Kedekatan Politik di Tengah Perubahan Struktur Partai, Armuji Hadiri Muscab PKB Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran Armuji dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kota Surabaya menunjukkan peran pentingnya sebagai tokoh yang memiliki hubungan erat dengan berbagai partai politik. Wakil Wali Kota Surabaya ini tidak hanya dikenal sebagai kader PDI Perjuangan, tetapi juga memiliki ikatan kepercayaan dengan para tokoh PKB. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kedekatannya dengan Musyafak Rouf atau Cak Safa.
“Loh, namanya kita sesama ketua partai di Surabaya, ya toh. Ini kan menjaga suatu kebersamaan. Persamaan untuk membangun partai ini,” ujar Armuji. Ia menjelaskan bahwa hubungan antar-tokoh politik di Surabaya bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen untuk menjaga harmonisasi di tingkat pimpinan partai.
Selain itu, Armuji menyebut bahwa ia memiliki chemistry yang kuat dengan tokoh-tokoh lain di lingkungan politik Surabaya. Menurutnya, hal ini berasal dari latar belakang yang sama, termasuk masa-masa awal karier politik mereka.
“Saya, Musyafak (Cak Safa), sama Adi Sutarwijono itu satu angkatan, jurusan yang sama,” tambahnya sambil tertawa.
Proses PAW Ketua DPRD Surabaya
Selain membahas hubungan antar-partai, Armuji juga memberikan informasi terbaru mengenai proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) jabatan Ketua DPRD Surabaya. Ia mengonfirmasi bahwa langkah administratif telah dimulai.
“PAW sudah mulai kita proses secara administrasi. Kalau tidak salah, kemarin lusa (dokumennya) sudah turun. Sekarang prosesnya ke KPU, nanti SK-nya dari Gubernur,” jelasnya.
Armujipun memastikan bahwa seluruh persyaratan administrasi sedang dilengkapi oleh pihak sekretariat. Ia juga mengaku telah menandatangani pengajuan tersebut untuk diteruskan ke KPU sebelum nantinya dibawa ke rapat paripurna.
“Sudah langsung ini, kemarin sudah saya teken untuk pengajuan ke KPU. Mungkin karena ini masih suasana libur, jadi sedang berproses. Setelah itu pasti diparipurnakan,” imbuhnya.
Siapa yang Akan Mengisi Kursi Kosong?
Pertanyaan tentang siapa sosok yang akan mengisi kursi Ketua DPRD Surabaya setelah PAW pun mendapat jawaban dari Armuji. Ia menyebutkan nama sesuai dengan urutan yang ada.
“Loh, ya nomor urutnya kan Anas Karno. Artinya Pak Anas Karno sebagai penggantinya,” pungkasnya.
Proses ini menunjukkan bahwa partai-partai politik di Surabaya terus berupaya menjaga stabilitas struktur pemerintahan daerah, terlebih dalam konteks koalisi dan kebersamaan antar-parpol.
Dinamika Politik di Surabaya
Kehadiran Armuji dalam Muscab PKB Surabaya juga menjadi indikasi adanya dinamika politik yang semakin aktif. Meski tidak secara eksplisit menyampaikan rencana koalisi, ia menunjukkan sikap terbuka terhadap kerja sama lintas partai.
“Saya sebagai wakil wali kota dan ketua partai (PDIP Surabaya), tentunya harus bisa berkomunikasi dengan semua partai,” tegasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa politik di Surabaya tidak lagi bersifat statis, tetapi terus berkembang dengan berbagai inisiatif kolaborasi antar-pihak. Dengan begitu, masyarakat dapat berharap pada lebih banyak inovasi dan kebijakan yang progresif.***

>
>
Saat ini belum ada komentar