Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Persebaya Surabaya Tantang Borneo FC Tanpa Rivera, Bonek: Imbang Sama dengan Menang

Persebaya Surabaya Tantang Borneo FC Tanpa Rivera, Bonek: Imbang Sama dengan Menang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM  – Klub Persebaya Surabaya mengalami kerugian signifikan setelah Francisco Rivera dipastikan tidak bisa tampil hingga pertandingan penting melawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026. Kondisi ini terjadi saat Green Force sedang berupaya memperbaiki performa dan stabilitasnya setelah kehilangan pelatih utama, Eduardo Perez.

Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC memang membawa satu poin, namun penampilan tim masih belum menunjukkan kestabilan. Persebaya Surabaya kini berada di peringkat kedelapan dalam klasemen sementara dengan 17 poin.

Masalah semakin memburuk setelah Rivera menerima hukuman tambahan dari Komite Disiplin PSSI. Ia dianggap melakukan pelanggaran berat dalam pertandingan melawan Persik Kediri pada 7 November 2025 dan diberi larangan tampil selama dua laga serta denda sebesar Rp 10 juta.

Sanksi tambahan ini menyebabkan total kehadiran Rivera mencapai tiga pertandingan sejak laga melawan Arema FC. Ia hanya mampu bermain dalam pertandingan tunda melawan PSM Makassar, tetapi kembali harus absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC.

Kehadiran Rivera membuat lini tengah Persebaya Surabaya terganggu karena perannya sangat penting dalam mengatur alur permainan. Ia menjadi penggerak kreativitas yang selama ini menjadi jembatan utama antara lini tengah dan lini serang.

Banyak penggemar Bonek menyampaikan pendapat dengan nada kekecewaan namun tetap berharap Rivera dapat memetik pelajaran berharga dari hukuman tersebut.

“Semoga menjadi pelajaran bagi Rivera,” kata seorang Bonek yang berharap pemain asal Meksiko tersebut tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Kekhawatiran muncul juga mengenai pertandingan melawan Borneo FC yang dikenal sulit dikalahkan, terutama ketika Persebaya Surabaya kehilangan pemain andalannya.

“Waduh lawan Borneo tanpa Rivera mendapat pukulan keras bagi Persebaya ???? semoga saja ISO Jol????,” tulis seorang Bonek yang merasa situasinya tidak menguntungkan.

Beberapa pendukung secara realistis menilai peluang Persebaya Surabaya dalam pertandingan penting tersebut.

“Lawan Borneo berat, cukup seimbang saja seperti menang,” kata salah seorang Bonek yang menggambarkan kesulitan pertandingan tanpa Rivera.

Banyak yang merasakan betapa kehilangan Rivera memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan lini tengah. “Lawan Borneo tanpa Rivera,” kata seorang Bonek singkat, namun menunjukkan tingginya rasa khawatir.

Beberapa penggemar kemudian membandingkan Rivera dengan Bruno yang dianggap memiliki pengendalian emosi yang lebih baik saat berada di lapangan.

“Bruno meskipun sering emosi tapi lebih mampu mengendalikan perasaannya dan tidak ingin melakukan hal yang merugikan tim,” komentar seorang Bonek lain yang menunjukkan harapan terhadap pemain cadangan.

Situasi ini menunjukkan seberapa besar Bonek memahami pentingnya disiplin dalam momen-momen krusial seperti pertandingan melawan Borneo FC. Mereka mengharapkan seluruh pemain bermain optimal tanpa tindakan yang bisa merugikan tim.

Sebagai pemain yang lahir di San Luis Potosí, Meksiko, Rivera dikenal memiliki gaya bermain khas Amerika Latin yang penuh semangat dan tekad. Dengan tinggi 1,70 meter dan kemampuan menggunakan kaki kiri secara dominan, ia mampu bermain efektif sebagai gelandang serang, gelandang tengah, atau bahkan winger kiri.

Rivera memperkuat Persebaya Surabaya sejak 1 Juli 2024 dengan masa kontrak hingga 31 Mei 2026. Nilai pasar yang mencapai Rp7,82 miliar menunjukkan kualitas dan kontribusi yang telah ia berikan selama ini.

Kehadiran Rivera membuat pelatih sementara Persebaya Surabaya berpikir keras untuk menemukan komposisi terbaik di lini tengah. Mereka perlu mencari sosok yang mampu menggantikan perannya meski tidak sepenuhnya mampu menyamai kreativitas Rivera.

