Kemendikdasmen Pembaruan Aplikasi Dapodik 2026: Perubahan Penting yang Harus Diketahui Sekolah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM –Â Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) telah mengumumkan pembaruan terbaru untuk Aplikasi Dapodik, yaitu versi 2026.b. Pembaruan ini dirilis sebagai bagian dari upaya mempercepat dan meningkatkan akurasi data pendidikan di seluruh Indonesia. Aplikasi ini menjadi salah satu alat utama dalam pengelolaan data pokok pendidikan, khususnya untuk semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Persyaratan Penggunaan Versi Terbaru
Salah satu poin penting dalam pembaruan ini adalah wajibnya sekolah untuk menggunakan versi 2026.b. Dalam surat edaran resmi, pihak Kemdikdasmen menyatakan bahwa semua satuan pendidikan harus melakukan uninstall terhadap versi lama sebelum menginstal versi terbaru. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan kesalahan teknis seperti crash data atau kegagalan instalasi.
Sebelumnya, pembaruan sering kali hanya berupa patch kecil yang tidak memerlukan penghapusan versi lama. Namun, pada pembaruan kali ini, sistem diperbaharui secara lengkap melalui installer penuh. Operator sekolah diminta untuk mematuhi langkah-langkah instalasi yang telah ditentukan agar proses berjalan lancar.
Fitur Baru dan Penyesuaian Data
Aplikasi Dapodik 2026.b menawarkan beberapa fitur baru yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan data. Beberapa peningkatan mencakup:
- Penataan ulang isian data listrik dan internet dengan validasi wajib isi.
- Penyesuaian Dashboard PAUD HI untuk memudahkan akses informasi.
- Pembaruan referensi buku dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).
Selain itu, terdapat perubahan dalam pengelolaan data siswa. Penambahan peserta didik baru untuk jenjang PAUD dan SD sudah ditutup di aplikasi Dapodik dan dialihkan ke Aplikasi Manajemen Satuan Pendidikan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan data lebih akurat dan terpusat.
Batas Waktu dan Proses Instalasi
Pemutakhiran data prasarana, seperti tanah, bangunan, dan ruang, harus selesai sebelum tanggal 28 Februari 2026. Operator sekolah diminta untuk memastikan data tersebut sesuai dengan kondisi riil sebelum batas waktu berakhir. Perubahan data prasarana dapat dilakukan melalui situs sp.datadik.kemendikdasmen.go.id dan disetujui oleh Dinas Pendidikan setempat.
Untuk instalasi aplikasi, berikut langkah-langkah resmi yang dianjurkan:
- Hapus (Uninstall) Aplikasi Dapodik versi sebelumnya.
- Unduh installer versi 2026.b melalui laman resmi dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan.
- Lakukan instalasi dan refresh laman (Ctrl+F5).
- Lakukan registrasi (bisa daring atau luring dengan prefill terbaru).
- Login, pilih Semester Genap 2025/2026, dan pastikan tampilan sudah versi 2026.b.
Link Unduhan dan Panduan Lengkap
Untuk memudahkan proses instalasi, pihak kementerian menyediakan link unduhan installer Aplikasi Dapodik 2026.b:
- Installer Dapodik 2026.b (PAUD, Dikdas, Dikmen): https://dikdas2026b.diknas.link
- Installer Dapodik 2026.b (SMK Vokasi): https://vokasi2026b.diknas.link
Selain itu, operator juga bisa mengunduh prefill terbaru dan panduan aplikasi dalam bentuk PDF. Semua file dapat diakses melalui laman resmi kementerian.
Peran Aplikasi Dapodik dalam Administrasi Sekolah
Aplikasi Dapodik memiliki peran penting dalam administrasi sekolah, termasuk dalam penyaluran dana bantuan operasional dan pelaksanaan program pendidikan lainnya. Dengan pembaruan ini, pihak kementerian berharap proses administrasi akan lebih efisien dan akurat, sehingga memberikan manfaat langsung bagi guru, siswa, dan pengelola sekolah.
Operator sekolah diminta untuk segera melakukan pemutakhiran data menggunakan aplikasi Dapodik 2026.b agar tidak mengganggu proses administrasi dan pelayanan pendidikan.***





Saat ini belum ada komentar