Kepala DP3AK kini menempati posisi Kepala Bakorwil Bojonegoro.
Penunjukan pelaksana tugas (Plt.) dilakukan sementara untuk menjaga kesinambungan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Selain itu, penempatan jabatan dilakukan berdasarkan talent DNA dan disesuaikan dengan kebutuhan OPD yang masih kosong.
Tindak Lanjut dan Rencana Masa Depan
Khofifah menyatakan bahwa penyegaran pejabat akan dilakukan secara bertahap. Putaran pertama ini hanya menjadi awal dari rencana yang lebih luas. Tim panitia seleksi akan melaksanakan uji kompetensi lanjutan sesuai dengan talent DNA untuk memastikan pengisian jabatan yang optimal.
Tujuan dan Manfaat dari Rotasi
Rotasi pejabat bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kualitas manajemen pemerintahan daerah. Dengan pendekatan talent DNA, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan berorientasi pada hasil. Selain itu, proses ini juga memberikan kesempatan bagi pejabat untuk berkembang dan menunjukkan potensi mereka di bidang yang lebih sesuai dengan keahlian dan minat masing-masing.
Reaksi dan Tanggapan
Para pejabat yang dilantik telah menunjukkan antusiasme terhadap perubahan ini. Mereka berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Di sisi lain, masyarakat dan stakeholder lainnya menyambut baik langkah ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan pendekatan inovatif dan transparan, Gubernur Khofifah menunjukkan komitmennya terhadap reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Proses ini tidak hanya membawa perubahan di level administrasi, tetapi juga memberikan harapan baru bagi pembangunan Jawa Timur.

>

Saat ini belum ada komentar