Borneo FC menjadi tantangan berat yang muncul pada waktu yang tidak tepat bagi Persebaya Surabaya. Tim perlu tampil lebih disiplin, efisien, dan strategis agar dapat mengurangi dampak dari kehilangan gelandang kreatif mereka.

Penggemar juga menyadari pertandingan ini bisa menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan pemain lain yang jarang mendapat kesempatan bermain penuh. Tekanan besar justru sering memicu kejutan positif dari para pemain muda Persebaya Surabaya.

Keadaan ini akhirnya membuat Persebaya Surabaya memasuki tahap krusial dalam menentukan jalannya kompetisi. Mereka perlu waspada menjaga psikologis dan memanfaatkan setiap kesempatan agar tidak kembali kehilangan poin.

Rivera diharapkan kembali lebih dewasa setelah menjalani hukuman dan evaluasi. Perannya tetap sangat penting bagi Persebaya Surabaya dalam meningkatkan kinerja tim pada sisa musim. Bonek masih memberikan dukungan penuh, tetapi berharap Rivera mampu lebih mengendalikan emosinya demi kebaikan tim.

Kehadiran Rivera yang absen hingga melawan Borneo FC menjadi kerugian besar, namun Persebaya Surabaya dianggap mampu menemukan solusi untuk tetap bertahan dan bangkit. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus-Gus 18 Kecamatan Silaturahmi dengan Wabup Sidoarjo, Bahas Persoalan Daerah dari Perspektif Pembangunan di Sidoarjo

    Gus-Gus 18 Kecamatan Silaturahmi dengan Wabup Sidoarjo, Bahas Persoalan Daerah dari Perspektif Pembangunan di Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Suasana hangat penuh keakraban terlihat dalam pertemuan antara Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana dengan para tokoh muda pesantren, Senin malam (6/4/2026).dikediaman Rumah Dinas Jl. Sultan Agung Sidoarjo Sekitar 25 “Gus” yang berasal dari 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo berkumpul dalam agenda silaturahmi sekaligus sarasehan. Kegiatan yang berlangsung secara santai namun penuh makna ini […]

  • OTT KPK KPK , Korupsi Dana Hibah Jawa Timur

    OTT KPK Kembali Dilakukan di Dua Wilayah Berbeda

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dalam beberapa waktu terakhir. Operasi ini tidak hanya dilakukan di wilayah Madiun, Jawa Timur, tetapi juga mencakup daerah Pati, Jawa Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga anti-korupsi tersebut semakin giat melakukan pencegahan dan penindakan terhadap praktik korupsi yang terjadi di berbagai lini pemerintahan. OTT […]

  • Pemblokiran Layanan untuk Mantan Suami yang Tidak Memenuhi Kewajiban Nafkah di Surabaya

    Pemblokiran Layanan untuk Mantan Suami yang Tidak Memenuhi Kewajiban Nafkah di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemblokiran layanan administrasi kependudukan terhadap 8.180 mantan suami di Kota Surabaya menjadi perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan aktivis sosial. Langkah ini dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) sebagai upaya memastikan para mantan suami memenuhi kewajiban nafkah kepada anak setelah perceraian. Fenomena Ketidakhadiran Peran Ayah Pasca Perceraian Ketidakhadiran peran […]

  • Pemkab Ponorogo, ASN,Ramadan 1447 H

    Pemprov Jatim Terapkan WFH untuk ASN, DPRD Dukung Kebijakan Hemat Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Rabu mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur. Langkah ini dianggap sebagai upaya efisien dalam penggunaan sumber daya dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Dukungan DPRD Jatim terhadap […]

  • Jelang M7 MLBB World Championship 2025, ini 4 tim Mobile Legends terkuat yang difavoritkan jadi juara

    Jelang M7 MLBB World Championship 2025, ini 4 tim Mobile Legends terkuat yang difavoritkan jadi juara

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 288
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – M7 MLBB World Championship 2025 menjadi turnamen paling dinanti penggemar Mobile Legends dari berbagai negara awal tahun depan. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ajang dunia ini, sekaligus menegaskan statusnya sebagai kiblat esports Mobile Legends global. Turnamen ini menghadirkan 16 tim terbaik dunia dengan format kompetitif ketat dan hadiah total mencapai USD1 juta. Jelang dimulainya […]

  • Kehadiran dan Kontribusi Megawati dalam Timnas Voli Indonesia

    Kehadiran dan Kontribusi Megawati dalam Timnas Voli Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Megawati Hangestri Pertiwi, seorang atlet voli yang dikenal sebagai bagian penting dari lini serang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, resmi mengundurkan diri dari tim. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi kesehatan serta rencana karier dan kehidupan pribadi di masa depan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli […]

expand_less