Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Isu Bupati Aceh Selatan dan Kebijakan Penanganan Bencana, Surat Tak Mampu Atasi Banjir Terbit

Isu Bupati Aceh Selatan dan Kebijakan Penanganan Bencana, Surat Tak Mampu Atasi Banjir Terbit

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah isu menarik muncul terkait kebijakan penanganan bencana di wilayah Aceh Selatan. Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah surat ketidaksanggupan yang diterbitkan oleh pemerintah kabupaten setempat. Surat tersebut menyatakan bahwa kondisi bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah ini terlalu berat untuk ditangani secara mandiri.

Surat bernomor 360/1315/2025 itu mencantumkan sejumlah dampak besar dari bencana, termasuk akses transportasi yang terputus, kerusakan infrastruktur, serta lumpuhnya aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Dalam dokumen tersebut juga disebutkan adanya kerusakan pada jaringan irigasi, sanitasi, dan fasilitas kesehatan akibat bencana alam.

Peran Pemerintah Provinsi dalam Penanganan Bencana

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudera Putra, menjelaskan bahwa penerbitan surat tersebut bukanlah tanda menyerah, tetapi merupakan persyaratan administratif agar pemerintah provinsi dapat menetapkan status darurat bencana. Menurutnya, surat ini menjadi dasar hukum agar bantuan bisa dikirim lebih besar, lebih cepat, dan lebih terkoordinasi.

“Ini permintaan dari Pemerintah Provinsi. Surat ini menjadi dasar hukum agar bantuan bisa dikirim lebih besar, lebih cepat, dan lebih terkoordinasi,” ujar Diva. Ia menegaskan bahwa skala kerusakan kali ini cukup masif sehingga kapasitas kabupaten tidak memadai untuk menangani seluruh dampak tanpa dukungan dari provinsi.

Bantuan yang dimaksud mencakup logistik, alat berat, personel hingga anggaran tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Respons Gubernur Aceh terhadap Bupati

Di tengah polemik tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem memberikan respons keras kepada seluruh kepala daerah di Aceh. Ia meminta bupati dan wali kota untuk tidak mudah menyerah menghadapi bencana. “Jangan cengeng jadi bupati. Kalau tidak sanggup, mundur saja,” kata Mualem tegas.

Ia menekankan bahwa para pemimpin daerah harus berada di garis depan dalam penanganan bencana dan tidak lari dari tanggung jawab. Respons ini menunjukkan bahwa pemerintah provinsi memiliki harapan tinggi terhadap kompetensi dan tanggung jawab para kepala daerah.

Kontroversi Terkait Kehadiran Bupati di Luar Wilayah

Di tengah situasi ini, muncul foto Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dan istrinya, Devina Fisah Mirwan, sedang berpose di depan Kakbah. Foto tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Beberapa menganggap bahwa kepergian bupati ke luar negeri saat wilayahnya dilanda bencana adalah tindakan yang tidak pantas.

Namun, pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kepergian bupati tersebut. Isu ini semakin memperkuat diskusi tentang tanggung jawab dan kesadaran akan kepentingan rakyat dalam situasi krisis.

Kebutuhan Koordinasi dan Transparansi

Dari seluruh informasi yang ada, terlihat bahwa penanganan bencana memerlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak. Tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga dari segi tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap rakyat. Keterbukaan dan transparansi dalam pengambilan keputusan sangat penting agar masyarakat merasa didengar dan dilayani dengan baik.

Kondisi seperti ini juga mengingatkan bahwa setiap pemimpin harus siap menghadapi tantangan, baik dalam kondisi normal maupun dalam situasi darurat. Tanggung jawab terhadap rakyat adalah hal utama yang harus diprioritaskan. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Benteng Pemenangan Khofifah (BPK) Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Khofifah: “Kami Hanya Dipakai Saat Pilkada”

    Relawan Benteng Pemenangan Khofifah (BPK) Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Khofifah: “Kami Hanya Dipakai Saat Pilkada”

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gelombang kekecewaan datang dari Relawan Benteng Pemenangan Khofifah (BPK) yang selama dua periode berdiri di garda terdepan memenangkan Khofifah Indar Parawansa dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Dalam pernyataan sikap resminya, Koordinator (BPK) nama krennya Boy melayangkan mosi tidak percaya kepada Khofifah. Mereka menilai, selama dua periode kepemimpinan, tidak ada bentuk penghargaan maupun […]

  • Kemenangan Dramatis Rangers Mengurangi Jarak dengan Pemimpin Liga

    Kemenangan Dramatis Rangers Mengurangi Jarak dengan Pemimpin Liga

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan dramatis yang diraih oleh Rangers dalam pertandingan melawan Hearts di Ibrox menjadi momen penting dalam perjalanan tim tersebut di Liga William Hill. Dengan kemenangan 4-2, Rangers berhasil mengurangi jarak dengan pemimpin klasemen sementara, Hearts, menjadi hanya dua poin. Performa Mencolok Youssef Chermiti Salah satu tokoh utama dalam kemenangan ini adalah Youssef Chermiti, yang […]

  • bansos BPNT, PKH, BLT Kesra

    Penyaluran Bantuan Sosial 52 Ribu Warga Tidak Mampu di Kabupaten Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak Penyaluran Bantuan Sosial 52.493 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Mojokerto kini mendapatkan bantuan langsung tunai sementara kesejahteraan rakyat (BLTS Kesra) sebesar Rp 900 ribu. Bantuan tersebut diberikan sebagai jatah tiga bulan, yaitu Oktober hingga Desember. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan telah berlangsung pada Senin (24/11). Proses Penyaluran dan Perbedaan dengan […]

  • Satgas Pangan Polres Pasuruan Kawal Stabilitas Harga Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Satgas Pangan Polres Pasuruan Kawal Stabilitas Harga Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pasuruan meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta keamanan konsumsi masyarakat selama momentum Nataru. Pengawasan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, menyasar produsen, distributor, […]

  • Sejarah dan Penyebab Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Sejarah dan Penyebab Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Peristiwa Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny DIAGRAMKOTA.COM – Pada tanggal 29 September 2025 sekitar pukul 14.40 WIB, mushola yang berada di dalam kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami ambruk. Kejadian ini terjadi saat lebih dari 100 santri sedang melaksanakan salat asar berjamaah. Peristiwa tersebut menewaskan satu orang dan melukai puluhan santri […]

  • Wujudkan Penggalangan Dana, LCSS gelar Kegiatan Bakti Sosial mengangkat 4 Pilar Lions Club

    Wujudkan Penggalangan Dana, LCSS gelar Kegiatan Bakti Sosial mengangkat 4 Pilar Lions Club

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Lions Club Surabaya Sejahtera (LCSS) kembali mengadakan kegiatan bakti sosial dengan mengangkat 4 dari 5 pilar Lions Club: Relieving Hunger, Environment, Vision, dan Diabetes. Acara ini dilaksanakan di Tunjungan Plaza 3 lantai 6, Convention Hall, dan merupakan bakti sosial keempat sepanjang tahun 2024. Presiden LCSS 2024-2025, Tatik Effendi, SH, menyatakan bahwa bakti sosial […]

expand_less