Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Sejumlah Alasan Airlangga Hartarto Mundur Sebagai Ketua Partai Golkar

Sejumlah Alasan Airlangga Hartarto Mundur Sebagai Ketua Partai Golkar

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024, Airlangga Hartarto secara resmi mengumumkan pengundurannya sebagai ketua Partai Golkar. Pengumuman ini mengejutkan banyak orang, terutama anggota dewan Partai Golkar.

Airlangga Hartarto, yang dikenal karena kepemimpinannya yang kuat dan visi politiknya yang jelas, telah menjadi kehadiran yang sangat dihormati di Partai Golkar selama bertahun-tahun.

Menurut anggota dewan Partai Golkar Palar Batubara, Airlangga Hartarto mengundurkan dirinya karena beberapa alasan. Salah satu alasan utamanya adalah keinginan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar.

Dengan mundur sebagai ketua, Airlangga Hartarto percaya bahwa ia dapat memberikan peran yang lebih signifikan dalam partai dan membantu memastikan keberlanjutan dan keberhasilan Partai Golkar di masa depan.

Pengunduran Airlangga Hartarto menandai akhir dari periode kepemimpinannya yang panjang dan sukses di Partai Golkar. Selama masa jabatannya sebagai ketua, Airlangga Hartarto telah memainkan peran penting dalam membentuk arah dan kebijakan partai.

Dilansir dalam laman Antara, ada beberapa hal terkait penyebab mundurnya Airlangga Hartarto. Mari simak ulasannya dibawah ini.

1. Adanya Kejanggalan di dalam Partai Golkar: Palar menilai, ada ‘sesuatu’ dibalik mundurnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian). Hal tersebut datang dari kursi pimpinan Partai Golkar yang diputuskan melalui Musyawarah Nasional (Munas) setiap lima tahun sekali.

“Kalau sampai dia mundur berarti ada sesuatu. Ini sesuaai seperti apa yang saya katakan tadi,” katanya.

Palar menilai peristiwa mundurnya Airlangga sebagai Ketum Partai Golkar dianggap sebagai tsunami politik. Jika peristiwa ini tidak diatasi dengan baik, maka, akan berdampak kepada partai politik di Tanah Air.

2. Demi Menjaga Solidaritas di Internal Golkar: Selain adanya isu kejanggalan di dalam Partai Golkar. Dasar pertimbangan pengunduran diri dari Airlangga Hartanto disebabkan untuk menjaga solidaritas di dalam jajaran Partai Golkar.

Airlangga menginginkan agar situasi dalam Partai Golkar lebih kondusif dalam masa transisi pemerintah di masa yang akan datang. Dalam menyikapi hal ini, Airlangga memutuskan untuk lebih berkosentrasi dalam kabinet Presiden Joko Widodo sebagai Menko Perekonomian.

3. Memilih Fokus kepada Kabinet Presiden Joko Widodo sebagai Menko Perekonomian: Dalam keputusannya mengundurkan diri sebagai Ketua Partai Golkar. Airlangga lebih dibutuhkan di dalam kabinet untuk mengantarkan masa transisi pemerintahan kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Banyak sekali program-program disiapkan sebagai program lanjutan untuk menjaga kesinambungan visi misi program 2 periode Jokowi – Ma’ruf. Sementara itu, juga ada visi misi program masa depan bagi Pak Prabowo dan Pak Gibran.

Selain itu, mundurnya Airlangga untuk menjaga semua agenda Partai Golkar. Termasuk agenda nasional.

4. Menjaga Stabilitas Transisi Pemerintahan dan Keutuhan Golkar: Dalam video resmi yang disiarkan oleh Partai Golkar di Jakarta pada Minggu (11/8/2024). Airlangga menjelaskan alasan dia muncur karena dirinya ingin menjaga keutuhan Partai Golkar.

Hal ini juga memastikan stabilitas selama transisi pemerintahan dari Presiden RI Joko Widodo ke pemerintahan Prabowo Subianto. “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ucapnya. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WNA Kanada di Deportasi dari Bali Kasus Perusahaan Fiktif 

    WNA Kanada di Deportasi dari Bali Kasus Perusahaan Fiktif 

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kantor Imigrasi melalui Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar baru-baru ini mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Kanada yang mendirikan perusahaan fiktif di Bali. Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Gede Dudy Duwita menjelaskan, WNA berinisial JGC ini pertama kali datang ke Indonesia pada Oktober 2020 dengan visa wisata. Pada Februari 2021, ia mendirikan perusahaan PT […]

  • Palestina ,Indonesia, Dubes

    Palestina di Indonesia dan Hubungan Bilateral yang Erat, Dubes Pamit ke Sjafrie

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertemuan antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, menjadi momen penting dalam menjaga hubungan diplomatik antara kedua negara. Pertemuan ini terjadi di kantor Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat pada Senin (5/1/2026), dan menjadi momen perpisahan bagi Zuhair mengingat masa tugasnya di Indonesia […]

  • Pengumuman kuota SNBP 2026 mulai hari ini, catat jadwal lengkapnya

    Pengumuman kuota SNBP 2026 mulai hari ini, catat jadwal lengkapnya

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tahapan awal Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dimulai pada 29 Desember 2025. Pada tahap ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) akan mengumumkan kuota SNBP di masing-masing sekolah. Sekolah yang telah menggunakan sistem e-Rapor akan mendapatkan tambahan kuota pada jalur SNBP 2026. Kebijakan tersebut diharapkan mendorong percepatan digitalisasi administrasi […]

  • Acara TV Legendaris Yang Masih Populer Hingga Kini

    Acara TV Legendaris Yang Masih Populer Hingga Kini

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Acara TV legendaris yang masih populer hingga kiniNamun, hanya segelintir yang mampu bertahan lintas generasi dan tetap relevan hingga kini. Salah satunya adalah "Si Unyil," sebuah program animasi yang telah menghiasi layar kaca sejak tahun 1981 dan hingga saat ini masih mampu mencuri perhatian, baik dari anak-anak maupun orang dewasa. Kepopulerannya yang abadi […]

  • Sukadar : Surabaya Butuh 30 Rute Feeder Untuk Tingkatkan Akses Transportasi Publik

    Sukadar : Surabaya Butuh 30 Rute Feeder Untuk Tingkatkan Akses Transportasi Publik

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi C DPRD Surabaya menekankan untuk melakukan evaluasi soal perkembangan transportasi publik, khususnya terkait dengan feeder atau wira wiri. Hal tersebut diutarakan seusai menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya diruang komisi C DPRD Kota Surabaya (04/06/2025). Sukadar, Anggota Komisi C dari Fraksi PDIP, mengatakan bahwa Kota Surabaya itu butuh feeder kurang […]

  • ONIC Esports, Team Spirit, M7 Swiss Stage 3

    Jadwal Lengkap M7 Swiss Stage 3 Hari Ini: ONIC Esports Hadapi Team Spirit, Tantangan Berat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan M7 World Championship terus memanas dengan babak Swiss Stage yang menjadi fase krusial bagi tim-tim yang berlaga. Pada hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, penggemar esports di Indonesia khususnya menyaksikan laga penting antara ONIC Esports melawan Team Spirit. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi “Raja Langit” untuk menjaga asa lolos ke babak […]

expand_less