Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Haedar Nashir Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Relevan dengan Semangat Reformasi

Haedar Nashir Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Relevan dengan Semangat Reformasi

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKetua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menilai wacana penempatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu tidak relevan dengan arah reformasi nasional yang telah dijalani Indonesia sejak 1998.

Hal tersebut disampaikan Haedar usai menghadiri kegiatan di Universitas Muhammadiyah Semarang, Kamis (29/1/2026) malam.

Menurutnya, reformasi yang telah berlangsung lebih dari dua dekade justru menempatkan institusi-institusi strategis negara secara langsung di bawah Presiden.

“Indonesia sudah 20 tahun lebih menjalani reformasi dengan segala risiko dan capaian pentingnya. Salah satu hasil reformasi 1998 adalah menempatkan institusi-institusi penting langsung di bawah Presiden,” ujar Haedar.

Ia menegaskan, daripada kembali mengubah struktur kelembagaan, bangsa ini seharusnya fokus pada penguatan dan konsolidasi reformasi yang sudah berjalan. Perubahan struktural dinilai berpotensi menimbulkan persoalan baru yang tidak substantif.

Muhammadiyah, lanjut Haedar, berpandangan bahwa berbagai persoalan yang muncul di institusi negara, baik Polri, TNI, maupun lembaga pemerintahan lainnya, lebih tepat diselesaikan melalui reformasi internal.

“Kalau ada masalah di Polri, TNI, atau komponen negara lainnya, lebih baik dilakukan reformasi dari dalam. Itu jauh lebih substantif,” tegasnya.

Haedar juga menilai keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menetapkan Polri tetap berada di bawah Presiden sejalan dengan platform dan semangat reformasi nasional sejak 1998.

Ia meyakini pandangan tersebut juga dianut oleh berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya, yakni mendorong penguatan reformasi internal sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Pandangan ormas-ormas itu pada umumnya mendorong reformasi dari dalam sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi,” pungkas Haedar.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penukaran Uang ,Pasar Raya Padang

    Bank Indonesia Perpanjang Jadwal dan Tambah Kuota Penukaran Uang Rupiah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat dalam mendapatkan uang kertas baru menjelang perayaan Idulfitri 1444 H. Keputusan ini diambil setelah melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap program “Semarak Rupiah Berkah Idulfitri”. Alasan Perpanjangan Jadwal dan Penambahan Kuota Peningkatan minat masyarakat terhadap penukaran uang kertas baru menjadi alasan utama BI […]

  • cara mengelola stres dengan meditasi singkat

    cara mengelola stres dengan meditasi singkat

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tentu, ini adalah artikel high-value tentang cara mengelola stres dengan meditasi singkat, disesuaikan untuk mencapai sekitar 900 kata. Rahasia Ketenangan di Tengah Kesibukan: Mengelola Stres dengan Meditasi Singkat yang Efektif Di era modern yang serba cepat ini, stres telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tenggat waktu yang ketat, tuntutan pekerjaan, masalah […]

  • Polrestabes Surabaya Amankan Dua Pelaku Peredaran Narkotika Jenis Sabu

    Polrestabes Surabaya Amankan Dua Pelaku Peredaran Narkotika Jenis Sabu

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aparat Kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol suriah Miftah Irawan S.H., S.I.K.M.H. lagi lagi berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Krembangan Surabaya. Dalam operasi yang digelar pada Rabu (30/10), dua pelaku berhasil diamankan beserta berikut barang bukti berupa sabu-sabu dan perlengkapan pendukung aktivitas ilegal tersebut. Penangkapan dilakukan di sebuah kamar […]

  • Gelembung Misterius di Sungai Rungkut Surabaya, Diduga Gas Metana

    Gelembung Misterius di Sungai Rungkut Surabaya, Diduga Gas Metana

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Gelembung Gas di Sungai Rungkut Madya Menarik Perhatian Warga DIAGRAMKOTA.COM – Sungai di kawasan Rungkut Madya, Surabaya, menjadi perhatian warga setelah dilaporkan mengeluarkan gelembung gas pada Kamis (16/10). Kejadian ini berlangsung sepanjang hari, mulai dari pagi hingga malam. Selain itu, aroma gas yang cukup menyengat tercium dalam radius 5-10 meter dari lokasi semburan. Untuk memastikan keamanan, […]

  • Borong Juara! Polda Jatim Bersinar di Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri

    Borong Juara! Polda Jatim Bersinar di Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ajang Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat berlangsung meriah di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan. Pada kegiatan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang lomba yang berasal dari seluruh Indonesia. Acara ini merupakan bagian dari transformasi kultural Polri dalam membangun kepercayaan […]

  • Drama Penangkapan Pelaku Curanmor di Grahadi Berakhir di Tangan Polsek Genteng

    Drama Penangkapan Pelaku Curanmor di Grahadi Berakhir di Tangan Polsek Genteng

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Genteng berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi saat nonton bareng (nobar) semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia dan Uzbekistan di Grahadi Surabaya pada Senin, 29 April 2024. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban DN (25 tahun) mengalami kehilangan sepeda motor Yamaha N Max berwarna hitam dengan nomor polisi AE 2560 QC. […]

expand_less