Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Aduan Masyarakat DPRD Terhubung dengan Aplikasi WargaKu, Komisi A Sebut Lebih Efektif Dan Terpadu

Aduan Masyarakat DPRD Terhubung dengan Aplikasi WargaKu, Komisi A Sebut Lebih Efektif Dan Terpadu

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya meningkatkan pelayanan publik, khususnya dalam penyelesaian aduan masyarakat.

Sebagai langkah terbaru, Pemkot berencana mengintegrasikan sistem aduan masyarakat yang diterima DPRD Kota Surabaya dengan Aplikasi WargaKu.

Menanggapi hal ini,Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Tubagus Lukman Amin mengatakan rencana Pemkot tersebut akan menjadi suatu sistem yang terpadu.

Menurutnya, adanya integrasi ini adalah agar aduan masyarakat tidak saling tumpang tindih. Apa yang jadi aduan masyarakat melalui reses atau aplikasi nantinya akan ada irisannya.

“Kalau sudah ada irisannya jadi harus menjadi skala prioritas yang harus segera diselesaikan oleh Pemkot. Karena warga juga mengadu melalui aplikasi dan lembaga resmi seperti DPRD, RT, atau RW. Jadi harus menjadi skala prioritas. Kenapa? Karena sudah banyak sumber untuk warga mengadu. Jadi Pemkot harus segera menindaklanjuti,” kata Tubagus, saat dihubungi Sabtu (15/3/2025).

Politisi dari Fraksi PKB ini menyebut, adanya integrasi sistem selain untuk efisiensi juga untuk mempercepat tanggapan dari Pemkot.

“Bisa lebih efektif dengan sistem yang lebih terpadu ini. Lalu bagi teman-teman DPRD jadi lebih tersistem dan terdata dengan baik aduan-aduan warga ini. Kita juga akan berupaya untuk mendata itu semua. Ketika permasalahan diadukan dengan isu yang sama, maka Pemkot harus segera menuntaskan,” sebutnya.

Tubagus juga menilai, adanya aduan warga lewat Aplikasi WargaKu ini dapat menunjang kinerja para anggota dewan dalam melihat permasalahan yang ada di masyarakat.

Pihaknya berharap, adanya integrasi ini dapat membuat Surabaya lebih baik ke depanya, terurtama dalam hal pelayanan publik pada masyarakat.

“Ketika kita turut mengajukan permasalahan yang sama di titik yang sama, maka Pemkot harus segera menyelesaikan permasalahan itu. Jadi itu skala prioritas yang harus dituntaskan. Karena siapapun warga masyarakat, entah warga biasa pengurus RT, RW bahkan anggota DPRD bisa mengkases aplikasi itu,” tutupnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Surabaya Tindaklanjuti Keluhan Warga Gunungsari Terkait Pembangunan Hotel

    DPRD Surabaya Tindaklanjuti Keluhan Warga Gunungsari Terkait Pembangunan Hotel

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 304
    • 0Komentar

    DPRD Surabaya Tindaklanjuti Keluhan Warga Gunungsari Terkait Pembangunan Hotel

  • Persebaya Surabaya Berjuang untuk Mengakhiri Kekalahan Beruntun Saat Hadapi Persijap

    Persebaya Surabaya Berjuang untuk Mengakhiri Kekalahan Beruntun Saat Hadapi Persijap

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, kembali menghadapi tantangan besar dalam laga lanjutan Super League. Tim asal Kota Pahlawan ini akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (28/12/2025). Laga ini menjadi kesempatan emas bagi Persebaya untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara. Fokus pada Kemenangan […]

  • Harits Setyawan, Dosen Inspiratif dengan Rekor Publikasi Buku dan Prosiding Terbanyak

    Harits Setyawan, Dosen Inspiratif dengan Rekor Publikasi Buku dan Prosiding Terbanyak

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 419
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harits Setyawan, dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), telah menjadi figur yang sangat inspiratif di dunia akademik. Hingga hari ini, Sabtu, 12 Oktober 2024, ia berhasil menerbitkan 216 buku dan prosiding ber-ISBN sebagai penulis utama, pendamping, editor, dan pemakalah. Bakat menulisnya mulai terasah sejak masa Sekolah Menengah Atas (SMA). […]

  • Dua Tokoh Besar Adat Lampung dan PWDPI Hadiri Peringatan 500 Tahun Kesultanan Banten

    Dua Tokoh Besar Adat Lampung dan PWDPI Hadiri Peringatan 500 Tahun Kesultanan Banten

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 281
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Paduka Yang Mulia Saibatin Kepaksian Belunguh, Pangeran M. Yanuar Firmansyah Gelar Suttan Junjungan Sakti Yang Dipertuan Skala Brak Ke-27, yang Juga Selaku Dewan Pengawas DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI). Selain itu hadir juga, dengan Irjen. Pol. DR. H. Ike Edwin, S.H.,M.H., Gelar Gusti Batin Raja Mangku Negara, yang notabenenya Ketua Dewan […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal DLN untuk Rute Lombok-Surabaya dan Sebaliknya

    Jadwal Pelayaran Kapal DLN untuk Rute Lombok-Surabaya dan Sebaliknya

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelayaran laut antar pulau di Indonesia khususnya rute Lombok ke Surabaya dan sebaliknya sangat penting untuk masyarakat yang membutuhkan transportasi darat. Dalam beberapa tahun terakhir, pelayanan kapal laut menjadi salah satu alternatif utama karena efisiensi waktu dan biaya. Salah satu operator yang aktif dalam melayani rute ini adalah PT Damai Lautan Nusantara (DLN), yang mengoperasikan […]

  • Kurangnya Informasi Tentang Diabetes Studi Menemukan 70 Persen Orang Tidak Menyadari 

    Kurangnya Informasi Tentang Diabetes Studi Menemukan 70 Persen Orang Tidak Menyadari 

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – Di sebuah studi baru yang dilaporkan oleh Profesor Dr. dr. Pradana Soewondo SpPD-KEMD, ditemukan bahwa sekitar 70% orang dengan kadar gula darah tinggi tidak menyadari bahwa mereka sudah masuk dalam kategori diabetes. Menurut Profesor Soewondo ada 70% orang tidak tahu bahwa mereka sudah diabetes, dan mereka bisa beraktivitas seperti biasa. Studi […]

expand_less