Penjualan BBM di Pasuruan Kembali Normal Setelah Peningkatan Pengawasan Mutu
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA,COM – Peningkatan kualitas pengawasan mutu dari Pertamina berdampak positif terhadap penjualan BBM di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Pasuruan. Dalam beberapa pekan terakhir, tren penjualan pertalite dan pertamax kembali stabil setelah sempat mengalami penurunan signifikan.
Penurunan Awal dan Kenaikan Kembali
Pada akhir Oktober hingga awal November lalu, penjualan BBM di SPBU wilayah Pasuruan mengalami penurunan sebesar 20-30 persen. Namun, situasi ini mulai membaik dalam dua hingga tiga minggu terakhir. Pengelola SPBU Bypass Plintahan Pandaan, Gwan Hartono, menyatakan bahwa penjualan pertalite kini sudah kembali normal. Masyarakat kembali menggunakan bahan bakar ini untuk kendaraan baik motor maupun mobil.
“Penjualan Pertalite memang sempat turun, sampai dengan 30 persen. Sekarang normal lagi, dan masyarakat banyak yang kembali menggunakan pertalite untuk kendaraannya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa saat ini, tren penjualan sudah stabil dan tidak ada keluhan atau pengaduan terkait masalah pada kendaraan.
Proses Pemeriksaan Mutu BBM
Gwan menjelaskan bahwa penjualan BBM di SPBU tempatnya bekerja dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Saat BBM datang dari depo, seluruh tangki truk dan tangki penyimpanan di SPBU diperiksa secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan mutu BBM tetap terjaga sehingga konsumen merasa aman dan puas.
“Ini memang sesuai dengan SOP-nya, agar mutu dan kualitasnya terjaga. Sehingga konsumen yang membeli aman dan puas,” tambahnya.
Kenaikan Penjualan Pertamax
Selain pertalite, penjualan pertamax juga mengalami kenaikan. Menurut Mas Fadh Tri Wahyudo, manajer SPBU Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, penjualan pertamax saat ini meningkat hingga 100 persen. Ia menyebutkan bahwa antara penjualan pertalite dan pertamax, rata-rata per harinya seimbang.
“Untuk penjualan pertalite dilapangan saat ini sudah normal. Untuk penjualan pertamax juga mengalami kenaikan 100 persen. Antara penjualan pertalite dan pertamax, per harinya rata-rata imbang,” jelasnya.
Tanggapan Konsumen
Fuad, 25 tahun, seorang pengendara motor warga Pandaan, mengaku tetap menggunakan pertalite meskipun sempat ada isu keluhan. “Kemarin pas ramai-ramai ada keluhan pertalite, saya tetap pakai pertalite dan termasuk sampai sekarang. Selama ini alhamdulillah aman-aman saja, juga tidak ada kendala pada motor saya,” katanya.
Upaya Pertamina dalam Memastikan Ketersediaan BBM
Pertamina terus memperkuat sistem pengawasan mutu dan distribusi BBM. Salah satu upaya mereka adalah memastikan ketersediaan BBM subsidi dan LPG di tengah kondisi cuaca ekstrem seperti banjir. Dengan langkah-langkah ini, Pertamina berkomitmen untuk menjaga kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak. ***





Saat ini belum ada komentar