Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Proyek Marina KEK Kura-Kura Bali Disegel karena Dugaan Kerusakan Ekosistem Mangrove

Proyek Marina KEK Kura-Kura Bali Disegel karena Dugaan Kerusakan Ekosistem Mangrove

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan proyek Marina di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali kembali menjadi sorotan setelah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bali melakukan penyegelan terhadap lokasi pembangunan. Penyegelan ini dilakukan karena dugaan adanya kerusakan ekosistem mangrove dan pelanggaran prosedur dalam tukar guling lahan.

Penyegelan Dilakukan Akibat Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Berdasarkan laporan dari Pansus TRAP DPRD Bali, proyek Marina diduga merusak hutan mangrove yang telah ada sebelumnya. Selain itu, terdapat indikasi adanya tukar guling lahan seluas 22 hektare tanpa melalui prosedur yang benar. Menurut temuan Pansus, tukar guling tersebut dilakukan dengan lahan di luar kawasan KEK.

Dalam laporan tersebut, ditemukan bahwa dari total luas lahan yang dijanjikan, hanya 18 hektare yang memiliki sertifikat, dan itu pun masih atas nama masyarakat. Sisanya tidak bisa dibuktikan keabsahannya.

Ketua Pansus Tegaskan Tidak Boleh Merusak Hutan Mangrove

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan bahwa tindakan merusak mangrove atau melakukan tukar guling tanpa prosedur merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Ia mengacu pada UU Nomor 27 Tahun 2007 yang menyatakan bahwa hutan mangrove tidak boleh dirusak atau dihilangkan dari ekosistem.

Supartha juga menyatakan bahwa pihaknya akan meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pengrusakan mangrove tersebut. “Jangan semena-mena walaupun punya SHGB, hutan mangrove tidak boleh diubah atau dirusak fungsinya,” ujarnya.

PT BTID Bantah Tuduhan dan Klaim Sudah Mengantongi Izin

Tuduhan tersebut dibantah oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), yang merupakan investor proyek Marina. Anak Agung Ngurah Buana, Kepala Departemen Perizinan PT BTID, membantah dugaan merusak kawasan hutan mangrove.

Menurut Buana, kawasan yang diklaim mangrovenya dihilangkan sudah berstatus Hak Guna Bangunan (HGB), bukan lagi kawasan hutan. “Setahu saya boleh ditebang kalau HGB, kalau kawasan hutan tidak boleh,” katanya.

BTID juga mengklaim bahwa pembangunan Marina dan tukar guling lahan telah mendapatkan izin lengkap. Termasuk dalam tukar guling lahan, mereka menyatakan telah melalui prosedur yang benar. Pembebasan lahan di Karangasem dan Jembrana melibatkan Kepala Desa dan sesuai dengan lahan yang ditunjuk oleh Kementerian Kehutanan.

Pembangunan Marina Diklaim Tidak Merusak Tahura

Selain itu, Buana juga membantah jika proyek Marina merusak Tamah Hutan Raya (Tahura). “Yang kami konversi hutan produksi, bukan Tahura, kami tidak pernah merusak Tahura,” ujarnya.

Masa Depan Proyek Marina KEK Kura-Kura

Penyegelan proyek Marina oleh Pansus DPRD Bali menunjukkan ketegasan pihak legislatif dalam menjaga lingkungan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan. Namun, proyek ini tetap menjadi perhatian besar bagi masyarakat dan lingkungan, terlebih karena dampak jangka panjangnya terhadap ekosistem mangrove.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWDPI Lampung Soroti Ambruknya Proyek Cagar Budaya 18 Miliar

    Ketua PWDPI Lampung Soroti Ambruknya Proyek Cagar Budaya 18 Miliar

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Provinsi Lampung, Hi.Apriansyah,SH,MM soroti ambruknya bangunan Gedung Cagar Budaya di Kalianda Lampung Selatan (Lamsel). Ketua DPW PWDPI Lampung, Apriansyah mennyayangkan ambruknya proyek gedung Cagar Budaya yang sedang dibangun dengan pagu anggaran senilai Rp.18 miliar lebih yang bersumber dari dana APBD 2024. “Kok […]

  • Surabaya Dominasi Porprov IX, Kemenangan untuk Semua Kalangan

    Surabaya Dominasi Porprov IX, Kemenangan untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM Surabaya, — Kota Surabaya kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama olahraga di Jawa Timur. Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025, Surabaya tampil gemilang sebagai juara umum dengan torehan 195 medali emas, 127 perak, dan 134 perunggu — unggul jauh dari pesaing terdekat seperti Kota Malang (132 emas) dan Kabupaten Sidoarjo (87 […]

  • BTS Surabaya Kalahkan Nusantara FC 4-7, Awali PFL dengan Kemenangan Menggembirakan

    BTS Surabaya Kalahkan Nusantara FC 4-7, Awali PFL dengan Kemenangan Menggembirakan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Bintang Timur Surabaya Mulai dengan Kemenangan di PFL 2025/2026 DIAGRAMKOTA.COM – Bintang Timur Surabaya (BTS) memulai perjalanan mereka di Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 dengan hasil yang sangat menggembirakan. Dalam laga pembuka Seri Solo, BTS berhasil mengalahkan Kuda Laut Nusantara FC dengan skor akhir 7-4 di GOR Manahan, Kota Surakarta, pada Sabtu (4/10/2025) malam. Laga ini […]

  • Dearly Djoshua tentang Hubungan dengan Ari Lasso: Kita Sudah Berpisah

    Dearly Djoshua tentang Hubungan dengan Ari Lasso: Kita Sudah Berpisah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Dearly Djoshua Akui Hubungan dengan Ari Lasso Telah Berakhir Dearly Djoshua, seorang pengusaha ternama di Bali, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait hubungannya dengan musisi ternama Ari Lasso. Melalui unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa keduanya telah berpisah dan tidak akan kembali bersama. Pernyataan ini menjadi jawaban bagi banyak pihak yang mempertanyakan status hubungan mereka. […]

  • Kader PDIP Surabaya

    Hari AIDS Sedunia, Kader PDIP Surabaya: Hapus Stigma, Kita Setara dan Hadapi Bersama!

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Memperingati Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat, menyerukan pentingnya menghapus stigma dan memperkuat solidaritas terhadap penyintas HIV/AIDS di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Data terbaru Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2025 menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi dengan lonjakan kasus baru HIV/AIDS tertinggi secara nasional. Total […]

  • Marc-Andre Ter Stegen Berpotensi Pergi di Januari, Barcelona Hadapi Dilema Besar

    Marc-Andre Ter Stegen Berpotensi Pergi di Januari, Barcelona Hadapi Dilema Besar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kiper asal Jerman, Marc-Andre Ter Stegen, kini tengah menghadapi masa depan yang tidak jelas di FC Barcelona. Setelah kehilangan posisi sebagai kiper utama klub, ia mulai dikaitkan dengan beberapa klub besar di Eropa, termasuk Girona dan Aston Villa. Situasi ini muncul setelah Barcelona mendatangkan Joan Garcia dari Espanyol pada bursa transfer musim panas lalu. […]

expand_less