Program Kopdes Merah Putih Berdampak Positif pada Ekonomi Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di Jawa Timur. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 563 unit Kopdes Merah Putih beroperasi di wilayah Bumi Majapahit. Angka ini menjadi indikasi keberhasilan inisiatif tersebut dalam mendorong perekonomian masyarakat pedesaan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan perhatian khusus terhadap program ini. Ia aktif mendukung pengembangan Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, menyampaikan bahwa jumlah unit Kopdes yang beroperasi terus meningkat setiap tahunnya.
“Bu Gubernur Khofifah sangat mendukung program ini, hingga saat ini jumlah Kopdes Merah Putih yang beroperasi mencapai 563 unit,” ujar Endy saat dikonfirmasi.
Pertumbuhan Omzet dan Perputaran Ekonomi
Salah satu indikator keberhasilan program ini adalah pertumbuhan omzet yang dialami oleh setiap Kopdes. Menurut Endy, rata-rata Kopdes Merah Putih memiliki omzet yang cukup sehat, dengan beberapa unit bahkan mencapai angka antara Rp 20-30 juta per bulan.
“Ini menunjukkan bahwa adanya Kopdes Merah Putih memberikan dampak positif terhadap perekonomian di tingkat desa atau kelurahan,” tambahnya.
Varian Bisnis yang Berkembang
Meski saat ini mayoritas Kopdes Merah Putih menjual sembako seperti beras, gula, dan minyak goreng, Endy berharap ke depan bisnis yang dijalankan akan semakin beragam. Ia yakin bahwa setiap daerah dapat mengembangkan produk lokal sesuai dengan kearifan masing-masing wilayah.
“Ke depan saya yakin bisnis Kopdes akan semakin variatif, sesuai dengan kebutuhan warga dan potensi lokal setiap daerah,” ujarnya.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meski ada progres yang baik, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa setiap Kopdes dapat menjaga kualitas layanan dan tetap relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, perlu adanya pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas pengelola Kopdes.
Endy menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam memperkuat program ini. Dengan dukungan yang solid, Kopdes Merah Putih diharapkan bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih kuat di Jawa Timur.
Program Kopdes Merah Putih telah membuktikan dirinya sebagai salah satu inisiatif yang mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat pedesaan. Dengan jumlah unit yang terus bertambah dan omzet yang meningkat, program ini menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Keberlanjutan dan pengembangan lebih lanjut akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa Kopdes Merah Putih terus berkontribusi positif bagi masyarakat Jawa Timur. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar