Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Ratusan Warga Pati Kembali Demo Desak Bupati Sudewo Mundur, Soroti Dugaan Korupsi dan Arogansi Kepemimpinan

Ratusan Warga Pati Kembali Demo Desak Bupati Sudewo Mundur, Soroti Dugaan Korupsi dan Arogansi Kepemimpinan

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya. Aksi yang diinisiasi Masyarakat Pati Bersatu (MPB) ini berlangsung di depan kantor DPRD Kabupaten Pati, Jumat (19/9/2025).

Dengan tuntutan utama menolak kepemimpinan yang dinilai arogan dan sarat dugaan korupsi. Dalam orasinya, Supriyono, salah satu tokoh aksi, menyerukan semangat perlawanan warga.

“Mari kita berjuang bersama untuk memakzulkan Bupati Pati Sudewo. Berdoalah semoga tuntutan ini dikabulkan. Warga Pati ingin bebas dari pemimpin yang tidak konsisten, korup, dan arogan,” tegasnya.

Meski mengobarkan semangat, Supriyono tetap mengingatkan massa agar menjaga ketertiban.

“Demo harus dilakukan dengan damai, santun, dan sopan. Jangan anarkis. Kita kawal aspirasi masyarakat dengan cara yang terhormat,” ujarnya.

Dugaan Penggembosan Pansus DPRD: Di sisi lain, Tristoni, dari Tim Advokasi MPB, menyoroti adanya indikasi penggembosan dalam kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Pati yang tengah membahas berbagai temuan terkait pemerintahan Bupati Sudewo.

Menurut Tristoni, pihaknya menemukan bukti dan informasi penting, namun belum dapat dipublikasikan secara terbuka.

“Data lengkap akan kami sampaikan secara resmi di kantor tim advokasi. Tapi indikasi penggembosan terlihat jelas dari sikap sejumlah anggota Pansus yang pasif,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, beberapa kader partai besar seperti Gerindra, Golkar, dan NasDem jarang bertanya dan terkesan enggan menggali informasi dalam sidang.

Tiga Tuntutan Utama: Tristoni menegaskan MPB akan terus mengawal tiga tuntutan utama yang sudah dilayangkan kepada DPRD Pati.

“Pertanyaan yang muncul bahkan cenderung konyol, seolah-olah hanya formalitas. Yang terpenting, DPRD Pati harus tetap on the track, memihak kepentingan rakyat, bukan menjadi Dewan Pengkhianat Rakyat Pati,” tegasnya.

Aksi demonstrasi ini kembali menyoroti gejolak politik di Pati yang kian memanas. Warga berharap DPRD segera mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat dan memastikan proses hukum berjalan transparan. (dk/adb)

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rose BLACKPINK Pilih WME untuk Memperluas Jangkauan Karier Global Pasca-Lisa

    Rose BLACKPINK Pilih WME untuk Memperluas Jangkauan Karier Global Pasca-Lisa

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rose BLACKPINK, yang dikenal dengan nama asli Park Chae Young, telah mengambil langkah penting dalam kariernya sebagai penyanyi solo. Setelah Lisa, anggota lain dari grup musik ternama BLACKPINK, resmi bergabung dengan agensi WME, Rose juga menyusul untuk memperkuat jalur karier internasionalnya. Agensi WME, yang bermarkas di Beverly Hills, California, merupakan salah satu perusahaan terkemuka […]

  • Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang

    Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 183
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang Malang, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergisitas antara Umara dan Ulama. “Jadi kalau Umara dan Ulama bersama-sama, tentu kita pastikan negara Indonesia ini akan menjadi maju dan sejahtera,” kata Sigit mengawali sambutannya. Silaturahmi […]

  • Desa Gedangan Jombang KLB Campak , Indonesia

    Desa Gedangan Jombang: Model Inovasi dalam Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Desa Gedangan, yang terletak di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, kini menjadi pusat perhatian nasional setelah diakui sebagai lokasi pembelajaran lapangan untuk program peningkatan mutu layanan kesehatan ibu dan bayi. Program ini dikelola oleh organisasi internasional Jhpiego bersama Kementerian Kesehatan RI. Penilaian ini dilakukan melalui inisiatif Country and Global Leadership (MCGL) yang bertujuan untuk mengembangkan […]

  • Bupati Pasuruan: Petani Harus Tahu Strategi Pengelolaan Bisnis Pertanian di Era Modern

    Bupati Pasuruan: Petani Harus Tahu Strategi Pengelolaan Bisnis Pertanian di Era Modern

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Petani modern kini dihadapkan pada tantangan yang lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Di tengah perubahan iklim dan permintaan pasar yang dinamis, petani harus mampu membaca peluang bisnis untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menekankan pentingnya pengelolaan bisnis secara profesional dalam mengembangkan pertanian berbasis teknologi. Pentingnya Manajemen Bisnis dalam Pertanian Pengelolaan bisnis […]

  • Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Pengeroyokan, 12 Tersangka Diamankan

    Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Pengeroyokan, 12 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – kasus kekerasan dan pengeroyokan yang melibatkan kelompok pemuda terjadi di beberapa lokasi di Sidoarjo, antara Desember 2024 hingga Januari 2025, dengan motif balas dendam antara kelompok tersangka dan korban. Insiden pertama terjadi pada Jumat, 6 Desember 2024, di Jl. Raya Sidokerto, ketika sekitar 40 pemuda melakukan konvoi membawa senjata tajam. Mereka bertemu dua […]

  • DPRD Jatim: Pendidikan Gratis Harus Dibarengi Kesiapan Anggaran dan Infrastruktur

    DPRD Jatim: Pendidikan Gratis Harus Dibarengi Kesiapan Anggaran dan Infrastruktur

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan bahwa program wajib belajar sembilan tahun harus digratiskan disambut positif oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur. Namun, pelaksanaannya dinilai harus dibarengi dengan kesiapan anggaran dan infrastruktur pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.(05/06/25) Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Rasiyo, M.Si, menegaskan bahwa keputusan […]

expand_less