Peran Masyarakat dalam Melestarikan Spesies Langka Kakatua Jambul Kuning, Warga Sumenep Tanam Kelengkeng
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 menit yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Warga Desa Pulau Masakambing, Kecamatan Pulau Malembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pulau yang menjadi habitat burung langka. Upaya mereka melibatkan penanaman ratusan pohon kelengkeng sebagai bentuk perawatan lingkungan yang berkelanjutan.
Penanaman Pohon untuk Menjaga Ekosistem
Burung kakatua jambul kuning abbotti, yang merupakan spesies endemik, hanya ditemukan di Pulau Masakambing. Populasi mereka terus menurun karena keterbatasan sumber daya alam dan perubahan lingkungan. Untuk mengatasi ini, warga setempat melakukan penanaman pohon kelengkeng agar dapat menjadi sumber pakan dan tempat berteduh bagi burung tersebut.
Pohon kelengkeng tidak hanya memberi manfaat bagi satwa liar, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Buahnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan, menciptakan hubungan timbal balik antara manusia dan alam.
Kesadaran Bersama untuk Pelestarian Alam
Anggota DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, menyatakan bahwa keberadaan kakatua jambul kuning membuat Pulau Masakambing menjadi kawasan ekonomi esensial yang perlu dijaga. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan hidup satwa langka.
Menurut Darul, pelestarian satwa bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Ia menyarankan adanya kolaborasi lebih kuat antara warga, pelajar, dan kelompok sadar lingkungan untuk memastikan program penanaman berjalan secara berkelanjutan.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Program penanaman pohon di Pulau Masakambing mendapat dukungan dari berbagai pihak. Anggota BPD Desa Pulau Masakambing, Yudhi, menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan secara gotong royong. Ia menilai bahwa penambahan tutupan hijau sangat penting untuk menjaga ketersediaan pakan dan ruang hidup bagi kakatua jambul kuning abbotti.
Selain itu, pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pohon tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem pulau. Dengan pendekatan yang terstruktur dan partisipatif, masyarakat berharap bisa mengembalikan populasi burung langka tersebut ke tingkat yang lebih stabil.
Pentingnya Konsistensi dalam Upaya Pelestarian
Penanaman pohon dianggap sebagai langkah konkret yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk melestarikan satwa langka. Dengan konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, harapan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem Pulau Masakambing semakin kuat.
Komitmen warga dalam menjaga keberagaman hayati menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana namun berdampak besar. Dengan upaya bersama, Pulau Masakambing bisa menjadi contoh nyata dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan kehidupan satwa langka. ***





Saat ini belum ada komentar