Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Penolakan Warga Graha Famili Menguat, Proyek Café The Nook Dinilai Langgar Aturan Fasum

Penolakan Warga Graha Famili Menguat, Proyek Café The Nook Dinilai Langgar Aturan Fasum

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Gelombang penolakan terhadap rencana perubahan lahan fasilitas umum (fasum) di Perumahan Graha Famili, Kecamatan Wiyung, menjadi area komersial Café The Nook, terus menguat. Berdasarkan hasil rekapitulasi kuesioner yang dilakukan pengurus lingkungan, mayoritas warga Graha Famili menolak proyek tersebut karena dianggap menyalahi aturan dan berpotensi mengganggu ketertiban kawasan perumahan.

Perwakilan RT Graha Famili, Alexander, mengungkapkan bahwa hasil survei internal menunjukkan tingkat persetujuan warga terhadap perubahan fasum tidak mencapai 10 persen. Data yang dihimpun, tegasnya, hanya mencakup pemilik sah rumah, bukan penyewa.

“Dari hasil rekap kami, yang menyetujui perubahan fasum menjadi area komersial jumlahnya di bawah 10 persen. Kami pastikan datanya valid karena hanya dari pemilik rumah, bukan penyewa,” ujar Alexander, Senin (6/10/2025).

Hasil Survei Warga Bertentangan dengan Klaim Pengembang

Alexander menjelaskan, survei dilakukan melalui grup WhatsApp RT dan pembagian formulir langsung di Monopole Café Graha Famili. Formulir tersebut berisi kolom identitas, status kepemilikan, serta pilihan “setuju” atau “tidak setuju” terhadap perubahan fungsi lahan fasum.

Menurutnya, hasil survei warga justru bertolak belakang dengan klaim PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) selaku pengembang yang menyebut telah memperoleh persetujuan dua pertiga dari pemilik lahan.

“Kalau syarat perubahan fasum harus disetujui dua pertiga pemilik lahan, kami ingin tahu dasar PT SAS bisa mengklaim itu. Karena dari survei kami, datanya jauh dari angka tersebut,” tegasnya.

Dasar Hukum Perubahan Fasum Diatur Jelas dalam Perwali 52/2017

Alexander menegaskan bahwa ketentuan mengenai persetujuan warga sudah diatur tegas dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 52 Tahun 2017 tentang Pedoman Teknis Pengendalian Pemanfaatan Ruang untuk Pendirian Bangunan.

Dalam Pasal 15 ayat (4) disebutkan, proses perubahan rencana tata bangunan (replanning) hingga penerbitan Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) perubahan wajib memperoleh persetujuan minimal dua pertiga dari pemilik lahan yang telah terjual.

“Kalau syarat dua pertiga itu belum terpenuhi, maka replaning tidak bisa dilakukan. Jadi pembangunan Café The Nook seharusnya belum bisa berjalan,” jelas Alexander.

Warga Siapkan Langkah Resmi ke DPRD dan Pemkot

Alexander menyebut, hasil survei tersebut akan dijadikan bahan resmi warga untuk disampaikan kepada Komisi A DPRD Surabaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Warga menegaskan penolakan ini bukan sekadar emosional, melainkan upaya menjaga fungsi sosial fasum dan ketertiban lingkungan.

“Kami ingin lingkungan Graha Famili tetap tenang dan tertata. Fasum harus digunakan sebagaimana mestinya, bukan diubah jadi kawasan bisnis,” tegasnya.

Pengembang Klaim Sudah Siapkan Lahan Pengganti

Sementara itu, General Manager PT SAS, Veronika Puspita, menyatakan pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dengan warga. Ia memastikan seluruh proses perizinan proyek sudah sesuai aturan dan menegaskan bahwa lahan fasum yang dipersoalkan telah disiapkan penggantinya.

“Tukar guling fasum sudah kami siapkan seluas 7.700 meter persegi di kawasan Graha Famili. Tidak mungkin kami tidak siapkan karena itu syarat wajib,” kata Veronika usai hearing dengan Komisi A beberapa waktu lalu.

Veronika menambahkan, dokumen perizinan proyek Café The Nook sudah lengkap, mulai dari SKRK, PBG, PBB, hingga Amdalalin. Meski begitu, PT SAS menyatakan akan tunduk pada hasil rapat jika diminta menghentikan sementara pembangunan.

