Pemkot Surabaya Percepat Proyek Saluran Drainase di Jalan Prof Dr Moestopo Akibat Kemacetan

DIAGRAMKOTA.COMKemacetan yang terjadi di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Surabaya, menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Proyek saluran drainase yang sedang dikerjakan di kawasan tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas, sehingga pihak berwenang memutuskan untuk mempercepat pengerjaan proyek.

Menurut informasi yang beredar, proyek ini melibatkan pembangunan box culvert atau gorong-gorong yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas saluran air menuju pompa Dharmahusada. Proyek ini juga terkait dengan pengembangan trotoar saluran di Jalan Moestopo dan Karang Menjangan.

“PENGERJAAN GORONG-GORONG KINI SEDANG DILAKUKAN DI LAJUR KANAN JALAN PROF. DR. MOESTOPO (DEPAN RSUD DR. MOESTOPO. DIPERKIRAKAN SELESAI SEPTEMBER,” tulis akun Instagram @satgasviralsby.

Adi Gunita, Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, mengonfirmasi adanya proyek saluran drainase di kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya memahami gangguan yang terjadi dan akan segera mempercepat proses pengerjaan.

“Memang ada proyek galian pembangunan box culvert. Konektivitas saluran ke arah pompa Dharmahusada, menyambung ke trotoar saluran di Moestopo dan Karang Menjangan,” ujarnya.

Adi menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari solusi untuk mengatasi banjir di Karang Menjangan. Target penyelesaian proyek adalah September 2026. Namun, pihaknya ingin mempercepat pengerjaan di jalan arteri Moestopo.

Di sisi lain, kontraktor mengerjakan proyek saluran drainase tersebut pada malam hari, mulai pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB. Hal ini sesuai instruksi aparat Kepolisian dan Dishub Surabaya.

“Jadi ngapunten (maaf) pengerjaan memang kita lakukan malam hari, sesuai dengan arahan dari teman-teman Kepolisian dan dari Dinas Perhubungan,” katanya.

Untuk mengatasi kemacetan di sekitar proyek, sejumlah petugas kontraktor bersama Dishub Surabaya akan disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan.

Solusi dan Tantangan dalam Proyek Drainase

Proyek saluran drainase ini memiliki tantangan tersendiri. Selain masalah kemacetan, pihak pelaksana harus memastikan bahwa pekerjaan dilakukan secara aman dan tidak mengganggu masyarakat sekitar. Adi Gunita menegaskan bahwa semua langkah yang diambil telah sesuai dengan aturan dan instruksi dari pihak berwenang.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
– Pengerjaan dilakukan pada jam malam hari.
– Petugas pengatur lalu lintas ditempatkan di lokasi proyek.
– Pengguna jalan diberi informasi tentang kondisi jalan dan rute alternatif.

Peran Masyarakat dalam Mendukung Proyek

Masyarakat sekitar juga diminta untuk tetap sabar dan mendukung proyek ini. Meski saat ini terjadi gangguan, tujuan utama dari proyek ini adalah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan mengurangi risiko banjir di wilayah Karang Menjangan.

Selain itu, pihak Pemkot Surabaya juga akan terus memberikan informasi terkini tentang progres pengerjaan proyek kepada masyarakat melalui berbagai media dan komunikasi publik.

Kesimpulan

Proyek saluran drainase di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Surabaya, merupakan langkah penting dalam upaya mengatasi masalah banjir dan meningkatkan kualitas infrastruktur kota. Meskipun saat ini terjadi gangguan lalu lintas, pihak berwenang berkomitmen untuk mempercepat pengerjaan dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *