Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Film Timur, kisah Timur dengan misi penyelamatan di Papua

Film Timur, kisah Timur dengan misi penyelamatan di Papua

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Film Timur menyorot kisah Timur, seorang prajurit pasukan khusus baret merah Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Bersama rekan-rekannya, Sila (Jimmy Kobogau) dan beberapa prajurit lain, Timur ditugaskan untuk menyelamatkan enam peneliti dan dua pemandu lokal yang disandera oleh kelompok teroris setempat.

Para prajurit terpilih itu kemudian diterjunkan ke Papua. Dalam menjalankan misinya, mereka pun harus menyusuri belantara hutan, rawa-rawa, sungai, dan juga perbukitan. Suara kicau burung dan ranting pohon yang saling bergesekan sesekali terdengar sehingga turut menambah suasana ke-alam-an.

Misi penyelamatan kemudian berubah menjadi “drama keluarga” yang mengharukan. Momen ini terjadi ketika Timur bertemu dengan Apolo (Aufa Assagaf), kawan masa kecil Timur yang sudah ia anggap seperti saudara sekandung. Namun nahas bagi Timur, kawan lamanya itu ternyata telah menjadi bagian dari kelompok teroris yang harus ia tumpas sebagai bagian dari misinya.

Baku Tembak dan Gaya Bertarung “Klasik” Iko Uwais

Adegan baku tembak khas film laga berlangsung cukup intens dan tersaji di sepanjang film ini. Kendati demikian, penonton tetap diberikan jeda waktu untuk “menghela napas” sejenak dalam beberapa kesempatan.

Tak lupa pula, film ini turut menampilkan adegan pertarungan face to face di antara para tokohnya. Hal tersebut tentu saja berkaitan pengalaman sang sutradara yang telah sekian lama malang-melintang dalam dunia film laga.

Gaya bertarung “klasik” khas Iko Uwais kala berperan di Merantau dan The Raid juga dapat kembali dijumpai di film ini. Pertarungan menggunakan senjata dengan imbuhan semburat darah di sana-sini memberikan nuansa mencekam tetapi tetap seru nan epik. Salah satu aspek yang cukup menonjol dan sukar untuk tak memberi acungan jempol.

Gamang Patriotisme atau Persaudaraan

Film Timur tidak hanya menampilkan pertarungan fisik, tetapi juga perjuangan mental berupa perasaan batin yang dialami oleh tiga tokoh utama, Timur, Sila, dan Apolo. Ternyata, ketiga tokoh tersebut sudah saling mengenal sejak kecil. Namun, mereka harus terpisah ketika orang tua Timur yang menjadi relawan kemanusiaan memutuskan untuk kembali ke Jawa.

Bukan tanpa alasan, kepulangan tersebut akibat situasi yang kian memanas. Kala itu, terjadi baku tembak antara kelompok teroris dan pihak militer di salah satu area tambang di Papua. Peristiwa yang menyebabkan tewasnya 30 orang penduduk Papua, termasuk salah satunya ayahanda dari Apolo.

Seseorang yang juga pindah ke Jawa untuk menempuh pendidikan militer membuat Apolo merasakan kesendirian yang dalam. Ia harus bertahan hidup sendirian tanpa ada siapa pun di sisinya.

Kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh Bapa Panglima Tobias (Arnold Kobogau), pemimpin tertinggi dari kelompok teroris. Ia membujuk Apolo untuk bergabung dengannya guna membalaskan dendam ayahnya yang tewas di tangan militer.

Timur, Sila, dan Apolo pernah berjanji kepada ayah Timur untuk saling menjaga satu sama lain laiknya saudara sekandung. Memori yang kerap kali ditayangkan ulang pada momen-momen dilema ketiga tokoh.

Perbedaan pandangan pun terjadi di antara ketiga tokoh ini. Sila dan Apolo yang “mecoba” kukuh dengan keyakinan patriotik di pihaknya masing-masing, serta Timur yang dilanda gejolak batin karena teringat janji masa kecilnya.

Secara umum, ketiganya seakan-akan “dipaksa” untuk berdiri di atas pijakannya masing-masing. Namun, imbuhan latar belakang masa lalu memberikan impak dramatis dan menyentuh. Di sisi lain, penonton seakan diajak untuk turut membayangkan pelintiran alur yang mungkin saja terjadi kemudian.

Komentar Penonton FilmTimur

Tempo sempat mewawancarai beberapa penonton untuk mengetahui reaksi dan komentar mereka atas film tersebut. Ananda, salah satu penonton, menyebut bahwa film Timur hadir dengan nuansa Indonesia yang kental dan pembawaan yang kuat dari masing-masing karakter. “Mungkin satu kata yang gambarin menurut aku adalah ciamik, karena action-nya tetap bagus, visualnya juga menarik,” katanya.

