Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pertarungan Komunikasi Publik Elite KDM vs Purbaya

Pertarungan Komunikasi Publik Elite KDM vs Purbaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Komunikasi terbuka yang terjadi antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan positif dari pakar komunikasi dan public speaker ternama, Helmy Yahya.

Helmy menilai interaksi keduanya, terutama dalam mengklarifikasi isu dana daerah yang mengendap, adalah tontonan yang edukatif dan menunjukkan level akuntabilitas publik yang tinggi.

Dalam diskusi bersama Ahmad Sahal di kanal YouTube Cokro TV pada Rabu (29/10/2025), Helmy Yahya secara eksplisit memuji kemampuan komunikasi kedua pejabat tersebut, meski dengan gaya yang berbeda.

“Saya pikir andai saja pejabat-pejabat kita itu punya kemampuan komunikasi publik seperti itu, wow dahsyat, Pak. Semuanya terang benderang,” ujar Helmy.

Helmy Yahya menyoroti insiden ketika Purbaya mengungkap data adanya dana pemerintah daerah yang mengendap di bank. Data ini kemudian ditanggapi langsung oleh KDM.

Helmy menegaskan bahwa apa yang terjadi bukanlah konflik, melainkan proses klarifikasi yang sehat.

“Saya senang betul begitu mereka menyelesaikannya dengan elegan. Publik, saya pikir masyarakat mendapatkan tontonan dua orang yang mumpuni dalam melakukan komunikasi publik,” katanya.

Helmy mengapresiasi langkah KDM yang tidak membantah, tetapi segera mengklarifikasi dengan mendatangi BI (Bank Indonesia) untuk memastikan bahwa dana yang dimiliki Pemprov Jabar sebagian besar berbentuk Giro untuk pembayaran proyek yang belum tuntas, bukan deposito yang bunganya mengalir ke mana-mana.

“Poinnya soal pentingnya klarifikasi secara publik. Dan pentingnya mampu untuk menjelaskan. Dan ini yang diuntungkan publik, rakyat, karena ada transparansi,” tegas Helmy Yahya.

Gaya komunikasi yang berbeda, sama-sama kuat, Helmy Yahya menganalisis kedua tokoh tersebut:

Menkeu Purbaya: Helmy mengakui gaya Purbaya yang awalnya dianggap “koboy” dan mengagetkan karena berbeda jauh dengan Menkeu sebelumnya.

Namun, Helmy yakin Purbaya adalah player di bidang keuangan yang patuh pada arahan Presiden, dan gayanya yang blak-blakan justru berhasil menertibkan berbagai masalah fiskal dan pajak.

Gubernur KDM: KDM disebut Helmy sebagai master media sosial. Meskipun sering dituduh “pencitraan” karena rutin mengunggah video (bahkan tiga video sehari), Helmy menilai apa yang dilakukan KDM adalah bagian dari akuntabilitas publik.

“Itu adalah kita mengabarkan apa yang kita lakukan, apa yang kita capai, agenda kita, prestasi kita dalam bekerja,” ujar Helmy, yang juga pernah menjadi public figure.

Menyikapi fenomena ini, Helmy Yahya secara umum mengkritik rendahnya kualitas public speaking dan komunikasi di kalangan pejabat publik.

Ia menyayangkan karena tidak ada uji kompetensi komunikasi sebelum seseorang menjabat, padahal kesalahan komunikasi dapat menyakiti rakyat.

Helmy menjelaskan, komunikasi tidak hanya soal berbicara (speaking), tetapi juga mencakup tiga pilar lainnya:

1. Mendengar (Listening): Kemampuan pejabat untuk sungguh-sungguh mendengarkan tanpa menghakimi.

2. Membaca (Reading): Banyak kesalahan respons terjadi karena pejabat salah membaca konteks atau data.

3. Menulis (Writing): Kesalahan dalam menulis pun sering menimbulkan salah tafsir.

Helmy menyimpulkan, bagi pemimpin yang tidak jago bicara, mereka harus memanfaatkan tools lain seperti media sosial, dan tim yang kuat.

Bahkan menurut Helmy teknologi AI dapat digunakan untuk bercerita (storytelling) mengenai hasil kerjanya, mencontoh sosok seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang jarang berbicara namun deliver hasil.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo Prabowo Ingatkan Jaksa dan Polisi Prabowo Tandatangani UU Perubahan Hukuman

    Presiden Prabowo Kritik Kepala Daerah yang Tidak Siap Hadapi Krisis: Lari Saja Tidak Masalah

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti pentingnya tanggung jawab para kepala daerah dalam menghadapi situasi darurat. Pernyataan ini muncul setelah seorang bupati di Aceh Selatan diketahui melakukan perjalanan umrah tanpa izin saat wilayahnya sedang dilanda bencana banjir dan longsor. Pernyataan tajam Prabowo disampaikan saat ia memimpin rapat terbatas untuk menangani bencana di Banda Aceh. Ia […]

  • Polres Tulungagung Amankan 39 Balon Udara Selama Lebaran 2025

    Polres Tulungagung Amankan 39 Balon Udara Selama Lebaran 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 344
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Tulungagung Polda Jatim bersama PLN dan TNI berhasil menyita 39 balon udara selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446H. Puluhan balon udara yang meresahkan masyarakat tersebut disita saat Polres Tulungagung Polda Jatim menggelar razia gabungan bersama TNI dan PLN. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers oleh Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi yang […]

  • Strategi Real Madrid Menghadapi Elche

    Strategi Real Madrid Menghadapi Elche

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Real Madrid akan kembali berlaga di Liga Spanyol setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Manchester City dalam pertandingan Liga Champions. Kini, mereka harus menghadapi Elche yang berada di posisi ke-17 klasemen sementara. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Los Blancos untuk memperbaiki performa mereka setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Getafe. Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, […]

  • Pemilih Muda Naik, Elite Lama Diuji: PDIP Jatim Tata Ulang Mesin Politik

    Pemilih Muda Naik, Elite Lama Diuji: PDIP Jatim Tata Ulang Mesin Politik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Jawa Timur secara serentak akan digelar pada 20–21 Desember 2025 tidak hanya menandai agenda rutin organisasi. Di internal partai, forum ini dibaca sebagai arena awal penataan kekuatan politik menjelang Pilkada dan Pemilu berikutnya, sekaligus ujian nyata bagi agenda regenerasi kepemimpinan. Secara resmi, DPD […]

  • Film Sorop

    Menyingkap 7 Fakta Film Sorop: Rumah Tua Belanda dan Kejadian Aneh Saat Syuting

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 850
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film Sorop telah menarik perhatian para pecinta film horor dengan alur ceritanya yang penuh misteri dan suasana mencekam. Film Sorop tayang di bioskop Indonesia mulai 19 Desember 2024. Film garapan MD Pictures itu akan hadir dalam genre horor psikologis yang menggugah rasa penasaran dan penuh ketegangan. Film Sorop menandai kolaborasi kali pertama Upi […]

  • Anggaran 2026, Tidak Ada Pengurangan Kuota KJP dan KJMU

    Anggaran 2026, Tidak Ada Pengurangan Kuota KJP dan KJMU

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Program KJP dan KJMU Tetap Dijaga dalam Anggaran 2026 Komisi E DPRD DKI Jakarta memastikan bahwa program bantuan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat, yaitu Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), tidak mengalami pengurangan kuota maupun anggaran dalam tahun anggaran 2026. Meskipun terjadi penurunan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta […]

expand_less