Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Gaji Anggota DPR Dipangkas Jadi Rp65 Juta/Bulan

Gaji Anggota DPR Dipangkas Jadi Rp65 Juta/Bulan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Perubahan Kebijakan DPR RI Terkait Tunjangan Anggota Dewan

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah dan lembaga legislatif di Indonesia terus menghadapi tekanan dari masyarakat terkait penggunaan dana negara yang digunakan untuk kebutuhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebagai respons atas berbagai unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat, DPR RI melakukan sejumlah perubahan terkait gaji dan tunjangan para anggota dewan.

Sejak bulan ini, gaji dan beberapa tunjangan yang sebelumnya diberikan kepada anggota DPR periode 2024-2029 telah dipangkas menjadi Rp65.595.730 per bulan. Angka ini mencerminkan pengurangan signifikan dibandingkan dengan sebelumnya, khususnya setelah adanya pemotongan tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta yang berlaku sejak 31 Agustus lalu. Selain itu, pajak penghasilan (PPh) sebesar 15 persen juga dikenakan pada gaji bersih atau take home pay para wakil rakyat tersebut.

Total bruto gaji dan tunjangan anggota DPR mencapai sekitar Rp74,21 juta. Setelah dipotong PPh 15 persen atau sebesar Rp8,61 juta, jumlah yang diterima oleh setiap anggota DPR hanya sekitar Rp65,6 juta per bulan. Keputusan ini diambil melalui rapat pimpinan DPR bersama pimpinan fraksi-fraksi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/9).

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa pemangkasan tunjangan dan fasilitas dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap pos-pos pengeluaran yang dianggap tidak mendesak. Ia menyatakan bahwa penyesuaian ini bertujuan untuk menyesuaikan pendapatan anggota DPR dengan kebutuhan konstitusional sekaligus merespons tuntutan masyarakat yang semakin keras terhadap fasilitas mewah para wakil rakyat.

Beberapa contoh tunjangan yang dipangkas antara lain biaya langganan listrik dan jasa telepon, biaya komunikasi intensif, serta biaya tunjangan transportasi. Penyesuaian ini dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga legislatif.

Selain itu, DPR RI juga memastikan bahwa lima anggota dewan yang dinonaktifkan akibat unjuk rasa massa tidak lagi menerima gaji. Mereka dinonaktifkan sejak Senin, 1 September 2025. Anggota DPR yang telah dinonaktifkan oleh partai politiknya tidak dibayarkan hak-hak keuangannya. Lima anggota dewan tersebut adalah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi Partai Nasdem, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya dari Fraksi PAN, serta Wakil Ketua DPR Adies Kadir dari Fraksi Partai Golkar.

Meskipun demikian, pimpinan DPR RI tidak mengambil langkah tegas berupa pemecatan terhadap mereka. Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan proses penonaktifan terhadap lima anggota dewan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk berkoordinasi dengan Mahkamah Partai Politik masing-masing anggota.

Upaya Meningkatkan Transparansi dan Partisipasi Publik

Dalam rangka menjaga transparansi publik, DPR RI berkomitmen untuk mengedepankan teknologi digital dalam setiap pengambilan kebijakan dan hasil legislasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi terkait aktivitas DPR dan kebijakan yang diambil.

“DPR RI akan memperkuat transparansi dan partisipasi publik yang bermakna dalam proses legislasi dan kebijakan lainnya,” ujar Dasco. Dengan demikian, DPR berupaya untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pembuatan undang-undang dan pengambilan keputusan yang berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • abadi nan jaya

    Sinopsis Abadi Nan Jaya, Ambisi Awet Muda Berujung Wabah Zombi

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Latar Belakang Film Abadi Nan Jaya DIAGRAMKOTA.COM – Film Abadi Nan Jaya adalah karya terbaru dari sutradara ternama Kimo Stamboel, yang sebelumnya dikenal dengan film-film horor seperti Ratu Ilmu Hitam dan Badarawuhi di Desa Penari. Dalam film ini, Kimo kembali menghadirkan cerita yang menggabungkan elemen horor dan thriller. Judul resmi film ini adalah The Elixir, namun […]

  • Kapan Anda Harus Membayar Kewajiban Pajak BPHTB?

    Kapan Anda Harus Membayar Kewajiban Pajak BPHTB?

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) merupakan pajak yang wajib dibayarkan oleh setiap orang yang memperoleh hak atas tanah dan/atau bangunan. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dikutip diagramkota.com laman Pajak.com menjelaskan sebagai berikut; Sebagai wajib […]

  • Pemahaman Ataman terhadap Keputusan Wasit dalam Laga Derbi Yunani

    Pemahaman Ataman terhadap Keputusan Wasit dalam Laga Derbi Yunani

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam laga derbi antara Panathinaikos dan Olympiacos, pelatih Panathinaikos AKTOR Athens, Engin Ataman, menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit. Ia tidak hanya mengkritik pemainnya tetapi juga secara sinis menyampaikan kritik terhadap ofisial pertandingan. Pernyataannya yang mengejutkan adalah, “Selamat kepada para wasit. Setiap kali mereka datang ke sini, mereka suka menunjukkan bahwa mereka adalah wasit […]

  • Puluhan Tahun Tak Diakui, Warga Pemegang Surat Ijo Serukan Keadilan ke Presiden

    Puluhan Tahun Tak Diakui, Warga Pemegang Surat Ijo Serukan Keadilan ke Presiden

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan warga Kota Surabaya kembali menyuarakan aspirasi mereka terkait konflik agraria berkepanjangan atas tanah berstatus Surat Ijo. Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025, massa yang tergabung dalam Aliansi Aksi 10 November 2025 Wadul Presiden Prabowo menggelar aksi damai di halaman Monumen Tugu Pahlawan. Dengan mengenakan ikat kepala merah putih dan membawa […]

  • Anggota DPRD Surabaya Ikuti Orientasi untuk Perkuat Tugas Pengawasan dan Legislasi

    Anggota DPRD Surabaya Ikuti Orientasi untuk Perkuat Tugas Pengawasan dan Legislasi

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Surabaya periode 2024-2025 mengikuti program pembekalan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Jawa Timur, dengan bimbingan langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Program orientasi ini merupakan bagian dari Angkatan ke XIII, yang mencakup seluruh anggota DPRD kabupaten/kota di Jawa Timur. Acara yang berlangsung di […]

  • Tim Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi dari Berbagai Ormas dan LSM

    Tim Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi dari Berbagai Ormas dan LSM

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tim Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi dan sesi penyampaian pendapat bersama sejumlah lembaga masyarakat sipil pada Selasa (25/11/2025) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam doorstop usai pertemuan, Wakil Ketua Komite, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Komite, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, memaparkan poin-poin utama diskusi yang berlangsung sepanjang hari. […]

expand_less