Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Adu Strategi Ahmad Sahroni VS Cak Lontong di Pilkada DKI Jakarta 

Adu Strategi Ahmad Sahroni VS Cak Lontong di Pilkada DKI Jakarta 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 semakin memanas dengan munculnya berbagai koalisi dan strategi pemenangan. Salah satu koalisi yang menarik perhatian adalah Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Koalisi Indonesia Maju Plus, baru-baru ini telah mengumumkan penunjukan Ahmad Sahroni sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan tersebut. Penunjukan Ahmad Sahroni sebagai ketua pemenangan tentunya bukan tanpa alasan.

Karier politiknya yang gemilang dan pengalamannya di parlemen menjadi modal kuat untuk mengatur strategi memenangkan pasangan Ridwan Kamil dan Suswono. Sahroni telah menorehkan prestasi gemilang di dunia politik, mulai dari terpilih sebagai anggota DPR RI hingga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Keberhasilan Sahroni dalam meraih suara di wilayah DKI Jakarta III pada pemilhan legislatif (Pileg) 2024 dengan suara lebih dari 60.000 menunjukkan popularitas dan elektabilitasnya yang tinggi.

Pengalamannya dalam membangun komunikasi dan jaringan politik di wilayah tersebut akan menjadi aset penting dalam memenangkan pasangan Ridwan Kamil dan Suswono di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Selain itu, Sahroni dikenal sebagai sosok yang energik dan memiliki strategi politik yang jitu. Kemampuannya dalam mengelola tim dan membangun strategi pemenangan terbukti efektif dalam meraih kemenangan di berbagai pemilihan calon legislatif sebelumnya.

Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Ahmad Sahroni diharapkan oleh partai pengusung pasangan Ridwan Kamil dan Suswono meraih kemenangan di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Penunjukan Sahroni sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Ridwan Kamil – Suswono menjadi bukti nyata bahwa KIM Plus serius dalam memenangkan kontestasi politik ini. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Sahroni diharapkan dapat membawa pasangan tersebut meraih kemenangan.

Dengan telah ditunjuknya Ahmad Sahroni otomatis bakal bersaing dengan Lies Hartono alias Cak Lontong yang ditunjuk jadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno, yang diusung PDIP di Pilgub DKI Jakarta 2024.

Penunjukkan Cak Lontong sebagai Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung dan Rano Karno, merupakan strategi PDIP untuk mendapat dukungan publik. Terlebih, komedian Indonesia tersebut telah terlibat dalam dunia politik sejak 2014, termasuk dalam kampanye Jokowi-Jusuf Kalla.

Mengingat perjalanan Cak Lontong di dunia hiburan memang tak perlu diragukan lagi. Dari panggung lawak hingga layar kaca, pria kelahiran Magetan Jawa Timur ini telah menghibur jutaan pasang mata dengan gaya komedinya yang khas.

Keputusan Cak Lontong untuk terjun ke dunia politik tentu saja menarik perhatian publik. Pasalnya, selama ini ia dikenal sebagai komedian yang menghindari topik-topik sensitif dalam lawakannya.

Namun, Cak Lontong tampaknya melihat politik sebagai sebuah panggung baru untuk menyalurkan ide dan gagasannya. Pengalaman Cak Lontong sebagai pelawak nan cerdas diharapkan oleh PDIP dapat menjadi senjata utama dalam memenangkan hati masyarakat.

Serta gaya komunikasinya yang santai dan humoris diyakini oleh PDIP dapat menjangkau berbagai kalangan, terutama generasi muda yang cenderung apatis terhadap politik. Karena Cak Lontong memiliki daya tarik magnetik sebagai publik figur.

Kehadiran Cak Lontong yang ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung dan Rano Karno juga menjadi bukti bahwa politik tidak selalu identik dengan kekerasan dan intrik.

PDIP meyakini dan ingin membuktikan bahwa humor dan kecerdasan dapat menjadi alat yang efektif untuk membangun komunikasi dan mendekatkan diri dengan masyarakat luas.

Dengan pengalamannya di dunia hiburan dan kecerdasannya dalam berpolitik, Cak Lontong diyakini juga oleh PDIP memiliki potensi untuk menjadi jembatan antara politik dan masyarakat, serta menjembatani kesenjangan antara generasi muda dan para pemimpin.

