Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Sambut 1 Suro, Warga Tegalsari Doa Musahabah Suroan Di Pesarean Eyang Kudo Kardono

Sambut 1 Suro, Warga Tegalsari Doa Musahabah Suroan Di Pesarean Eyang Kudo Kardono

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota Surabaya – Menyambut 1 Suro atau pergantian tahun baru dalam kalender Jawa, warga Kelurahan/Kecamatan Tegalsari menghelat kegiatan doa bersama atau doa musahabah suroan di Situs Pendopo Agung Pesarean Eyang Kudo Kardono atau Yudo Kardono, Minggu malam, 7 Juli 2024.

Ketua RW 6 Tegalsari Epsant Abdillah mengatakan, kegiatan ini rutin yang pelaksanakannya setiap malam 1 Suro sejak tahun 1968. Hingga sekarang, kegiatan doa bersama tersebut terus digaungkan oleh warga sebagai wujud nguri-uri atau melestarikan budaya.

“Sejak lama, pendahulu kita, nenek moyang kita itu selalu mengadakan doa bersama dan pagelaran wayang kulit dalam menyambut 1 Suro,” ungkqp Epsant.

Pantauan di lokasi, warga tampak bersatu padu secara khusyuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar mendapat keberkahan dalam menjalani kehidupan.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh warga Kelurahan Tegalsari. Namun, warga dari wilayah lain juga turut serta berpartisipasi. Bahkan ada pula warga yang datang dari luar kota.

“Dengan semangat Suro, kami ingin mengajak masyarakat mengejahwantakan kemandirian di bidang ekonomi kerakyatan sekaligus berkepribadian kebudayaan luhur bangsa Indonesia,” jelas Epsant.

Sementara itu, salah satu sesepuh atau tokoh masyarakat setempat Harry Soeparman menjelaskan, Yudho Kardono memiliki nama asli Kuda Karjana (Kudo Karjono). Ia merupakan salah satu pangeran di masa Kerajaan Majapahit.

“Beliau adalah salah seorang panglima perang Kerajaan Majapahit yang di tugaskan untuk menjaga wilayah pesisir utara, wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit saat itu. Yakni daerah Surabaya, Gresik, dan sekitarnya. Raden Kudo Kardono merupakan komandan perang kepercayaan Raja Jayanagara atau Kalagemet,” jlentreh Cak Parman sapaan akrab tomas tersebut.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa “Dikriminalisasi”, Aida Cs Seret Penyidik Polres Sumenep ke Propam

    Merasa “Dikriminalisasi”, Aida Cs Seret Penyidik Polres Sumenep ke Propam

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tiga perempuan asal Sumenep, Aida, Atik Susiati, dan Asriyani, pada Jumat (21/11/2025) mendatangi Propam Polda Jawa Timur. Dengan didampingi tim kuasa hukum, mereka resmi melaporkan penyidik Reskrim Polres Sumenep karena diduga melakukan kriminalisasi dalam penanganan permasalahan yang menyeret nama mereka. Selain meminta pemeriksaan penyidik, mereka juga menuntut perlindungan hukum dan kepastian proses yang […]

  • Air Mata Mualaf

    Lebih Emosional, Film Air Mata Mualaf Drama Spiritual Konflik Keluarga

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film Air Mata Mualaf resmi tayang mulai hari ini, 27 November 2025, menandai puncak perjalanan panjang sejak trailer pertamanya dirilis. Antusiasme publik meningkat setelah trailer kedua menampilkan konflik keluarga yang lebih emosional. Sutradara Indra Gunawan menegaskan bahwa film ini tidak dibuat untuk menentukan siapa yang benar atau salah. “Kami ingin memotret manusia saat berada […]

  • Jaka Jatim: “KPK Jangan Masuk Angin!”

    Jaka Jatim: “KPK Jangan Masuk Angin!”

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim), Musfiq, melontarkan kritik tajam terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai tidak adil dalam penanganan kasus dugaan korupsi denah hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menetapkan 21 tersangka sejak 5 Juli 2024. Dalam pernyataannya, Musfiq menuding adanya tebang pilih dan aroma politisasi dalam proses penahanan para […]

  • Cak YeBe

    Kurangnya Fasilitas, DPRD Surabaya Desak Perbaikan di Command Center 112

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 290
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Command Center 112, pusat penanganan darurat Surabaya, kini berada dalam sorotan DPRD Surabaya setelah Komisi A menemukan berbagai kekurangan Fasilitas pada kunjungan kerja, Kamis (14/11). Fasilitas yang seharusnya menunjang pelayanan darurat untuk warga ini diketahui memiliki sejumlah alat yang rusak dan perlu segera diperbaiki, termasuk alat pemadam api ringan (APAR) yang telah kadaluarsa […]

  • POCO X8 Pro Max: Pengalaman Gaming yang Mengesankan dengan Harga Terjangkau

    POCO X8 Pro Max: Pengalaman Gaming yang Mengesankan dengan Harga Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengguna ponsel gaming kini memiliki opsi baru yang menarik untuk memenuhi kebutuhan mereka. POCO, merek anak perusahaan Xiaomi, meluncurkan lini terbaru mereka yang diberi nama POCO X8 series. Seri ini mencakup tiga model utama, yaitu POCO X8 Pro Max, POCO X8 Pro, dan POCO X8 Pro–Iron Man Edition. Varian Iron Man Edition menawarkan desain […]

  • DPR RI: Kewajiban Perusahaan dalam Pembayaran THR dan Kemungkinan Sanksi Pidana

    DPR RI: Kewajiban Perusahaan dalam Pembayaran THR dan Kemungkinan Sanksi Pidana

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan hak penting bagi para pekerja, yang diatur dalam berbagai peraturan ketenagakerjaan. Namun, banyak perusahaan masih mengabaikan kewajiban tersebut, yang menimbulkan masalah serius terhadap kesejahteraan tenaga kerja. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyatakan bahwa pelanggaran dalam pembayaran THR harus mulai dipertimbangkan sebagai tindakan pidana, bukan sekadar pelanggaran […]

expand_less