Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Trump Turunkan Standar Efisiensi Bahan Bakar, Memicu Kontroversi di Industri Otomotif AS

Trump Turunkan Standar Efisiensi Bahan Bakar, Memicu Kontroversi di Industri Otomotif AS

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Presiden Amerika SerikatDonald Trumpmengeluarkan peraturan yang bertujuan menurunkan tingkat persyaratanefisiensi bahan bakaryang ditetapkan pada masa pemerintahan Joe Biden. Kebijakan tersebut dinilai mampu menghemat miliaran dolar AS bagi produsen mobil di Amerika Serikat dan akan membawa konsekuensi terhadap…harga mobil baru lebih murah.

Mengutip Reuters, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) dan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) pada Rabu (3/12/2025) mengusulkan pengurangan standar efisiensi bahan bakar menjadi rata-rata 34,5 mil per galon pada 2031. Angka ini jauh lebih rendah dari target 50,4 mil per galon (21,4 km per liter) yang ditetapkan pada masa pemerintahan Biden.

Berdasarkan analisis ekonomi NHTSA, pengurangan standar ini berpotensi mengurangi biaya produksi hingga US$35 miliar (sekitar Rp583,8 triliun) sampai tahun 2031. Jika penghematan ini disampaikan kepada konsumen, harga mobil rata-rata dapat turun sekitar US$930 (Rp15,5 juta).

Pemerintahan Trump menganggap tindakan ini menguntungkan industri otomotif serta memberi kesempatan bagi kembalinya produksi mobil besar yang kurang efisien, seperti station wagon (model favorit keluarga pada tahun 1970–1980-an). Pemerintah berargumen bahwa standar yang diterapkan era Biden terlalu mendorong penggunaan kendaraan listrik yang lebih mahal dan sulit diproduksi dalam jumlah besar secara menguntungkan.

Meskipun demikian, perhitungan jangka panjang tidak sepenuhnya positif. Pemerintah mengakui bahwa perkiraan biaya di masa depan, termasuk harga bahan bakar, masih bersifat dugaan dan belum mencakup biaya perawatan kendaraan.

“Dengan proposal ini, pemilik kendaraan akan menghemat lebih banyak pada awalnya dibandingkan biaya bensin yang lebih mahal,” kata juru bicara NHTSA, dilansir dariReuters.

Dari sudut pandang ekonomi, penghematan awal tersebut berisiko cepat hilang karena mobil yang lebih boros menyebabkan biaya operasional meningkat.

Para ahli industri memprediksi bahwa para pembeli akan lebih sering mengisi bensin dan menghabiskan biaya bahan bakar yang lebih besar sepanjang masa pemakaian kendaraan. Analisis dari NHTSA bahkan memperkirakan total penggunaan bensin akan meningkat sebesar 100 miliar galon hingga tahun 2050 dibandingkan standar Biden, sehingga menyebabkan kerugian sekitar US$185 miliar (Rp3,08 kuadriliun) bagi konsumen.

Kepala Hukum Institut Integritas Kebijakan Universitas New York, Jason Schwartz, menganggap penghematan awal akan segera hilang.

“Seberapa cepat penghematan itu hilang akibat biaya bensin, sangat cepat,” katanya.

Bagi konsumen yang memilih kredit jangka panjang, keuntungan dari harga mobil yang lebih rendah tidak akan terasa begitu besar. Namun, penghematan tersebut akan berangsur-angsur berkurang akibat biaya bensin yang lebih mahal selama masa pembayaran cicilan.

“Pada hari pertama berkendara, pengguna akan menghabiskan lebih banyak uang untuk bahan bakar, perbaikan, dan waktu yang terbuang saat mengisi bensin,” tambahnya.

Ilmuwan senior dari Union of Concerned Scientists, Dave Cooke, menganggap kebijakan ini justru merugikan para pengguna. Ia menyatakan bahwa dalam seluruh analisis yang dilakukan NHTSA, biaya bahan bakar dalam jangka panjang tetap lebih besar dibandingkan penghematan biaya teknologi pada kendaraan yang mulai diproduksi pada tahun model 2027.

