Perayaan Hari Pahlawan di Surabaya: Lari Heroik hingga Mob Herock, Inilah Cara Surabaya Merayakan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 7 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Hari Pahlawan di Kota Surabaya tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi ajang untuk membangkitkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Berbagai kegiatan telah disiapkan oleh Pemkot Surabaya untuk menyemarakkan peringatan tahun ini, dengan fokus pada pendidikan dan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat.
Rangkaian Kegiatan yang Menarik
Beberapa kegiatan utama yang digelar dalam rangka Hari Pahlawan antara lain Heroic Trek, Cangkruk Juang, Herock Mob, dan Night at the Museum. Setiap kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif sekaligus hiburan, sehingga mampu menarik minat peserta dari berbagai usia.
Heroic Trek adalah salah satu program yang bertujuan untuk mengenalkan sejarah perjuangan para pahlawan kepada pelajar SMP. Dalam kegiatan ini, siswa diajak berkunjung ke tempat-tempat bersejarah seperti Museum Tugu Pahlawan, Gedung Mandiri, dan Viaduk. Mereka juga diberi penjelasan tentang kondisi masa lalu, sehingga dapat lebih memahami makna perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan.
Cangkruk Juang yang digelar di kawasan Tugu Pahlawan pada 31 Oktober hingga 1 November lalu juga menjadi daya tarik tersendiri. Di sana, masyarakat dapat menikmati makanan tradisional, acara hiburan, serta pertunjukan ludruk dan musik yang berkaitan dengan tema kepahlawanan. Acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang semangat juang.
Herock Mob: Hiburan yang Menggema
Pada hari Sabtu (8/11/2025), akan digelar Herock Mob di kawasan Kota Lama Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh para pecinta musik rock yang ingin mengekspresikan semangat perjuangan melalui lagu-lagu yang mereka bawakan. Tahun lalu, acara ini dihadiri oleh 100 peserta, namun kali ini jumlahnya diperkirakan meningkat hingga 300 orang. Peserta membawa alat musik masing-masing dan tampil dengan lagu-lagu perjuangan, menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme.
Kegiatan Edukasi dan Hiburan
Selain itu, ada juga Sekolah Kebangsaan Gross Museum dan Night at the Museum di Tugu Pahlawan. Kedua kegiatan ini menghadirkan pameran, musik, kuliner tradisional, serta kisah tokoh perjuangan seperti Mbok Dar Mortir, juru masak para pejuang Surabaya. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang nilai-nilai perjuangan yang harus terus dilestarikan.
Tujuan Membangun Semangat Kebangsaan
Menurut Hidayat Syah, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, tujuan utama dari semua kegiatan ini adalah untuk menanamkan semangat kebangsaan dan mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan kepada anak-anak muda. Ia menekankan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar memperingati tanggal 10 November, tetapi juga menghayati makna dan nilai perjuangan arek-arek Suroboyo.
Surabaya sebagai Kota Pahlawan tidak hanya dikenal karena sejarah pertempurannya, tetapi juga karena semangat warganya dalam mempertahankan dan membangun kota. Pembangunan kota harus dilakukan dengan semangat keguyuban dan kebersamaan, sebagaimana semangat arek-arek Suroboyo di masa perjuangan. ***





Saat ini belum ada komentar