Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Wapres Simulacrum ditengah Krisis

Wapres Simulacrum ditengah Krisis

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Aznil Tan (Direktur Eksekutif Migrant Watch)

DIAGRAMKOTA.COM – Tulisan ini lahir saat saya membaca berita tentang Wapres (saya ogah menyebut namanya) yang memantau arus balik mudi lewat CCTV. Aksi simbolik yang entah keberapa kalinya ini semakin menggoyahkan kewarasan saya dalam menalar bagaimana seharusnya pemerintahan dijalankan. Ekspektasi paling minim terhadap kepemimpinan pun terasa terus-menerus dikhianati.

Sudah saatnya para buzzer sadar bahwa menyelamatkan negeri ini jauh lebih penting daripada membela individu yang justru bisa menjerumuskan bangsa ke jurang yang lebih dalam.

Di tengah tekanan ekonomi global yang kian memuncak akibat eskalasi perang dagang antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China, Indonesia menghadapi realitas pahit di dalam negeri.

Pertumbuhan ekonomi melambat, daya beli masyarakat melemah, dan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menerpa berbagai sektor industri—mulai dari tekstil, alas kaki, hingga manufaktur. Satu per satu pabrik berguguran.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sekitar 60 persen angkatan kerja Indonesia berada di sektor informal—tanpa perlindungan sosial dan sangat rentan terhadap guncangan ekonomi. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka tercatat lebih dari 5 persen, dan puluhan juta lainnya terjebak dalam pekerjaan berbasis gig economy yang kerap dieksploitasi tanpa kepastian masa depan.

Kelas menengah ke bawah menjerit. Harga kebutuhan pokok tak kunjung stabil. Upah stagnan. Dan lapangan kerja terus menyusut seiring derasnya arus otomatisasi dan langkah efisiensi biaya produksi oleh korporasi besar.

Di tengah situasi yang membutuhkan kehadiran pemimpin visioner—yang mampu merancang strategi ketahanan nasional, melindungi pekerja rentan, serta menjadi corong harapan rakyat—publik justru disuguhi pemandangan ironis: Wakil Presiden Republik Indonesia duduk di ruang pemantauan CCTV, meninjau arus balik Lebaran. Aksi simbolik itu kemudian dipublikasikan luas ke media, seolah menjadi pencapaian penting kenegaraan.

Kegiatan serupa bukan kali ini saja terjadi. Mulai dari pembagian makanan gratis di sekolah, peninjauan lokasi banjir, hingga seremoni seremoni lainnya yang secara substansi tidak menjawab persoalan-persoalan strategis bangsa. Semua hadir dalam bingkai publisitas, bukan kebijakan. Dalam narasi pertunjukan, bukan perencanaan jangka panjang.

Padahal, posisi Wakil Presiden secara konstitusional bukan hanya pelengkap administratif. Ia adalah pemimpin politik, pengambil keputusan, dan penggerak koordinasi lintas sektor. Namun yang tampak hari ini justru sebaliknya: ketiadaan suara dalam kebijakan penting, absennya inisiatif strategis, dan hilangnya peran dalam diskursus publik.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala FA 2025/2026: Empat Klub Finalis Terbentuk, Semifinal Menarik Menghadang

    Piala FA 2025/2026: Empat Klub Finalis Terbentuk, Semifinal Menarik Menghadang

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Piala FA 2025/2026 telah memasuki babak semifinal dengan empat klub yang berhasil melaju ke babak berikutnya. Kompetisi ini menjadi ajang menarik bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia, terutama karena adanya pertandingan antara tim-tim besar seperti Chelsea dan Manchester City. Tim-Tim yang Lolos ke Babak Semifinal Empat klub yang berhasil meraih tiket ke semifinal […]

  • Pemkot Surabaya Pentingnya Validasi Data Sosial Ekonomi Nasional

    Pemkot Surabaya Pentingnya Validasi Data Sosial Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan layanan publik dan program pemerintah. Di Kota Surabaya, pihak berwenang terus mengajak warga untuk memastikan keakuratan data yang mereka miliki. Hal ini bertujuan agar akses terhadap layanan dasar tetap terjaga, termasuk bantuan sosial, kesehatan, dan fasilitas umum lainnya. Peran DTSEN dalam […]

  • Drama Penangkapan Pelaku Curanmor di Grahadi Berakhir di Tangan Polsek Genteng

    Drama Penangkapan Pelaku Curanmor di Grahadi Berakhir di Tangan Polsek Genteng

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polsek Genteng berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi saat nonton bareng (nobar) semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia dan Uzbekistan di Grahadi Surabaya pada Senin, 29 April 2024. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban DN (25 tahun) mengalami kehilangan sepeda motor Yamaha N Max berwarna hitam dengan nomor polisi AE 2560 QC. […]

  • Profil Gus Irfan, Menteri Haji Pertama dari Keluarga Kyai

    Profil Gus Irfan, Menteri Haji Pertama dari Keluarga Kyai

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pengangkatan Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto telah melantik Mochamad Irfan Yusuf, yang lebih dikenal sebagai Gus Irfan, sebagai Menteri Haji dan Umrah. Posisi ini merupakan jabatan baru dalam struktur pemerintahan Indonesia, yang menandai perubahan signifikan dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah di tanah air. Dengan pembentukan Kementerian Haji dan […]

  • Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2025, Ini 10 Pelanggaran yang Jadi Sasaran!

    Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2025, Ini 10 Pelanggaran yang Jadi Sasaran!

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 414
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas, Polres Gresik menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025, dengan tujuan utama menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Operasi ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Gresik pada […]

  • Aksi Bersih-Bersih Pantai oleh Polres Probolinggo Sambut Hari Kelautan Nasional

    Aksi Bersih-Bersih Pantai oleh Polres Probolinggo Sambut Hari Kelautan Nasional

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Merayakan Hari Kelautan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Juli, Polres Probolinggo bersama masyarakat setempat menggelar aksi bersih-bersih pantai. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian laut dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kapolres Probolinggo, melalui Kasat Polair AKP I Wayan Mulyana, menyatakan bahwa laut adalah milik bersama seluruh warga negara, […]

expand_less