Persebaya Surabaya dan Kemenangan Bersejarah di Ternate
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Tim Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan penting dalam pertandingan melawan Malut United. Hasil ini menjadi momen bersejarah yang tidak hanya mengangkat poin tim, tetapi juga memperkuat ikatan antara pemain dan masyarakat setempat. Setelah laga yang berjalan cukup sengit, para pemain dan pelatih memilih untuk mengakhiri pertandingan dengan kebersamaan di rumah seorang pemain muda asal Ternate.
Momen Kebersamaan di Rumah Alfan Suaib
Usai menang 2-0 atas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, skuad Bajol Ijo langsung menuju kediaman Alfan Suaib, pemain muda yang kini memperkuat klub. Meski tidak masuk daftar pemain karena cedera, Alfan tetap berkontribusi dengan cara yang unik. Sehari sebelum pertandingan, ia menghubungi tim operasional Persebaya dan mengundang seluruh anggota tim untuk makan malam bersama di rumah keluarganya.
Undangan tersebut disambut hangat oleh para pemain dan staf pelatih. Setelah briefing dari pelatih Bernardo Tavares, rombongan langsung berangkat menuju kediaman Alfan. Suasana di rumahnya terasa sangat akrab dengan hidangan khas Ternate seperti kepiting, ikan bakar, dan papeda yang tersaji di meja makan.
Komentar Pelatih dan Pemain
Coach Tavares mengaku sangat menikmati jamuan tersebut. “Terima kasih, makanannya enak sekali. Terutama kepiting, saya sangat suka,” ujarnya kepada keluarga Alfan. Asisten pelatih Paulo Duarte juga memberi kesan positif. “Bagi saya, kepiting dan cuminya luar biasa,” ucapnya dengan antusias.
Para pemain asing seperti Francisco Rivera, Mihailo Perovic, dan Milos Raickovic tampak lahap menikmati papeda. Momen ini menjadi pengalaman baru bagi mereka. Trio Brasil, Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes, dan Jefferson, terlihat santai menikmati suasana rumah Alfan. Kebersamaan ini memperkuat ikatan tim di luar lapangan.
Dukungan Warga dan Bonek
Warga sekitar dan Bonek di Ternate turut hadir dalam acara tersebut. Mereka berfoto bersama pemain dan berbagi kebahagiaan atas kemenangan Persebaya. Malam itu, kemenangan terasa lebih dari sekadar hasil pertandingan. Ada kehangatan, kebersamaan, dan energi baru yang menyatukan tim.
Profil Alfan Suaib
Alfan Suaib lahir di Ternate pada 24 Maret 2004. Pemain berusia 21 tahun ini berposisi sebagai sayap kanan dengan kaki dominan kanan. Sejak kecil, Alfan menekuni sepak bola di SSB Binter. Ia juga sempat berlaga di Liga TopSkor Indonesia pada 2021.
Kehadiran Alfan di Persebaya memberikan semangat baru bagi tim. Meskipun tidak bermain dalam pertandingan, ia tetap menjadi bagian dari kebersamaan yang terjadi setelah laga. Ini menunjukkan bahwa kemenangan tidak hanya tentang hasil, tetapi juga tentang hubungan antara pemain dan masyarakat.
Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Setelah kemenangan ini, Persebaya kini mengumpulkan 45 poin. Tim akan segera menghadapi Arema FC pada 28 April 2026. Pertandingan ini akan menjadi tantangan besar bagi Bajol Ijo, namun dengan semangat dan kebersamaan yang telah dibangun, mereka siap menghadapinya.
Persebaya Surabaya tidak hanya mencari kemenangan di lapangan, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan dan kehangatan yang muncul dari perjalanan tim.***

>

Saat ini belum ada komentar