Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Misteri Artefak Ponorogo di Museum Eropa

Misteri Artefak Ponorogo di Museum Eropa

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah artefak bersejarah dari Ponorogo diduga masih tersimpan di berbagai museum di Eropa, meninggalkan tanda tanya besar tentang keberadaan dan kondisinya saat ini. Artefak-artefak tersebut berasal dari Sampung Bone Culture, peradaban prasejarah yang ditemukan di Goa Lawa, Kecamatan Sampung, Ponorogo, yang berkembang pada zaman Mesolitikum (Batu Madya).

Peneliti Belanda L.J.C. van Es diketahui membawa banyak benda prasejarah dari kawasan ini ke Belanda pada tahun 1928. Sebagian besar artefak tersebut berupa alat-alat yang terbuat dari tulang, yang menunjukkan tingkat teknologi manusia prasejarah dalam berburu dan bertahan hidup. Namun, hingga kini, belum ada data pasti mengenai lokasi penyimpanannya.(25/02/25 )

Ketua Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Putu Supadma Rudana, dalam kunjungannya ke Ponorogo pada 19 Agustus 2023, menyatakan kesiapannya membantu menginventarisasi artefak-artefak tersebut. “Kami akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui apakah artefak dari Ponorogo masih tersimpan di museum-museum Eropa. Ini penting untuk sejarah dan identitas budaya kita,” ujarnya.

Pemerintah daerah dan para sejarawan kini tengah mendorong kajian lebih lanjut untuk melacak keberadaan benda-benda bersejarah ini. Jika artefak-artefak tersebut benar masih ada di luar negeri, langkah diplomasi mungkin diperlukan untuk mengupayakan pemulangannya ke Indonesia.

Keberadaan artefak ini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Ponorogo, tetapi juga bukti penting peradaban Nusantara di masa lampau. Upaya pelacakan dan penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap misteri ini serta memperkaya wawasan tentang jejak kehidupan manusia prasejarah di Ponorogo. (Dk/Yudi)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Panjang Polres Pasuruan Gelar Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan

    Libur Panjang Polres Pasuruan Gelar Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan bahwa pihaknya memberikan atensi penuh di sejumlah titik wilayah hukum Polres Pasuruan Polda Jatim selama libur panjang. Hal itu menurut mantan Kapolres Pamekasan tersebut untuk menekan potensi tindak kejahatan termasuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. “Kami memberikan atensi penuh di sejumlah titik wilayah hukum Polres Pasuruan […]

  • 10 Fakta Terbongkar! Apakah Wakil Wali Kota Blitar Tipu dengan Utang Pilkada?

    10 Fakta Terbongkar! Apakah Wakil Wali Kota Blitar Tipu dengan Utang Pilkada?

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Perkembangan Kasus Dugaan Penipuan yang Menyeret Wakil Wali Kota Blitar DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kasus dugaan penipuan dan penggelapan utang piutang yang melibatkan Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, kini menjadi perhatian publik. Pengusaha asal Makassar dilaporkan menuduh pejabat tersebut melakukan tindakan tidak terpuji dengan menghilangkan uang sebesar ratusan juta rupiah. Berikut adalah beberapa fakta penting […]

  • Forwas Gelar Tadarus Jurnalistik, Bahas Akhlak Pejabat Publik

    Forwas Gelar Tadarus Jurnalistik, Bahas Akhlak Pejabat Publik

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 297
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) kembali menggelar diskusi rutin bertajuk Tadarus Jurnalistik pada Jumat (14/3). Kali ini, tema yang diangkat adalah “Bincang Akhlak Pejabat Publik”, dengan narasumber Kepala Divisi Gakkumdu Bawaslu Sidoarjo, Moch. Arif. Dalam pemaparannya, Arif menegaskan bahwa idealnya pejabat publik harus memiliki akhlak sebagaimana dicontohkan Rasulullah, yaitu shidiq (jujur), amanah (menjalankan janji), […]

  • Akhir Pengabdian 27 Tahun, Diskominfo Jatim Lepas Edy Mulyono

    Akhir Pengabdian 27 Tahun, Diskominfo Jatim Lepas Edy Mulyono

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan upacara purna bhakti untuk Edy Mulyono pada Senin (2/9/2024). Acara yang berlangsung di halaman kantor Diskominfo Jatim ini menandai akhir masa pengabdian Edy Mulyono sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah berkarir selama 27 tahun 6 bulan. Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi […]

  • Persib Bandung Siapkan Alternatif Jika Federico Barba Pergi ke Italia

    Persib Bandung Siapkan Alternatif Jika Federico Barba Pergi ke Italia

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persib Bandung, salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, sedang mempersiapkan rencana cadangan jika pemain asing mereka, Federico Barba, benar-benar meninggalkan klub. Kabar yang beredar menyebut bahwa Barba akan dipinjamkan ke klub Serie B Italia, Pescara. Hal ini membuat manajemen Persib mencari pengganti yang mungkin berasal dari kasta kedua Italia. Barba, yang sebelumnya […]

  • Desa Gedangan Jombang KLB Campak , Indonesia

    Penanganan KLB Campak di Indonesia: Strategi dan Edukasi yang Diperkuat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia terus memperkuat upaya untuk menangani wabah campak melalui berbagai strategi edukasi dan pencegahan. Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap penyebaran hoaks dan misinformasi yang mengurangi cakupan imunisasi. Dengan meningkatnya jumlah kasus campak, Kemenkes menyadari pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memutus rantai penularan penyakit tersebut. Dampak Penolakan Imunisasi Penolakan imunisasi campak […]

expand_less