Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Luhut Binsar Panjaitan  dan Sri Mulyani:  Skema Family Office Ditargetkan Selesai Sebelum Oktober 2024

Luhut Binsar Panjaitan  dan Sri Mulyani:  Skema Family Office Ditargetkan Selesai Sebelum Oktober 2024

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
  • comment 0 komentar

Diagram Kota JakartaMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini bertemu untuk membahas pemberian insentif pajak untuk family office.

Luhut mengatakan bahwa regulasi mengenai skema family office diharapkan selesai sebelum Oktober 2024. Mereka berdua berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bisnis berkembang dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi.

Family office merupakan perusahaan swasta yang menangani manajemen investasi dan kekayaan untuk keluarga kaya, umumnya keluarga yang memiliki aset yang dapat diinvestasikan setidaknya 50 – 100 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Menurut Luhut Binsar Panjaitan, tujuan pembentukan family office adalah untuk menumbuhkan dan mentransfer kekayaan secara efektif antar-generasi.

Definisi lain, family office adalah firma penasihat pengelolaan swasta yang melayani individu dengan kekayaan bersih tinggi yang menawarkan solusi total untuk mengelola kebutuhan keuangan dan investasi individu atau keluarga kaya.

Luhut mengatakan bahwa dirinya baru kembali dari Abu Dhabi dan sudah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo juga sudah melaporkan kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto tadi malam mengenai masalah family office dan family business.

“Saya laporkan ke bapak presiden, kita tiru saja hukum yang dipakai oleh Singapura, Abu Dhabi, atau Hong Kong. Kita pakai di sini, sehingga memberikan kepastian hukum kepada investor yang ingin menanamkan modal di Indonesia,” ungkap Luhut dalam konferensi pers di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan dikutip diagramkota.com, Rabu (24/7/2024).

Dalam regulasi tersebut, pemerintah juga tengah mengkaji skema pemberian insentif pajak kepada orang kaya dunia yang menempatkan uangnya pada family office  di Indonesia. Pemberian insentif pajak itu akan memiliki sejumlah syarat, antara lain nominal investasi dan jumlah penyerapan tenaga kerja.

“Kita sekarang masih bicarakan mengenai berapa jumlah minimum yang akan mereka harus masukan, berapa yang harus diinvestasikan, dan berapa pegawai yang harus dia buat untuk menjalankan office-nya di sini. Kenapa kita mau (menerapkan) family office dan family business? Karena saat ini banyak uang yang ingin masuk ke Indonesia,” ungkap Luhut.

Ia optimistis pembentukan family office di Indonesia dapat membawa banyak manfaat bagi perekonomian nasional. Sebab dana milik orang kaya yang masuk ke Indonesia akan disimpan dalam sistem keuangan nasional sehingga dapat memperkuat cadangan devisa. Secara simultan, investasi tersebut didorong untuk mampu menciptakan lapangan kerja baru yang bermuara pada peningkatan konsumsi dan penerimaan pajak.

Sementara Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan kajian mengenai insentif pajak terhadap family office, khususnya dengan melakukan benchmarking dari negara-negara yang sudah menerapkan.

Di sisi lain, sejatinya Pemerintah Indonesia telah menawarkan berbagai insentif pajak untuk investor, seperti tax holiday, tax allowance, supertax deduction, dan lain sebagainya. Nanti kita akan lihat kemajuan dari pembahasan family office itu sendiri.

“Peraturan perundang-undangan yang ada sekarang ini, seperti trust yang sudah ada di Undang-Undang PPSK (UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) maupun dari sisi UU HPP (UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan), di mana kita bisa memberikan sesuai dengan peraturan di bidang perpajakan,” jelas Sri Mulyani. (dk/ria)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 0806/Trenggalek Pimpin Rakor Percepatan Koperasi Desa Merah Putih

    Dandim 0806/Trenggalek Pimpin Rakor Percepatan Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sinergitas TNI melalui satuan teritorial kewilayahan bersama Pemerintah Daerah terus menunjukkan peran strategis dalam mendukung program kerja pemerintah pusat. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata oleh Kodim 0806/Trenggalek dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Trenggalek, Senin (29/12/2025). Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Makodim […]

  • Panduan Olahraga untuk Lansia Aktif

    Panduan Olahraga untuk Lansia Aktif

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 301
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panduan Lengkap Olahraga untuk Lansia Aktif: Tetap Sehat, Bugar, dan Produktif di Usia Emas Usia senja, atau yang sering disebut usia emas, seharusnya tidak berarti melambat dan berhenti bergerak. Sebaliknya, ini adalah fase kehidupan di mana menjaga kebugaran fisik dan mental menjadi lebih krusial dari sebelumnya. Bagi lansia aktif, olahraga bukan hanya sekadar […]

  • Legislator PPP Surabaya Berangkatkan Jama’ah Yasinta Pakal Ziarah Wali

    Legislator PPP Surabaya Berangkatkan Jama’ah Yasinta Pakal Ziarah Wali

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jama’ah Yasin tahlil RT5-RW1 Pakal Sumberan, Kecamatan Pakal bersama Agus Mashuri, Anggota DPRD Surabaya melaksanakan kegiatan ziarah wali, pada Minggu (8/6/2025). Sebanyak 25 anggota jama’ah Yasin Tahlil, berangkat menggunakan bus, dilepas keberangkatannya oleh Agus Mashuri dari Balai RT 5 RW 1, dengan tujuan Mojokerto, Mojoagung, Jombang dan Blitar. Dalam sambutannya Agus Mashuri mengingatkan […]

  • Ketua Komisi A DPRD Minta Bakesbangpol Perketat Pengawasan Terhadap Ormas Liar Di Surabaya

    Ketua Komisi A DPRD Minta Bakesbangpol Perketat Pengawasan Terhadap Ormas Liar Di Surabaya

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyoroti banyaknya bermunculan organisasi masyarakat (ormas) liar di Kota Surabaya, khususnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan kekhawatiran terkait potensi instabilitas sosial yang dapat timbul akibat aktivitas ormas yang tidak terverifikasi dan tidak memiliki legalitas resmi. Saat ini, Badan […]

  • Jelang Kongres GMNI 2025, Konsolidasi Nasional di Blitar Tuai Spekulasi Politik

    Jelang Kongres GMNI 2025, Konsolidasi Nasional di Blitar Tuai Spekulasi Politik

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 335
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Menjelang Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (Kongres GMNI) tahun 2025, suhu politik internal organisasi mulai menghangat. Jawa Timur menjadi pusat perhatian setelah muncul poster bertajuk “Konsolidasi Nasional & Ziarah Kebangsaan” yang direncanakan digelar pada 21 Juni 2025 di Kota Blitar. Agenda Konsolidasi Nasional Didukung Mayoritas DPC GMNI Jawa Timur Kegiatan ini mendapatkan dukungan […]

  • Reses Di Genteng, Ketua Fraksi PDIP Surabaya Disambati Warga Soal Pendirian Sekolah SMPN

    Reses Di Genteng, Ketua Fraksi PDIP Surabaya Disambati Warga Soal Pendirian Sekolah SMPN

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 304
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kegiatan reses anggota DPRD Kota Surabaya kembali menjadi ajang penting dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kali ini, Budi Leksono, anggota Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, menyerap berbagai keluhan warga saat reses di Kecamatan Genteng, Rabu (14/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari reses tahun sidang pertama masa persidangan ketiga […]

expand_less