Perayaan Hari Jadi ke-733 Surabaya: Agenda Kreatif dan Inovatif yang Menarik Wisatawan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momen penting bagi masyarakat dan wisatawan. Tahun ini, Pemkot Surabaya menghadirkan berbagai agenda yang dirancang untuk memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata berbasis event. Berbagai acara mulai dari festival budaya hingga wisata malam akan digelar sepanjang April hingga Juni 2026.
Festival Budaya dan Wisata Malam
Salah satu agenda utama dalam HJKS 2026 adalah Festival Rujak Uleg (Rujak-Phoria) dan Surabaya Vaganza (Festival of Lights). Kedua acara ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, yang menunjukkan peningkatan perhatian terhadap potensi pariwisata Surabaya. Festival Rujak Uleg dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center, sementara Surabaya Vaganza akan digelar pada 16 Mei dengan rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota.
Wisata malam menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian acara. Acara diselenggarakan pada malam hari agar wisatawan dapat menikmati suasana kota dengan lebih nyaman. Selain itu, Surabaya Vaganza juga akan tampil dengan konsep baru melalui perpaduan instalasi bunga dan permainan cahaya, menciptakan pengalaman visual yang lebih atraktif.
Kolaborasi dengan Hotel dan Agen Perjalanan
Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, Pemkot Surabaya menjalin kerja sama dengan hotel dan agen perjalanan. Melalui kolaborasi ini, wisatawan yang menginap di hotel mitra dapat memperoleh paket bundling termasuk tiket event unggulan HJKS 2026. Ini merupakan strategi untuk meningkatkan antusiasme pengunjung dan memperluas jangkauan promosi.
Agenda Ekonomi Kreatif dan Olahraga
Selain acara budaya dan wisata, HJKS 2026 juga menyajikan berbagai agenda ekonomi kreatif dan olahraga. Di antaranya adalah Surabaya Shopping Festival (SSF), JConnect Zone, serta pertandingan liga profesional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Pemkot juga menghadirkan Surabaya Industrial & Labour Festival dan Piala Wali Kota yang melibatkan 40 cabang olahraga.
Kolaborasi dengan industri kreatif dan gaya hidup juga menjadi bagian dari agenda, seperti Surabaya Sports Fashion (SSF). Sementara itu, penguatan infrastruktur kota dilakukan melalui peresmian sejumlah rumah pompa di kawasan Margorejo.
Program Promo Tiket Wisata
Pemkot Surabaya juga meluncurkan program promo tiket masuk destinasi wisata seharga Rp 733 selama akhir pekan dan hari libur sepanjang Mei. Destinasi yang termasuk dalam program ini antara lain Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Museum 10 November, Wisata Perahu Kalimas, dan Kebun Raya Mangrove (KRM).
Untuk memudahkan akses, pembelian tiket bisa dilakukan secara daring melalui laman resmi tiketwisata.surabaya.go.id. Sementara itu, untuk destinasi seperti Kebun Raya Mangrove, pembelian tiket juga dapat dilakukan langsung di lokasi dengan kuota terbatas.
Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan
Menurut data dari tahun sebelumnya, kunjungan ke destinasi wisata meningkat sebesar 12,5 persen pada Mei 2025, serta peningkatan okupansi hotel sebesar 4 persen. Dengan penyelenggaraan HJKS yang semakin terintegrasi dan inovatif, Pemkot Surabaya berharap perayaan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang sebagai event berskala nasional hingga internasional.
Strategi City Branding
Perayaan HJKS 2026 juga menjadi bagian dari strategi besar dalam memperkuat city branding Surabaya. Konsep yang diusung menegaskan kota sebagai tempat yang bersatu dalam keberagaman serta kokoh layaknya burung Garuda. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam upaya ini.***

>
>

Saat ini belum ada komentar