Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HANKAM » TNI Tanam 5.000 Pohon di Trenggalek, Aksi Nyata Menuju Net Zero Carbon 2045

TNI Tanam 5.000 Pohon di Trenggalek, Aksi Nyata Menuju Net Zero Carbon 2045

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMTNI melalui satuan teritorial Kodim 0806/Trenggalek terus memperkuat komitmennya dalam mendukung penghijauan hutan melalui gerakan penanaman 5.000 pohon di kawasan Gunung Secang, Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Trenggalek Net Zero Carbon yang diinisiasi RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Gerakan penghijauan tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek dr. Saeroni, M.M.R.S, Danramil 0806/02 Pogalan Lettu Cke Suroso, Kepala Desa Pogalan Suparni, hingga unsur keamanan dan masyarakat. Hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Pogalan Aipda Sirod, perwakilan Perhutani, Dinas PKPLH Trenggalek, pelaku usaha, organisasi Persit, serta warga Dusun Secang.

Danramil 0806/02 Pogalan Lettu Suroso menegaskan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan. Ia menyebutkan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjadikan Trenggalek sebagai kabupaten dengan nol emisi karbon pada 2045.

“Penghijauan ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Karena itu, kami memilih jenis tanaman produktif agar ke depan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga, tanpa mengabaikan keseimbangan dan kelestarian ekosistem hutan,” ujar Lettu Suroso.

Di lokasi kegiatan, terlihat kekompakan antara personel TNI, instansi terkait, dan masyarakat saat melakukan penanaman di lereng Gunung Secang. Meski medan cukup menantang, semangat gotong royong tetap terjaga dalam menanam dan menata bibit pohon secara terstruktur.

Jenis bibit yang ditanam antara lain sukun, sirsak, bambu, bendo, klengkeng, alpukat, jeruk purut, jambu mete, serta rumput vetiver. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis, termasuk dalam menjaga kestabilan tanah dan mencegah erosi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor kunci dalam mencapai target Net Zero Carbon sekaligus menjaga keberlanjutan hutan sebagai aset penting bagi masa depan.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkaian Ibadah Paskah Berjalan Aman Jemaat Gereja di Pasuruan Apresiasi Polisi

    Rangkaian Ibadah Paskah Berjalan Aman Jemaat Gereja di Pasuruan Apresiasi Polisi

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Majelis dan jemaat gereja di Pasuruan mengaku sangat berterimakasih kepada jajaran Polres Pasuruan Polda Jatim atas pengamanan seluruh rangkaian ibadah Paskah. “Kami merasa sangat dihargai dan dilindungi. Terima kasih kepada aparat yang sudah hadir menjaga keamanan. Ini membuat kami bisa beribadah dengan tenang dan penuh rasa syukur,” ujar salah satu majelis gereja di […]

  • Premier Place Hotel Berbagi Kepedulian Lewat Aksi Bersih-Bersih 15 Masjid dan Mushola

    Premier Place Hotel Berbagi Kepedulian Lewat Aksi Bersih-Bersih 15 Masjid dan Mushola

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 256
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Di tengah kesibukan dunia perhotelan yang identik dengan pelayanan tamu dan kenyamanan fasilitas, ada kisah hangat yang tumbuh dari rasa peduli dan kebersamaan. Premier Place Hotel Surabaya Airport menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya bisa diwujudkan lewat pelayanan profesional, tetapi juga melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong, para karyawan hotel itu […]

  • Jatim Berjaya di Ajang Boling PON XXI Aceh 2024

    Jatim Berjaya di Ajang Boling PON XXI Aceh 2024

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 295
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim boling Jawa Timur (Jatim) tampil gemilang di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Mereka berhasil mengoleksi 3 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu, menempatkan Jatim di puncak klasemen sementara cabang olahraga boling. Keberhasilan ini membuat Wakil Ketua Umum KONI Jawa Timur, M Ali Afandi, merasa bangga dan optimistis. Ia menambahkan […]

  • Persiapan Intensif IPSI Surabaya untuk Kejurprov Jatim 2026

    Persiapan Intensif IPSI Surabaya untuk Kejurprov Jatim 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Pencak Silat Kota Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar di Jawa Timur, kini tengah mempersiapkan diri secara maksimal untuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2026. Dengan target yang tinggi, IPSI Surabaya berkomitmen untuk mempertahankan gelar juara umum sekaligus meningkatkan prestasi atletnya. Persiapan yang dilakukan oleh IPSI Surabaya melalui program Puslatcab selama enam […]

  • Algeria Gagal Melangkah Lebih Jauh di Piala Dunia Arab 2025

    Algeria Gagal Melangkah Lebih Jauh di Piala Dunia Arab 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.CAOM – Algeria harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia Arab 2025 setelah kalah dalam babak perempat final melawan Uni Emirat Arab (UEA) melalui adu tendangan penalti. Pertandingan berakhir dengan skor 7-6 setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal. Kekalahan yang Mengecewakan Tim Fennecs, julukan timnas Algeria, gagal memanfaatkan kesempatan emas yang mereka miliki. Meskipun tampil […]

  • Perbedaan Penetapan Awal Ramadan, Arab Saudi ,Indonesia

    Perbedaan Penetapan Awal Ramadan di Berbagai Negara: Arab Saudi dan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemantauan hilal menjadi faktor utama dalam menentukan awal bulan Ramadan. Setiap negara memiliki mekanisme sendiri untuk memastikan keakuratan penanggalan hijriyah. Proses ini melibatkan pengamatan langsung atau perhitungan astronomis yang dilakukan oleh lembaga resmi atau komunitas tertentu. Hasilnya, beberapa negara telah menetapkan 18 Februari sebagai awal Ramadan sementara sebagian lainnya memilih 19 Februari. Negara yang […]

expand_less