Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Oknum Polisi Dilaporkan Lakukan kekerasan Verbal terhadap Buruh Tambak di Sidoarjo

Oknum Polisi Dilaporkan Lakukan kekerasan Verbal terhadap Buruh Tambak di Sidoarjo

  • account_circle Adis
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang oknum polisi berinisial P dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Timur. Ia diduga melakukan kekerasan verbal dan pengancaman terhadap tiga buruh tambak di wilayah Jabon, Sidoarjo.

Laporan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum penyewa tambak, Muhammad Shobur, pada Selasa (30/10/2025) sore. “Kami resmi melaporkan oknum polisi berinisial P yang bertugas di Polda Jatim atas dugaan tindakan pengancaman,” ujar Shobur di Mapolda Jatim.

Menurutnya, insiden itu terjadi pada 11 Oktober 2025 di area tambak yang berlokasi di Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon. Saat itu, ketiga buruh yang dipekerjakan kliennya, Agung, tengah beraktivitas seperti biasa di tambak seluas sembilan hektare.

“Tiba-tiba datang seseorang yang mengaku anggota Polda Jatim. Ia memerintahkan para buruh untuk segera meninggalkan lokasi dan berhenti bekerja,” jelas Shobur.

Lebih lanjut, Shobur menyebut oknum tersebut melontarkan ancaman serius. “Kalau tidak pergi, akan ditembak dan dibuang ke alas. Bahkan disebut-sebut anak dan istri para buruh juga akan diambil,” katanya menirukan ucapan oknum polisi itu.

Karena merasa terancam, para buruh segera meninggalkan area tambak. Atas dasar itulah pihaknya memutuskan membuat laporan resmi ke Propam Polda Jatim agar tindakan tersebut ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Selain dugaan pengancaman, Shobur juga melaporkan hal lain terkait tuduhan yang diarahkan kepada kliennya. “Ada oknum lain berinisial I yang mendatangi klien kami dan menuduh adanya pencurian di tambak. Padahal, belum ada klarifikasi apapun,” ujarnya.

Ia menilai tindakan tersebut menunjukkan ketidaknetralan aparat dalam menangani persoalan yang sedang terjadi. “Seharusnya ada proses klarifikasi dulu, bukan langsung menuduh,” tegasnya.

Kuasa hukum itu juga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, kasus yang menimpa kliennya tidak menutup kemungkinan berkaitan dengan praktik mafia tambak.

“Kami berharap Pemkab Sidoarjo bisa turun tangan, melakukan pengawasan dan pendampingan agar tidak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya.(Ais)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Kesalahan Dime Dimov Terungkap, Bonek Minta Bek Persebaya Hengkang!

    Empat Kesalahan Dime Dimov Terungkap, Bonek Minta Bek Persebaya Hengkang!

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Empat kesalahan besar Dime Dimov kembali terungkap, dengan Bonek yang kini secara terbuka meminta bek asal Balkan tersebut pergi pada akhir musim. Kemarahan para suporter memuncak setelah ia tampil buruk kembali saat Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-14 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Jumat […]

  • Fraksi PDIP-PAN Mendukung Pembangunan Puskesmas Baru Pegirikan

    Fraksi PDIP-PAN Mendukung Pembangunan Puskesmas Baru Pegirikan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rencana pembangunan Puskesmas baru Pegirikan Kelurahan Pegirikan Kecamatan Semampir didukung penuh Fraksi PDIP-PAN DPRD Surabaya. Dukungan tersebut disampaikan setelah Ketua Fraksi PDIP- PAN Budi Leksono dan Anggota Fraksi PDIP-PAN Abdul Malik, meninjau Puskesmas Karang Tembok dan lokasi tempat baru Puskesmas tersebut. Keduanya legislator dari PDIP Surabaya. “Jadi selama ini Puskesmas Pegirikan bangunanannya nempel […]

  • Cak Ji, warga Wonokromo

    Cak Ji Hadapi Bayangan Kolonial: Warga Wonokromo Tersandera Eigendom 1278

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Di sebuah gang kecil di Wonokromo, papan nama Balai RW 01 bergoyang pelan diterpa angin sore. Di dalamnya, kursi plastik sudah disusun melingkar. Wajah-wajah cemas warga duduk berhadap-hadapan, sebagian membawa map lusuh berisi fotokopi sertifikat dan surat pajak. Mereka bukan sedang arisan. Mereka sedang mempertanyakan satu hal sederhana: “Tanah ini milik siapa sebenarnya?” […]

  • Avram Grant Dipecat! Eks Pelatih Chelsea Gagal Antar Zambia ke Piala Dunia 2026

    Avram Grant Dipecat! Eks Pelatih Chelsea Gagal Antar Zambia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nama besar Avram Grant kembali jadi sorotan setelah Federasi Sepak Bola Zambia (FAZ) resmi mengumumkan pemecatannya. Pelatih berpengalaman asal Israel itu harus meninggalkan kursinya usai gagal membawa Zambia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Avram Grant yang pernah menukangi klub raksasa Inggris seperti Chelsea, Portsmouth, dan West Ham, dipecat oleh Federasi Sepak Bola […]

  • Sudah Diperkirakan, 8 Tren Makanan Sehat yang Akan Mendunia di 2026

    Sudah Diperkirakan, 8 Tren Makanan Sehat yang Akan Mendunia di 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    afgs DIAGRAMKOTA.COM – Perubahan tren makanan setiap tahunnya selaras dengan minat dan perhatian masyarakat dalam jangka waktu satu tahun. Mulai dari camilan pedas, minuman manis, hingga makanan bergizi berhasil menjadi favorit sepanjang tahun 2025 ini. Sebelum tahun 2026, tren makanan biasanya akan berubah kembali sesuai dengan yang sedang diminati saat ini. Jika dilihat lebih dalam, belakangan […]

  • kasus pengusiran nenek Elina

    Aspal Baru Panjang Jiwo Jadi Sirkuit Liar, Wali Kota Surabaya Geram!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 88
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM– Jalan Panjang Jiwo diaspal mulus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya justru berubah fungsi secara liar. Alih-alih dinikmati warga sebagai akses transportasi yang nyaman dan aman, ruas jalan ini malah disulap menjadi arena balap liar pada malam hari. Fenomena itu langsung menyulut reaksi tegas dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ia memastikan tak akan […]

expand_less