Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Akademisi FH Untag: Putusan MKD terhadap Adies Kadir Sudah Tepat dan Proporsional

Akademisi FH Untag: Putusan MKD terhadap Adies Kadir Sudah Tepat dan Proporsional

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Pengamat hukum politik dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sultoni Fikri, menilai keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI terkait kasus Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir, sudah tepat, proporsional, dan selaras dengan prinsip keadilan etik parlemen.

Menurut Sultoni, pernyataan Adies yang sempat menuai polemik di ruang publik seharusnya dipahami sebagai “slip of the tongue”, atau kekeliruan berbicara spontan yang tidak memiliki unsur kesengajaan maupun niat merendahkan pihak lain.

“Yang terjadi pada Bapak Adies Kadir jelas dapat dikategorikan sebagai slip of the tongue, bukan pelanggaran etik. Kekeliruan itu spontan dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung atau merendahkan pihak lain,” ujar Sultoni di Surabaya, Rabu (5/11/2025).

Ia menegaskan, berdasarkan Pasal 20 ayat (2) Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2015, pelanggaran etik baru dapat dinilai sah jika mengandung unsur pelanggaran hukum, pelanggaran tata tertib, atau tindakan yang secara substansial menurunkan martabat lembaga. Karena pernyataan Adies telah diklarifikasi secara terbuka dan tidak menimbulkan akibat hukum, maka kasus tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai pelanggaran etik.

“Pernyataan beliau lebih tepat dipahami sebagai kekeliruan yang telah terkoreksi secara etis dan komunikatif,” lanjut peneliti di Nusantara Center for Social Research itu.

Table of Contents

Respons Cepat Adies Dinilai Bentuk Kedewasaan Etik

Sultoni mengapresiasi langkah cepat Adies Kadir yang segera memberikan klarifikasi sehari setelah pernyataannya menjadi sorotan publik. Menurutnya, tindakan itu mencerminkan tanggung jawab moral dan kedewasaan etik seorang pejabat publik dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Respons cepat terhadap kesalahan komunikatif menunjukkan adanya kesadaran moral dan tanggung jawab institusional. Itu sejalan dengan prinsip responsible speech dalam ruang demokrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sultoni menegaskan tidak ada unsur pelanggaran substansial dalam kasus ini jika merujuk pada Undang-Undang MD3 dan Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2015. Ia menilai, munculnya polemik lebih disebabkan oleh penyebaran potongan video tanpa konteks penuh di media sosial yang memicu kesalahpahaman publik.

“Yang dinilai dalam pelanggaran etik adalah niat dan akibat hukum. Karena MKD telah memeriksa secara objektif dan menyatakan beliau tidak bersalah, maka persoalan ini selesai secara hukum dan etik,” ungkapnya.

MKD Dinilai Terapkan Prinsip Fair Trial dalam Ranah Etik

Sultoni menambahkan, MKD DPR RI telah mengambil langkah yang edukatif dan proporsional, sehingga keputusan tersebut menjadi preseden baik bagi penegakan etik di lembaga legislatif. Ia menilai penting agar mekanisme etik tidak disalahgunakan sebagai alat politik atau upaya pembunuhan karakter.

“Keputusan MKD yang menyatakan Adies Kadir tidak bersalah adalah penerapan prinsip fair trial dalam ranah etik parlemen,” tegasnya.

Klarifikasi Adies Jadi Teladan Akuntabilitas Pejabat Publik

Di akhir pandangannya, Sultoni menilai langkah cepat Adies dalam memberikan klarifikasi publik merupakan contoh nyata penerapan budaya akuntabilitas dan integritas pejabat negara.

“Beliau telah menunjukkan bahwa pejabat publik yang berani mengakui dan memperbaiki kekeliruan adalah pejabat yang memahami makna akuntabilitas. Itu contoh bahwa tanggung jawab moral adalah fondasi utama etika pejabat negara,” pungkasnya. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lintas Lombok-Bali Tanggal 28 Maret 2026

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lintas Lombok-Bali Tanggal 28 Maret 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayanan kapal penyeberangan antara Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali, beroperasi sepanjang hari. Rute ini dilayani oleh sejumlah kapal feri yang berangkat dari kedua arah. Pada Sabtu, 28 Maret 2026, terdapat 16 kapal feri yang melayani rute Lembar ke Padangbai, sementara 13 kapal feri mengangkut […]

  • Gaji Pensiunan PNS Naik 12 Persen, Ini Rincian Sesuai Golongan!

    Gaji Pensiunan PNS Naik 12 Persen, Ini Rincian Sesuai Golongan!

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kenaikan Gaji Pensiunan ASN Tahun 2025: Sebuah Langkah Penting untuk Kesejahteraan DIAGRAMKOTA.COM – Tahun 2025 menjadi momen penting bagi jutaan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia. Pemerintah terus memperkuat kebijakan kesejahteraan, tidak hanya bagi ASN aktif, tetapi juga bagi mereka yang telah purna tugas. Salah satu hal yang menarik perhatian publik adalah kenaikan gaji […]

  • DPRD Provinsi Jawa Barat

    Moratorium Izin Galian C Masih Berlaku di Jabar, DPRD Soroti Hak Warga Garut yang Terancam

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Meningkatnya aktivitas penggalian C di beberapa wilayah Kabupaten Garut mendapat perhatian tajam dari Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Ahab Sihabudin. Politisi asal Garut ini menilai, masalah terkait izin pertambangan tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah kabupaten untuk mengabaikan tanggung jawabnya terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat sekitar. Ahab menekankan bahwa izin galian C […]

  • Epy kusnandar

    Ucapan Terakhir Epy Kusnandar: Wejangan ‘Lauhul Mahfudz’ yang Diunggah Istri di Instagram

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepergian aktor senior Epy Kusnandar (61), atau yang kita kenal sebagai Kang Mus, meninggalkan luka mendalam bagi dunia hiburan. Namun, duka paling terasa datang dari sang istri, Karina Ranau, yang dengan pilu membagikan momen dan pesan terakhir suaminya melalui akun Instagram pribadinya, @karinaranau9. Karina tak hanya mengumumkan kabar duka, tetapi juga mengisahkan momen-momen […]

  • Kebakaran Gedung Terra Drone: Daftar 22 Korban Meninggal Dunia

    Kebakaran Gedung Terra Drone: Daftar 22 Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebakaran yang terjadi di Gedung Perkantoran Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025) pukul 12.43 WIB, menimbulkan dampak yang sangat signifikan. Kejadian ini mengakibatkan 22 korban meninggal dunia dan 54 orang selamat. Dari jumlah tersebut, satu korban luka berat telah dirujuk ke Rumah Sakit Islam untuk perawatan […]

  • Pelatih Silat Sumenep Kembangkan Kompetensi di Penataran Jawa Timur

    Pelatih Silat Sumenep Kembangkan Kompetensi di Penataran Jawa Timur

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pelatih pencak silat asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengikuti penataran yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam pengembangan kapasitas para pelatih cabang olahraga tersebut. Dengan penataran selama empat hari, mulai dari tanggal 22 hingga 25 Januari 2026, peserta mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan […]

expand_less