“Kami optimistis proyek tetap berlanjut karena ini produk hukum yang sudah disahkan pemerintah,” tandasnya.

Harapan Warga Graha Famili: Pemkot Tegas dan Transparan

Warga berharap Pemkot Surabaya menindaklanjuti laporan dan menghentikan sementara pembangunan hingga seluruh proses administratif benar-benar sesuai dengan Perwali 52/2017.

Bagi warga Graha Famili, persoalan ini bukan sekadar menolak kafe, tapi mempertahankan hak mereka atas lingkungan hunian yang tenang, tertib, dan sesuai peruntukan tata ruang. [@]

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengabdi Setan

    Jadwal Acara TV Spesial Tahun Baru 2026: Pengabdi Setan Tayang di Movievaganza TRANS7

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, para penggemar hiburan dan informasi akan disajikan dengan berbagai tayangan menarik yang siap memenuhi kebutuhan hiburan sepanjang hari. Berbagai stasiun televisi menyediakan program yang bervariasi mulai dari berita, film, hingga tayangan anak-anak. Tayangan Film Spesial di TRANS 7 Salah satu acara yang paling dinantikan adalah Movievaganza Spesial […]

  • Awal Bulan Syakban 1447 H oleh Nahdlatul Ulama

    Penetapan Awal Bulan Syakban 1447 H oleh Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nahdlatul Ulama (NU) telah menetapkan awal bulan Syakban 1447 Hijriyah jatuh pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Keputusan ini didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan pada Senin Legi, 29 Rajab 1447 H bertepatan dengan 19 Januari 2026 M. Pengumuman resmi tentang penentuan awal bulan Syakban dikeluarkan oleh Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama […]

  • Pemkab Ponorogo, ASN,Ramadan 1447 H

    Ini Tanggapan Dirjen Nunuk Terkait Alih Status Guru PPPK Jadi PNS

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masalah perubahan status guru sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kepada pegawai negeri sipil (PNS) terus diungkapkan. Tidak hanya guru, profesi lainnya juga mengharapkan hal yang sama. Mengikuti arahan para guru, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Guru (GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) Nunuk Suryani mengatakan bahwa ia dapat memahami keinginan tersebut. […]

  • Program Sekolah Rakyat Disorot, DPRD Jatim Ingatkan Peran Keluarga dan Guru

    Program Sekolah Rakyat Disorot, DPRD Jatim Ingatkan Peran Keluarga dan Guru

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 243
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, Program sekolah rakyat di Jawa Timur mendapat sorotan tajam dari DPRD Provinsi Jatim menyusul fenomena mundurnya sejumlah siswa dan guru dari lembaga pendidikan tersebut. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, menilai kondisi ini sebagai sinyal perlunya evaluasi tata kelola secara menyeluruh.(11/08/25 ) Menurut Puguh, saat ini Pemprov Jatim membina hampir […]

  • DP3AK Jatim Cetak Ojol Perempuan Tangguh Lewat Gashuku Jujitsu

    DP3AK Jatim Cetak Ojol Perempuan Tangguh Lewat Gashuku Jujitsu

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 222
    • 0Komentar

    DIIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 40 pengemudi ojek online perempuan mengikuti Gashuku Jujitsu Srikandi IJI Jawa Timur yang digelar di Klurak Ecopark Pacet, Mojokerto, pada 10–11 Mei 2025. Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur sebagai bentuk pembinaan dan pemberdayaan perempuan pekerja sektor informal. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas […]

  • Eduardo Perez Bongkar Jimat Lawan Persija! Persebaya Serang GBT dengan Ganas

    Eduardo Perez Bongkar Jimat Lawan Persija! Persebaya Serang GBT dengan Ganas

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Persiapan Matang Persebaya Surabaya Menghadapi Persija Jakarta DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), yang akan digelar pada Sabtu (18/10/2025) mendatang. Pelatih Persebaya, Eduardo Perez Moran, mengungkapkan strategi dan pendekatan yang digunakan dalam mempersiapkan timnya untuk laga penting ini. Eduardo menegaskan bahwa […]

expand_less