Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » 21 negara tolak pengakuan Israel atas Somaliland, nomor satu Somalia

21 negara tolak pengakuan Israel atas Somaliland, nomor satu Somalia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara yang berdaulat mendapat penolakan hingga kecaman dari sejumlah pihak.

Setidaknya terdapat perwakilan dari 21 negara Arab, Islam, dan Afrika yang menyatakan penolakan dan kecaman terhadap keputusan Israel untuk mengakui wilayah Somaliland yang memisahkan diri dari Somalia sebagai negara merdeka.

Mengutip Anadolu, Kementerian Luar Negeri Qatar dalam keterangan resmi yang dirilis Jumat (26/12), melaporkan bahwa sebanyak 21 negara tersebut menyebut keputusan Israel sebagai sebuah “preseden serius” yang mengancam “perdamaian dan keamanan internasional”.

Dalam pernyataan bersama itu, negara-negara tersebut mengecam langkah tersebut dengan sekeras-kerasnya, dengan menegaskan bahwa keputusan itu melanggar prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa yang secara tegas menetapkan kewajiban untuk melindungi kedaulatan negara dan keutuhan wilayahnya, serta mencerminkan sikap ekspansionis Israel.

Pernyataan itu juga menyebut keputusan tersebut sebagai tanda pengabaian penuh dan terang-terangan Israel terhadap hukum internasional. Ke-21 negara itu juga memperingatkan potensi akan dampak serius keputusan Israel terhadap perdamaian dan keamanan di Tanduk Afrika dan Laut Merah.

Negara-negara tersebut kembali menegaskan dukungan penuh terhadap kedaulatan Somalia, serta menyatakan penolakan tegas terhadap segala langkah yang merusak persatuan Somalia, keutuhan wilayahnya, atau kedaulatannya atas seluruh wilayahnya.

Lebih lanjut, mereka juga sepenuhnya menolak segala kemungkinan keterkaitan antara langkah tersebut dengan upaya apa pun untuk secara paksa mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka, yang secara prinsip ditolak tanpa syarat dalam bentuk apa pun.

Pada Jumat, Israel menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat. Langkah tersebut disebut memicu gelombang penolakan internasional dari berbagai negara di Afrika dan Timur Tengah.

Somaliland, yang belum memperoleh pengakuan resmi sejak menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.

Pemerintah pusat Somalia tidak mampu menegaskan kendali atas wilayah tersebut, sementara kepemimpinan Somaliland belum berhasil memperoleh pengakuan internasional atas kemerdekaannya.

Pemerintah Somalia menolak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka, menganggapnya sebagai bagian integral dari wilayahnya, serta memandang setiap kesepakatan atau keterlibatan langsung dengan wilayah tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan persatuan negara.

Somalia Sebut Pengakuan Israel sebagai Invasi

Penolakan kemerdekaan Somaliland mendapat kecaman keras dari Somalia, yang mana Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud menyebut pengakuan itu sebagai “invasi terang-terangan”.

Somalia pun memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan wilayahnya digunakan sebagai basis bagi Israel untuk melancarkan perang regionalnya.

Dalam pidato di hadapan sidang gabungan darurat parlemen pada Minggu (28/12/2025) dikutip dari Al Jazeera, Presiden Hassan Sheikh Mohamud mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah melakukan “pelanggaran terbesar” terhadap kedaulatan Somalia dalam sejarah negara itu dan menyebut Israel sebagai “musuh”.

“Saya mendorong rakyat Somalia untuk tetap tenang dan mempertahankan persatuan serta kemerdekaan negara kita, yang sedang menghadapi invasi terang-terangan ini,” katanya.

Para anggota parlemen dengan suara bulat mengesahkan resolusi yang menyatakan pengakuan Israel sebagai “batal demi hukum” meskipun langkah tersebut sebagian besar bersifat simbolis mengingat Somalia tidak mengendalikan Somaliland sejak menyatakan kemerdekaan pada tahun 1991, yang tidak pernah diterima oleh Somalia.