Dengan ditunjuknya Cak Lontong sebagai Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta, PDIP memanfaatkan celah lain untuk menarik dan mendapatkan dukungan masyarakat melalui komedian dan artis disenangi publik

Persaingan di Pilkada Jakarta bakal seru, karena masing-masing paslon sudah menunjuk ketua timsesnya. Paslon Pramono-Rano menunjuk Cak Lontong, sementara itu paslon Ridwan Kamil-Suswono menunjuk Ahmad Sahroni sebagai ketua timses.

Lalu, seperti apa adu gagasan dan strategi dari masing-masing ketua timses yaitu Cak Lontong dan Sahroni?. Kita tunggu bagaimana gerak dan langkah-langkah mereka. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sheila dara

    Fenomena Penampilan Sheila Dara dalam Film ‘Sore Istri dari Masa Depan’

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Memahami Konteks Film Film ‘Sore Istri dari Masa Depan’ merupakan salah satu karya yang tidak hanya memikat perhatian penonton lewat alur cerita yang unik, tetapi juga menggambarkan isu-isu sosial dan budaya yang relevan dalam konteks masyarakat saat ini. Dalam menciptakan lingkungan yang kaya akan narasi, film ini menghadirkan Sheila Dara sebagai salah satu tokoh sentral, […]

  • DPRD Surabaya Azhar kahfi

    Soal Inpres Efisiensi Belanja APBN Dan APBD,Azhar Kahfi : Anggaran Harus Utamakan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Azhar Kahfi memberikan tanggapan terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengharuskan efisiensi belanja APBN dan APBD.

  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn Minggu 25 Januari 2026: Finansial, Karir, Keberuntungan, Kesehatan, dan Cinta

    Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn Minggu 25 Januari 2026: Finansial, Karir, Keberuntungan, Kesehatan, dan Cinta

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Ramalan zodiak menyediakan petunjuk berharga dan penuh keberuntungan untuk perjalanan hidup kita pada hari Jumat, 25 Januari 2026 mendatang. Untuk Sagitarius, hari esok tanggal 25 Januari 2026 merupakan waktu yang penting untuk memperkuat ikatan hubungan serta mengoptimalkan potensi diri. Sementara Capricorn pada 25 Januari 2026 akan mengalami energi positif yang mendukung kestabilan di berbagai […]

  • APBD Rp12,62 Triliun dan “Pesugihan Kandang Bubrah” Gaya Baru Pemerintahan Kota Surabaya photo_camera 1

    APBD Rp12,62 Triliun dan “Pesugihan Kandang Bubrah” Gaya Baru Pemerintahan Kota Surabaya

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 1.789
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya tengah mempersiapkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 yang mencapai Rp12,62 triliun (Tertinggi di Jawa Timur), jumlah fantastis yang digadang untuk memperkuat pembangunan dan kesejahteraan warga kota. Namun di balik angka besar itu, publik justru dihadapkan pada fenomena yang ironis: pembangunan yang tidak berkelanjutan, atau yang oleh […]

  • RPH Surabaya Luncurkan Beef Patties, Tawarkan Harga Khusus Nataru

    RPH Surabaya Luncurkan Beef Patties, Tawarkan Harga Khusus Nataru

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PD RPH Surabaya mengenalkan produk daging olahan terbaru mereka, yaitu beef patties kepada masyarakat Surabaya. Beef patties produksi RPH Surabaya, dibuat dari daging sapi kwalitas 1, hasil pemotongan PD RPH Surabaya. “Menyambut Nataru (Natal dan Tahun Baru) mulai tanggal 21 Desember sampai 28 Desember 2024, kita gelar harga spesial yaitu Rp 45 ribu […]

  • Ramadan sebagai Ruang Pendidikan Total, Nama-Nama Lain Ramadhan

    Ramadan sebagai Ruang Pendidikan Total, Nama-Nama Lain Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramadan bukan sekadar bulan puasa, tetapi juga menjadi waktu untuk belajar dan berkembang secara spiritual, sosial, dan intelektual. Dalam perspektif pendidikan Islam, puasa tidak hanya berupa ibadah ritual, tetapi juga menjadi madrasah yang membentuk iradah dan kesabaran. Sebagaimana dijelaskan oleh Yusuf al-Qaradawi, puasa adalah proses pembentukan karakter yang sistematis. Sementara Abdullah Nashih Ulwan melihatnya […]

expand_less