Reaksi berbeda datang dari penonton lainnya, Upi. Menurutnya, penggambaran cerita di film Timur yang terinspirasi dari kejadian nyata justru membuat kesan “setengah-setengah” antara fiksi dan dokumenter. “Ceritanya ini kan gabungan dari banyak cerita nyata, tapi kan nggak cerita nyata, ya sekalian aja dijadiin fiksi,” tutur Upi.

Lebih lanjut, Upi menilai bahwa hal ini dapat berimpak terhadap glorifikasi pihak militer sebagai sosok “pahlawan” dalam film tersebut. “Kalau ini jatuhnya menyasar ke suatu event yang benar terjadi, yang dalam sejarahnya juga Indonesia tuh bukan hero-nya. Tentaranya bukan hero-nya,” imbuhnya.

TIMUR, film karya rumah produksi Uwais Pictures diluncurkan secara terbatas pada Kamis, 4 Desember 2025. Film ini diputar dalam rangkaian acara Gala Premiere dan Press Conference yang berlangsung di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan. Hal ini juga menjadi awal karier aktor laga ternama Iko Uwais sebagai sutradara.

Selain berperan sebagai sutradara, Iko juga turut serta dalam memainkan tokoh utama dalam film tersebut, Timur. Menurut informasi, film ini diambil dari peristiwa nyata yang terjadi dalam Operasi Mapenduma 1996. Film Timur bisa ditonton secara umum melalui bioskop mulai tanggal 18 Desember 2025. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abraham Samad

    Abraham Samad: Pertemuan Bersejarah antara Presiden Prabowo dan Tokoh Oposisi

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pusat perhatian setelah menggelar pertemuan penting dengan sejumlah tokoh oposisi. Acara ini digelar di Kertanegara, Jakarta, selama 4,5 jam pada Jumat (30/2/2026). Pertemuan tersebut mencuri perhatian publik karena melibatkan tokoh-tokoh yang sering mengkritik pemerintahan saat ini. Daftar Tokoh yang Hadir Dalam pertemuan ini, hadir beberapa tokoh yang dikenal […]

  • Menteri Keuangan Purbaya: Dana MBG Belum Kembali

    Menteri Keuangan Purbaya: Dana MBG Belum Kembali

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Penjelasan Menteri Keuangan Mengenai Dana MBG yang Dikembalikan DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan penjelasan terkait isu dana MBG yang dikembalikan ke kas negara. Menurutnya, pernyataan yang beredar di media sosial mengenai pengembalian dana sebesar Rp100 triliun belum sepenuhnya benar. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut belum pernah dianggarkan secara resmi oleh pemerintah. “Yang saya […]

  • Kembali Berjaya, “Mas Mbak Jateng” Siap Promosikan Pesona Jawa Tengah

    Kembali Berjaya, “Mas Mbak Jateng” Siap Promosikan Pesona Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 523
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah empat tahun vakum, ajang pemilihan duta wisata “Mas Mbak Jateng” kembali digelar dengan semangat baru. Tahun ini, “Mas Mbak Jateng” mengusung tema “Kenali Diri, Gali Potensi, dan Raih Prestasi”. Tema ini diharapkan dapat melahirkan duta wisata yang tidak hanya memiliki paras menawan, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, pengetahuan tentang Jawa Tengah, dan semangat […]

  • Peran Belanda dan Islandia dalam Kasus Genosida di Mahkamah Internasional

    Peran Belanda dan Islandia dalam Kasus Genosida di Mahkamah Internasional

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Belanda dan Islandia telah mengajukan deklarasi intervensi dalam kasus genosida yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional (ICJ). Pengumuman ini dilakukan oleh mahkamah PBB pada Kamis. Kedua negara tersebut mengajukan deklarasi mereka pada Rabu, berdasarkan Pasal 63 statuta pengadilan dalam kasus yang diberi judul “Penerapan Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan […]

  • Kembali! Eksplorasi Kopi Jawa di JCC dan Festival Peneleh 2024

    Kembali! Eksplorasi Kopi Jawa di JCC dan Festival Peneleh 2024

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 257
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia Jawa Timur kembali menyelenggarakan Java Coffee Culture (JCC) dan Festival Peneleh pada tahun ini, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya. Acara ini akan menghadirkan sejumlah kepala daerah dan menteri sebagai narasumber. Java Coffee Culture dirancang untuk memperkenalkan nilai, sejarah, dan filosofi kopi Jawa yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan komoditas kopi […]

  • Lithuania , AS, Iran

    Lithuania Siap Bantu AS dalam Operasi di Iran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMOTA.COM – Komandan Militer Lithuania, Raimundas Vaiksnoras, menyatakan kesiapan negaranya untuk membantu Amerika Serikat (AS) dalam operasi yang dilakukannya di Iran. Ia menegaskan bahwa Lithuania bersedia membuka wilayah udara dan pangkasan militer bagi AS. “Iran adalah bagian dari poros jahat dan sudah mendapat dukungan penuh dari Rusia. Alhasil, Iran sudah menjadi ancaman bagi kita semua […]

expand_less