Resolusi tersebut memperingatkan bahwa individu atau lembaga yang melanggar kedaulatan Somalia akan menghadapi konsekuensi hukum berdasarkan hukum pidana negara dan hukum internasional. Resolusi tersebut mengarahkan pemerintah untuk membahas masalah ini dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Afrika, Liga Arab, dan badan-badan regional lainnya. ***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bondowoso Ungkap Curanmor Amankan 3 Tersangka dan 11 Unit Motor

    Polres Bondowoso Ungkap Curanmor Amankan 3 Tersangka dan 11 Unit Motor

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satreskrim Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dari hasil ungkap tersebut, Polisi mengamankan 3 orang tersangka masing-masing berinisial T (44) dan S (49) warga Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember selaku ekskutor serta AY (40) warga Kalibaru Kabupaten Banyuwangi selaku penadah. Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. […]

  • Kasus TPPU Hasbi Hasan, Mantan Pejabat MA Diperiksa

    Kasus TPPU Hasbi Hasan, Mantan Pejabat MA Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang mantan pejabat tinggi Mahkamah Agung (MA) bernama Zarof Ricar diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan eks Sekretaris MA, Hasbi Hasan. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan terhadap kasus suap pengurusan perkara di lembaga peradilan. Zarof Ricar mengaku ditanyai sebanyak 15 pertanyaan oleh […]

  • Kemnaker Hapus Kriteria Diskriminatif: Tidak Cantik Tetap Bisa Kerja

    Kemnaker Hapus Kriteria Diskriminatif: Tidak Cantik Tetap Bisa Kerja

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Perubahan Penting dalam Prosedur Rekrutmen Pekerja di Indonesia DIAGRAMKOTA.COM – Selama beberapa tahun terakhir, banyak pencari kerja di Indonesia mengeluhkan adanya syarat-syarat yang dinilai tidak masuk akal dalam proses rekrutmen. Beberapa contohnya adalah kriteria seperti penampilan menarik, tinggi badan minimal, atau bahkan status pernikahan yang harus single. Praktik ini sering kali dianggap diskriminatif karena mengabaikan kemampuan […]

  • Tren Fashion Selebriti Hollywood Di Red Carpet

    Tren Fashion Selebriti Hollywood Di Red Carpet

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tren fashion selebriti Hollywood di red carpetLebih dari sekadar pakaian, penampilan di red carpet merupakan pernyataan seni, sebuah refleksi dari tren terkini, serta cerminan dari kepribadian sang pemakai. Dari gaun rancangan desainer ternama hingga aksesori yang memukau, setiap detail diperhatikan dengan cermat untuk menciptakan penampilan yang tak terlupakan. Mari kita telusuri beberapa tren […]

  • Gus Afif Sebut PT KAI Jegal Hak Dasar Hidup Warga Surabaya

    Gus Afif Sebut PT KAI Jegal Hak Dasar Hidup Warga Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 295
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Krisis akses air bersih di Surabaya Utara kembali menjadi perhatian publik. Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, M Faridz Afif, mengungkapkan temuan penting saat melakukan reses. Banyak warga yang masih kesulitan mengakses layanan air bersih dari Perumda Air Minum Surya Sembada (PDAM), terutama mereka yang belum dapat memenuhi syarat legal administrasi akibat status […]

  • Investigasi Korupsi Whoosh PRESIDEN PRABOWO Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya: Tantangan Utang dan Peluang Konektivitas Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek kereta cepat yang awalnya diharapkan menjadi ikon transportasi modern Indonesia kini menghadapi tantangan besar terkait utang dan restrukturisasi pendanaan. Meski begitu, pemerintah tetap mempertimbangkan rencana pengembangan jalur kereta cepat dari Jakarta hingga Surabaya sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas antar daerah. Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan […]

expand_less