Selain beban biaya, para ahli juga menyoroti dampak terhadap lingkungan. Cooke mengkritik analisis pemerintah karena tidak memperhitungkan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh meningkatnya polusi dan emisi gas rumah kaca.

Analisis dari NHTSA menunjukkan bahwa aturan baru ini akan menyebabkan kenaikan emisi karbon kendaraan sekitar 5% dibandingkan standar yang diterapkan oleh pemerintahan Biden. EPA mengatakan bahwa sektor transportasi merupakan sumber utama emisi karbon dioksida di Amerika Serikat.

Di sisi lain, para analis dari Edmunds menganggap dampak kebijakan ini tidak akan terlihat dalam waktu dekat. Siklus pengembangan kendaraan biasanya memakan waktu bertahun-tahun, sehingga dampaknya terhadap pasar, baik dari segi harga maupun konsumsi bahan bakar, baru akan terlihat setelah masa yang cukup lama. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Semua Orang Bisa Merespons Tulus Marsha Aruan Saat Disinggung Momen El Rumi Lamar Syifa Hadju

    Tidak Semua Orang Bisa Merespons Tulus Marsha Aruan Saat Disinggung Momen El Rumi Lamar Syifa Hadju

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kehadiran Syifa Hadju di Swiss dengan Lamaran yang Romantis DIAGRAMKOTA.COM – Syifa Hadju, seorang artis cantik, baru saja menerima lamaran dari kekasihnya, El Rumi. Kejadian tersebut berlangsung di Swiss, sebuah negara yang selama ini menjadi impian bagi Syifa. Keberadaan di sana kini menjadi momen tak terlupakan baginya. Kabar bahagia ini diumumkan melalui unggahan Instagram pada hari […]

  • Padi Trenggalek

    Produksi Padi Trenggalek Rekor Tertinggi dalam 10 Tahun

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Produksi beras di Kabupaten Trenggalek diperkirakan akan mencapai angka tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nurhadi, yang menganggap beberapa faktor berpengaruh terhadap peningkatan hasil panen. Salah satu penyebab utamanya adalah Indeks Pertanaman (IP) padi atau rata-rata jumlah masa tanam dalam setahun yang tinggi, […]

  • Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo pada 27 November 2025

    Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo pada 27 November 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo akan mengalami kondisi langit berawan sepanjang hari pada Kamis, 27 November 2025. Informasi ini diperoleh dari laporan resmi prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., yang menjelaskan bahwa cuaca di ketiga daerah tersebut cenderung stabil tanpa adanya potensi hujan signifikan. Kondisi Cuaca di Ngawi Di wilayah Ngawi, langit akan […]

  • Pemkot Surabaya untuk Gen-Z: Rusunami

    Inisiatif Pemkot Surabaya untuk Gen-Z: Rusunami dengan Harga Terjangkau dibawah 500 Juta

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini mengambil langkah inovatif dalam menyediakan perumahan bagi generasi Z. Dengan harga yang di bawah Rp 500 juta, proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi warga muda yang baru menikah. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan akses layanan perumahan yang lebih merata dan […]

  • Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 1 Desember 2025: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

    Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 1 Desember 2025: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari ini, emosi zodiak gemini ekstrem. Gemini merasa seperti ingin memberikan segalanya atau tidak sama sekali. Ini adalah waktu klimaks. Manfaatkan energi yang ada, alih-alih mencoba melawannya. Kendalikan emosi dan manfaatkan sebaik-baiknya. Zodiak cancer harus menjauhi masalah, alih-alih masuk ke dalamnya. Cancer mungkin tidak bisa melihat lubang, jadi pertimbangkan untuk mengambil jalan lain. […]

  • Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Pelayanan Terpadu

    Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Pelayanan Terpadu

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polri terus memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Pelayanan Terpadu 2025. Hal tersebut dilakukan dengan pengecekan langsung ke sejumlah tempat ibadah dan objek vital oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Ops Lilin 2025, didampingi Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri […]

expand_less