Kebisingan Lapangan Padel di Surabaya, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Lapangan padel di kawasan permukiman mewah Dharmahusada, Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah warga sekitar mengeluhkan gangguan kebisingan yang terjadi hampir sepanjang hari. Aktivitas olahraga ini dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga, sehingga memicu rencana tindakan hukum dari pihak penghuni rumah yang terdampak.
Warga Terdampak Mengeluh Kebisingan Sejak Pagi Sampai Malam
Felicia Kartika, salah satu warga setempat yang tinggal berdekatan dengan lapangan padel, mengungkapkan bahwa suara benturan bola dan raket serta teriakan pemain terdengar sejak pagi hingga larut malam. Menurutnya, gangguan tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun dan mulai memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas kerjanya.
“Sering terbangun dalam kondisi kaget karena suara bising di pagi hari, memicu sakit kepala, berdampak terhadap produktivitas kerja,” ujar Felicia.
Ia menambahkan bahwa ia sudah melakukan berbagai upaya persuasif seperti melapor langsung ke lokasi dan mengirimkan pesan ke manajemen Atlas Padel. Namun, karena tidak ada penyelesaian yang memadai, Felicia memutuskan untuk mengambil langkah hukum.
Manajemen Atlas Padel Surabaya Minta Maaf dan Lakukan Perbaikan
Perwakilan manajemen Atlas Padel Surabaya, Selviyani Dina, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pemasangan peredam suara untuk mengurangi dampak kebisingan. Lapangan nomor 5 yang dekat dengan rumah Felicia saat ini sedang dalam renovasi dan tidak digunakan sementara waktu.
“Lapangan dalam status under renovation (dalam renovasi), dan tidak ada aktivitas bermain di sana sampai seluruh peredam suara selesai terpasang,” jelas Selviyani.
Selain itu, manajemen juga membatasi jam operasional lapangan dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB agar tidak mengganggu waktu istirahat warga. Mereka juga siap mematuhi standar baku mutu kebisingan yang ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.
Tanggapan Manajemen atas Rencana Tindakan Hukum
Dalam keterangannya, Selviyani menyatakan bahwa pihak manajemen menghormati hak hukum Felicia dan siap berkomunikasi secara damai. Ia berharap proses komunikasi dan mediasi dapat berjalan dengan semangat kekeluargaan serta guyub rukun, sehingga menghasilkan solusi yang adil dan tidak merugikan pihak mana pun.
Langkah Lanjutan yang Dilakukan Warga
Felicia mengungkapkan bahwa ia akan terus mengikuti proses hukum yang ditempuh. Ia berharap dengan tindakan ini, pihak pengelola lapangan akan lebih sadar akan dampak kebisingan terhadap lingkungan sekitar dan berkomitmen untuk menjaga kenyamanan warga.
Pentingnya Keseimbangan Antara Olahraga dan Lingkungan
Masalah ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pengembangan fasilitas olahraga dan kebutuhan masyarakat sekitar. Dengan adanya tindakan hukum, diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi pengelola fasilitas umum lainnya untuk lebih memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.
FAQ
Apa penyebab kebisingan di lapangan padel?
Kebisingan disebabkan oleh suara benturan bola dan raket serta teriakan pemain yang terdengar sejak pagi hingga malam.
Bagaimana manajemen Atlas Padel Surabaya merespons keluhan warga?
Manajemen menyampaikan permohonan maaf dan melakukan pemasangan peredam suara, serta membatasi jam operasional lapangan.
Apa rencana tindakan hukum yang dilakukan warga?
Warga akan menempuh jalur hukum jika upaya persuasif tidak memberikan hasil yang memadai.***

>

Saat ini belum ada komentar