Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Bambang Haryo Dorong Sentra Tahu & Tempe Sidoarjo Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Bambang Haryo Dorong Sentra Tahu & Tempe Sidoarjo Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

  • account_circle Adis
  • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPR RI Komisi VII, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), mendorong kawasan industri tahu dan tempe di Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Sidoarjo, menjadi kawasan ekonomi khusus. Selain itu, ia bertekad mengawal harga kedelai agar tetap terjangkau bagi pelaku usaha industri rumahan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya ke sentra produksi tahu dan tempe di Kecamatan Taman, kabupaten Sidoarjo pada Jumat (28/3/2025), Bambang Haryo menegaskan bahwa industri tahu dan tempe di kawasan ini sangat potensial dan menghasilkan ribuan produk setiap hari. Oleh karena itu, ia menilai penting bagi pemerintah untuk memberikan insentif, termasuk keringanan pajak bagi pelaku usaha di sektor ini.

“Di sini bisa menjadi sentra industri tahu dan tempe karena jumlah pelaku usahanya begitu banyak. Dengan adanya sentra ini, kawasan ini layak menjadi kawasan ekonomi khusus. Kami harap pajaknya bisa lebih rendah dibandingkan yang ada sekarang,” ujar Bambang Haryo.

Selain itu, ia juga menyoroti fluktuasi harga kedelai yang kerap menjadi tantangan bagi para pengusaha tahu dan tempe. Saat ini, harga kedelai mencapai Rp8.900 per kilogram, yang dinilai memberatkan para perajin.

“Kami berharap harga kedelai bisa stabil di kisaran Rp7.500 sampai Rp8.000 per kilogram. Pemerintah bisa menstabilkannya dengan mencari negara-negara penghasil kedelai yang lebih murah, seperti India dan Cina, bukan hanya dari Amerika dan Kanada,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang Haryo juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri. Ia menyinggung keberhasilan program tanam kedelai serentak di era Presiden Soeharto, yang mampu menghasilkan hingga 2 juta ton kedelai.

“Jika kita bisa merealisasikan produksi 2 juta ton, maka impor kita yang saat ini sekitar 2,27 juta ton bisa dikurangi secara signifikan,” tegasnya.

Di tingkat daerah, Bambang Haryo meminta pemerintah Jawa Timur untuk terus menggenjot produksi kedelai yang saat ini mencapai 337 ribu ton per tahun. Ia menekankan pentingnya swasembada kedelai agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor.

Tak hanya soal produksi, ia juga meminta dinas terkait untuk membantu mematenkan merek produk tahu dan tempe khas Sidoarjo. Dengan begitu, produk-produk lokal dapat lebih dikenal secara luas dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Sementara itu, Bakri, salah satu perajin tempe di Taman, mengaku bahwa keuntungan yang didapat sangat tipis akibat tingginya harga kedelai dan ongkos produksi.

“Saat ini masih ada keuntungan, tapi tipis, hanya sekitar 15-20%. Kalau harga kedelai bisa turun ke Rp8.000 per kilogram, kami bisa menabung lebih banyak untuk keluarga,” tutupnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan industri tahu dan tempe di Sidoarjo dapat terus berkembang, memberikan kesejahteraan bagi para pelaku usaha, serta mengangkat potensi lokal ke tingkat yang lebih luas.(Dk/di)

  • Penulis: Adis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Duka: Epy Kusnandar, Pemeran Kang Mus di Preman Pensiun Meninggal Dunia

    Kabar Duka: Epy Kusnandar, Pemeran Kang Mus di Preman Pensiun Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Epy Kusnandar, aktor senior Indonesia yang dikenal sebagai pemeran tokoh utama Kang Mus dalam serial drama Preman Pensiun, meninggal dunia pada Rabu (3/12). Kabar tersebut dikonfirmasi oleh istrinya, Karina Ranau, melalui akun media sosial pribadi. Perjalanan Karier yang Menginspirasi Epy Kusnandar memulai kariernya dari panggung teater sebelum beralih ke dunia hiburan layar kaca dan […]

  • Sidak Bangunan Pasar Berdiri Di Zona Hijau,Komisi B : Harus Dibongkar !

    Sidak Bangunan Pasar Berdiri Di Zona Hijau,Komisi B : Harus Dibongkar !

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polemik pembangunan pasar swasta dan cuci kendaraan di sekitar pemukim warga Pondok Maritim, Jalan Klumprik Selatan, Kelurahan Balas Klumprik, memasuki babak baru. Penolakan warga yang semakin massif membuat Komisi B DPRD Surabaya melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek pada Kamis (9/1/2025). Kedatangan wakil rakyat disambut antusias oleh warga yang telah menanti. Dengan suara […]

  • BPK Jatim Didesak Transparan, MAKI Ungkap Dugaan Belanja Tak Sesuai SOP

    BPK Jatim Didesak Transparan, MAKI Ungkap Dugaan Belanja Tak Sesuai SOP

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur untuk bersikap transparan terkait dugaan penyimpangan belanja barang di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. Ketua MAKI Jatim, Heru, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat adanya praktik belanja barang yang tidak sesuai dengan standar operasional […]

  • Lonjakan Spektakuler Saham RLCO dan Tantangan yang Muncul

    Lonjakan Spektakuler Saham RLCO dan Tantangan yang Muncul

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menjadi sorotan utama di pasar modal Indonesia setelah mencatatkan kenaikan harga yang sangat luar biasa. Sejak peluncuran sahamnya pada 8 Desember 2025, harga saham RLCO melonjak hingga 1.810,17%, menjadikannya salah satu emiten paling dinamis dalam sejarah Bursa Efek Indonesia (BEI). Kenaikan ini tidak hanya memecahkan rekor, tetapi […]

  • Ultimatum Dishub Surabaya: Mobil Parkir di TJU Embong Malang Langsung Ditarik

    Ultimatum Dishub Surabaya: Mobil Parkir di TJU Embong Malang Langsung Ditarik

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memberikan peringatan tegas kepada warga yang masih memarkir kendaraannya secara asal di tepi jalan umum (TJU) wilayah Embong Malang. Pernyataan tegas ini dikeluarkan setelah beberapa laporan dari pemilik usaha yang merasa terganggu karena kendaraan warga mengisi area depan pusat perbelanjaan. Wakil Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan pihaknya […]

  • Jalankan Intruksi, PAC Bulak Gerak Cepat Konsolidasi Pasca Rakorcab

    Jalankan Intruksi, PAC Bulak Gerak Cepat Konsolidasi Pasca Rakorcab

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM  – Pasca Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) PDI Perjuangan Kota Surabaya yang digelar pada Sabtu (24/5/2025)lalu, disambut langkap cepat seluruh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) yang langsung tancap gas melaksanakan instruksi partai, khususnya dalam agenda penyempurnaan struktur organisasi. Di wilayah Kecamatan Bulak, PAC setempat langsung menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pengurus ranting se-kecamatan. Rapat tersebut […]

expand_less